Genosida

Latest News on Genosida
Seorang anggota EAAF yang bekerja di penggalian. Foto dibagikan secara publik di Facebook .
Tim Antropologi Forensik Argentina mendo...

Tim Antropologi Forensik Argentina mendokumentasikan pelanggaran HAM yang d...

25 Februari 2020 10:48 GMT  Tim telah melakukan investigasi di lebih dari enam puluh negara Tim Antropologi Forensik Argentina (EAAF),  LSM ilmiah non-profit, telah dinominasikan untuk Hadiah Nobel Perdamaian 2020 untuk pekerjaan investigasi ke dalam pelanggaran hak asasi manusia di... read more »

UNGKAP: Keberanian Warli untuk membuka dan bahkan menunjukkan lokasi pembantaian dan kuburan massal para korban Genosida 1965 di desanya, pantas diapresiasi. Kebenaran harus diungkap dan dibuka seterang-terangnya [Foto: Humas YPKP 65]
Berani Mengungkap Kebenaran 1965

Berani Mengungkap Kebenaran 1965

Catatan dari Tuban Warli, 71 tahun, bukan lah korban tragedi Genosida 1965, begitu juga orangtuanya. Bahkan boleh dibilang ia membantu operasi pembunuhan orang-orang yang dituduh PKI di Tuban, daerah kelahirannya.  Tetapi belakangan ia  menyadari bahwa ternyata orang seperti dirinya adalah... read more »

ZIARAH: Ketua YPKP 65 Pusat Bedjo Untung dan Sekretaris Eddy Sugiyanto bersama keluarga korban Genosida 65 tengah berziarah di makam desa Kunci Sidareja (10/10/2019) | Foto: Humas YPKP 65
Ziarah Makam Mendiang Asmoe [1]

Ziarah Makam Mendiang Asmoe [1]

Praktik #Genosida1965_66 pasca Gestok yang dengan cepat merambat ke daerah –terutama- Jawa Tengah, bukan lah cerita hitam-putih dari mereka yang kalah. Ini bukan perkara kalah menang berpolitik, yang oleh beberapa fihak disebut sebagai resiko ikutannya. Karena apa? Karena berdemokrasi, yang... read more »

soeharto
Membunuh Palu Arit di Utara Celebes

Membunuh Palu Arit di Utara Celebes

Oleh: Andre Barahamin – 7 November 2019 Beberapa orang, bercerita tentang masa-masa kritis di awal Oktober 1965. Mengisahkan teror yang berlangsung di jazirah utara Sulawesi. MAHADI SIMBALA baru saja menamatkan sekolahnya dan merupakan anggota pimpinan tingkat kabupaten Bolaang Mongondow... read more »

PEZIARAH: Ratusan peziarah bergambar bersama di dekat lokasi kuburan massal Penggarit, Taman, Pemalang (25/8) seusai melaksanakan prosesi tabur bunga. [Foto: YPKP’65/Hum]
Kuburan Massal Penggarit Tak Boleh Hilan...

Kuburan Massal Penggarit Tak Boleh Hilang

Tabur bunga di kuburan massal korban Tragedi 1965-66 Pemalang [2] Dari kabin belakang mobil pengangkut para peziarah, yang didominasi ibu-ibu korban dan penyintas tragedi Gestok 1965, Casini masih terus bertutur seputar nestapa masa silam keluarganya. Stigma sebagai keluarga PKI ikut mengalir... read more »

More from Genosida

SOKAWATI: Para peziarah tengah berdoa dalam serangkaian prosesi tabur bunga di lokasi Kuburan massal 13 orang korban Tragedi 65 di kompleks pemakaman umum Sokawati, Ampelgading. Prosesi ziarah yang dikoordinir YPKP 65 Cabang Pemalang ini mendapat perhatian dan penjagaan aparat polisi.  [Foto: Humas YPKP 65]

Dulawi dikubur hidup-hidup di Sokawati

Tabur bunga di kuburan massal korban Tragedi 1965-66 Pemalang [1] “ Pada suatu malam ayah saya Dulawi yang tinggal di desa Karangasem, dijemput serombongan orang dan dinaikkan ke atas... read more »

Meeting KSP: Pertemuan Korban yang biasa lakukan Aksi Kamisan di depan Istana dengan staf KSP (Kantor Staf Presiden) pada Selasa (13/08/2018) pukul 10.00-13.00 di gedung KSP Kompleks Istana Bina Graha Jakarta [Foto: Bju]

Komitmen penegakan hukum dan HAM dipertanyakan

Temuan 346 lokasi kuburan massal korban tragedi 1965-66 dilaporkan YPKP 65 ke Presiden Issue penuntasan kasus kejahatan HAM masa lalu seperti menguap dari percaturan pada level... read more »

Bagi Soeharto dan Orde Baru-nya, penghancuran pangkalan PKI, yang diabadikan dalam sebuah monumen besar, menunjukkan dominasi absolut tentara dan bahwa Orde Baru ada di sini untuk tinggal. Gambar: Kuburan Tanpa Tanda

Pembantaian berdarah 1965-66 – di balik kerahasiaan pembunuhan massal Indonesia

Oleh Editor PMC – 9 Agustus 2019 ULASAN: Oleh Margaret Scott Bertahun-tahun yang lalu selama kediktatoran Suharto, ketika pembunuhan massal tahun 1965-66 adalah hal yang tabu, saya... read more »

Sumber foto: https://javapost.nl/2016/02/03-sarangan

Red Drive Proposals dan Kesaksian Soemarsono

Pertemuan Sarangan, 21 Juli 1948 “…Salah satu kejelekan dari Mohammad Hatta, kalau berunding dengan musuh, dia itu suka bikin perundingan tertutup. Bikin perundingan dengan... read more »

Dalam pembantaian 1965-66, yang menjadi korban adalah orang-orang yang menjadi bagian dari PKI serta orang-orang yang dituduh sebagai komunis.

Pembantaian di Indonesia 1965–1966

Pembantaian di Indonesia 1965–1966 adalah peristiwa pembantaian terhadap orang-orang yang dituduh komunis di Indonesia pada masa setelah terjadinya Gerakan 30 September (G30S/PKI)... read more »