Sastra

Latest News on Sastra
Ilustrasi: Budiono/Jawa Pos
Cerpen | Di Manakah Kubur yang Tepat bua...

Cerpen | Di Manakah Kubur yang Tepat buat Mayatku Ini?

Oleh: Bonari Nabonenar MENJADI guru sekolah dasar adalah cita-cita Sutragi sejak ia masih duduk di bangku kelas rendah. Sekolah dasar. Sebab, hanya itu profesi paling terhormat yang ia lihat. Sutragi kecil tidak pernah bertemu pegawai bank, dokter, pegawai kecamatan, dan lain-lain. Di Desa... read more »

kisah-tapol
Segulung Kertas Kecil di Ubi Rebus

Segulung Kertas Kecil di Ubi Rebus

Cerpen: Martin Aleida Dia duduk mencangkung di pelataran kamp itu. Bersama puluhan tahanan lain. Menunggu pembebasan. Bersandal jepit. Angin dan terik matahari menyentakkan debu ke mukanya. Dia tak peduli. Di antara pahanya terapit buntalan sarung pelekat yang luntur dibasuh waktu. Di dalamnya... read more »

Foto bersama Trubus, Suromo, Sudarso dan Hendra Gunawan. [Misbach Tamrin]
100 Tahun Maestro Hendra Gunawan

100 Tahun Maestro Hendra Gunawan

Catatan:  Misbach Tamrin* Dalam khazanah senirupa modern Indonesia yang telah mentradisi dalam sejarah. Kita punya 3 tokoh seniman perupa senior (old-master). Yaitu Affandi, Sudjojono dan Hendra Gunawan. Merupakan tiga serangkai (triumvirat) senirupa yang kita miliki. Juga boleh dibilang... read more »

(credit: parole.wordpress)
Menyaksikan jiwa-jiwa yang dibantai: Men...

Menyaksikan jiwa-jiwa yang dibantai: Mengajarkan Tragedi 1965 melalui Sastr...

  Oleh: Yoseph Yapi Taum 1 ABSTRAK Pembelajaran rekonsiliasi mengenai tragedi 1965 dapat dilakukan melalui sastra. Tiga buah karya sastra berbentuk cerpen yang berlatar belakang Tragedi 1965 dan ditulis dalam kurun waktu yang berdekatan adalah ”Maut” karya Mohammad Sjoekoer (1969),... read more »

pram_bbc
Mengenal Pramoedya Ananta Toer lebih dek...

Mengenal Pramoedya Ananta Toer lebih dekat lewat catatan dan surat-surat

Sastrawan kawakan Pramudya Ananta Toer, yang karyanya selama ini menjadi inspirasi orang dalam memaknai sejarah perjuangan di tengah penindasan, ternyata memiliki sisi-sisi lain yang tak banyak orang mengetahuinya. Apa saja? Hallo, Gus. Kau sudah besarkah sekarang? Kau sudah di klas 1 SD sekarang?... read more »

More from Sastra

Astaman Hasibuan {Foto: BoL]

Puisi-Puisi | Astaman Hasibuan

astaman hasibuan :   namaku purwono — anak laki-laki dari desa yang dihilangkan itu ini ceritanya namaku purwono, katanya membuka aku anak pertama, yang tertua sebelum tahun-tahun... read more »

Ziarah Kepayang ilustrasi K Nawasanga | Kompas

Ziarah Kepayang

Cerpen Martin Aleida* | Kompas, 18 Februari 2018 Lima puluh tahun…! Rentang waktu sepanjang itu tak membawa perubahan di sini. Jembatan yang terbuat dari kayu besi, masih tegak seperti... read more »

Martin Aleida [Foto: biemco]

Mengapresiasi “Tanah Air” karya Martin Aleida

Harian terkemuka Kompas telah memilih karya sastra cerita pendek terbaik yang terbit sepanjang tahun 2016 lalu. Diantara 20 karya sastra, cerpen “Tanah Air” karya Martin Aleida terpilih... read more »

Putu Oka Sukanta [Foto: NewYorkTime]

Sastra | Saat Tubuh Bicara dalam Aksara

Oleh Okty Budiati   sebab sebab tangis tidak pecah ia dibawa tidur menelusuri malam sebab jerit tidak diteriakkan ia larut dalam endap sebab kata tidak terucapkan ia diam di dalam... read more »

ill: historia

Koh Memulangkan Pram

Karyanya dilarang pemerintahnya sendiri. Namun peneliti asing justru menghargainya dengan takzim. AGUSTUS 1980, novel berjudul Bumi Manusia terbit di Jakarta. Novel ini mengisahkan seorang pribumi... read more »