Sastra

Latest News on Sastra
aroma-tanah-moncongloe-ilustrasi-budiono-jawa-posw
Aroma Tanah Moncongloe

Aroma Tanah Moncongloe

Cerpen Alfian Dippahatang | Jawa Pos, 20 Oktober 2019 EMPAT tahun sebelum bebas, petang itu di Moncongloe, ia berselonjor dan tampak letih. Ia banting tulang mengerjakan proyek perkebunan milik tentara. Cangkul telah ia biarkan tergeletak. Karena bertelanjang dada, keringat yang bercucuran... read more »

illustrasi: ist
Cerpen | Coblos dengan Air Sirih-Pinang

Cerpen | Coblos dengan Air Sirih-Pinang

Oleh Dadolin Murak** Sungguh anggun ferik,1 mama  Carmen memakai kebaya dan tais2. Pagi-pagi buta, ayam baru saja berkokok, matahari belum keluar dari peraduannya, ferik Carmen telah bangun. Merebus jagung muda, panaskan air untuk membuat kopi. Ia menyiapkan makanan sebelum melangkah ke tempat... read more »

Ilustrasi: Budiono/Jawa Pos
Cerpen | Di Manakah Kubur yang Tepat bua...

Cerpen | Di Manakah Kubur yang Tepat buat Mayatku Ini?

Oleh: Bonari Nabonenar MENJADI guru sekolah dasar adalah cita-cita Sutragi sejak ia masih duduk di bangku kelas rendah. Sekolah dasar. Sebab, hanya itu profesi paling terhormat yang ia lihat. Sutragi kecil tidak pernah bertemu pegawai bank, dokter, pegawai kecamatan, dan lain-lain. Di Desa... read more »

kisah-tapol
Segulung Kertas Kecil di Ubi Rebus

Segulung Kertas Kecil di Ubi Rebus

Cerpen: Martin Aleida Dia duduk mencangkung di pelataran kamp itu. Bersama puluhan tahanan lain. Menunggu pembebasan. Bersandal jepit. Angin dan terik matahari menyentakkan debu ke mukanya. Dia tak peduli. Di antara pahanya terapit buntalan sarung pelekat yang luntur dibasuh waktu. Di dalamnya... read more »

Foto bersama Trubus, Suromo, Sudarso dan Hendra Gunawan. [Misbach Tamrin]
100 Tahun Maestro Hendra Gunawan

100 Tahun Maestro Hendra Gunawan

Catatan:  Misbach Tamrin* Dalam khazanah senirupa modern Indonesia yang telah mentradisi dalam sejarah. Kita punya 3 tokoh seniman perupa senior (old-master). Yaitu Affandi, Sudjojono dan Hendra Gunawan. Merupakan tiga serangkai (triumvirat) senirupa yang kita miliki. Juga boleh dibilang... read more »

More from Sastra

(credit: parole.wordpress)

Menyaksikan jiwa-jiwa yang dibantai: Mengajarkan Tragedi 1965 melalui Sastra

  Oleh: Yoseph Yapi Taum 1 ABSTRAK Pembelajaran rekonsiliasi mengenai tragedi 1965 dapat dilakukan melalui sastra. Tiga buah karya sastra berbentuk cerpen yang berlatar belakang... read more »

pram_bbc

Mengenal Pramoedya Ananta Toer lebih dekat lewat catatan dan surat-surat

Sastrawan kawakan Pramudya Ananta Toer, yang karyanya selama ini menjadi inspirasi orang dalam memaknai sejarah perjuangan di tengah penindasan, ternyata memiliki sisi-sisi lain yang tak... read more »

Astaman Hasibuan {Foto: BoL]

Puisi-Puisi | Astaman Hasibuan

astaman hasibuan :   namaku purwono — anak laki-laki dari desa yang dihilangkan itu ini ceritanya namaku purwono, katanya membuka aku anak pertama, yang tertua sebelum tahun-tahun... read more »

Ziarah Kepayang ilustrasi K Nawasanga | Kompas

Ziarah Kepayang

Cerpen Martin Aleida* | Kompas, 18 Februari 2018 Lima puluh tahun…! Rentang waktu sepanjang itu tak membawa perubahan di sini. Jembatan yang terbuat dari kayu besi, masih tegak seperti... read more »

Dadolin-Murak_tapol-cartoon

Jendral! Puisi solidaritas dari Timor-Leste untuk para korban tra...

10 Oktober 2017 “Ketika jurnalisme diam, sastra harus berbicara,” dalam kata-kata penulis Indonesia Seno Gumira Ajidarma, yang melaporkan tentang pembantaian Santa Cruz 1991 di... read more »