Opini

Latest News on Opini
dandy-DL
Semua Adalah PKI

Semua Adalah PKI

Oleh : Dandhy Dwi Laksono Seperti halnya ‘Genjer-Genjer” yang diciptakan M Arief, lagu “Garuda Pancasila” juga diciptakan seniman Lekra (Lembaga Kebudayaan Rakyat). Ia bernama Sudharnoto, pada 1956. Karena militer dan Orde Baru menganggap Lekra sama dengan PKI, Sudharnoto... read more »

Afro-Asiaisme
Afro-Asiaisme di Akademi Indonesia

Afro-Asiaisme di Akademi Indonesia

Wildan Sena Utama | 10 Februari  Empat tahun lalu, Carolien Stolte menulis di blog ini bahwa Bandung telah membentuk orientasi baru menuju regionalisme melalui karier sejarawan maritim terkenal Indonesia AB Lapian. Visi regionalis Lapian mengarah pada upaya awal dekolonisasi dalam historiografi... read more »

Biennale Jogja XV - 2019
1965 dan Mereka yang Berani Merawat Inga...

1965 dan Mereka yang Berani Merawat Ingatan

6 Desember 2019 –Lilik HS Pekan lalu, tiga hari berturut-turut saya lari pagi keliling kompleks Universitas Sebelas Maret, Solo. Saya menikmati suasana kampus yang akronimnya kerap memicu perdebatan itu. Udara masih segar. Nyaring ocehan burung, rontokan bunga angsana yang berwarna kuning cerah... read more »

update
YPKP 65 Gagas Konsep Pariwisata Edukatif...

YPKP 65 Gagas Konsep Pariwisata Edukatif di Kota Tangerang

November 22, 2019 TANGERANG – Banyak jenis-jenis pariwisata di Kota Tangerang, hal tersebut jelasnya mengkonsepkan sebuah profil dan identitas kota terkait. Namun, banyak hal yang tidak diketahui oleh publik, khususnya penduduk Kota Tangerang sekalipun. Banyak situs-situs tersembunyi; atau memang... read more »

Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers usai menjenguk Menko Polhukam Wiranto di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (11/10/2019). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc.
Jokowi Tak Menuntaskan Kasus HAM, Ia Jus...

Jokowi Tak Menuntaskan Kasus HAM, Ia Justru Memperpanjang Daftarnya

Oleh: Fadiyah Alaidrus – 20 Oktober 2019 Di era Jokowi, kasus pelanggaran HAM masa lalu tak terbongkar. Justru daftarnya jadi tambah panjang. Salah satu yang membedakan Joko Widodo dengan Prabowo Subianto dalam Pilpres 2014 lalu adalah latar belakang keduanya. Prabowo dianggap punya sejarah... read more »

More from Opini

70Tragedi-MAX

Tragedi 1965?

Sebuah pertanyaan besar perlu dikedepankan: apakah malapetaka kemanusiaan pada 1965-1968 adalah sebuah tragedi? Oleh Max Lane PADA tahun 1972 sebagai mahasiswa sarjana yang sedang menulis... read more »

Ilustrasi oleh Deadnauval

Jejak Mao dalam Kitab Gerilya TNI 

18 August 2019 – Windu Jusuf SEBUAH tesis setebal 156 halaman diuji pada 1 Juni 2001 dan dinyatakan lulus. Penulisnya, Michael Boden, kembali memperoleh titel master setelah mendapat... read more »

saras-dewi-JP

Hak Asasi Manusia dan Ambivalensi Politik

Oleh SARAS DEWI, Dosen Filsafat Universitas Indonesia – 20 April 2019, 18:35:10 WIB INGAR bingar pilpres dan pileg akhirnya usai sudah. Indonesia telah melaksanakan pemilu. Tapi,... read more »

soemarsono_suryaanta

In Memoriam Soemarsono: Tokoh Madiun 1948, Penggagas Hari Pahlawan

Wilson Obrigados* | 11 Januari 2019 Pagi 8 Januari 2019, saya menelepon Panti Soemarsono, menyampaikan rasa duka cita yang dalam ketika mendengar Soemarsono Wafat. Panti, anak dari... read more »

Anggota Pemuda Rakyat, sayap pemuda Partai Komunis Indonesia (PKI), ditahan oleh milter (30/10/65). FOTO/AP

Pembunuhan Massal 1965: Bermula dari Aceh, Diulangi selama DOM

Buku ’65 yang Terbit pada 2018 Oleh: Irma Garnesia, Jess Melvin – 26 Desember 2018 The Army and the Indonesian Genocide merekonstruksi peristiwa pembantaian 1965-66 melalui... read more »