Tag Archives YPKP 65

IMG_3839
1965 dan Upeti Orang Bekuan

1965 dan Upeti Orang Bekuan

Rumah Broto Suar (nama disamarkan) diserbu barisan orang-orang hari itu; Jumat 19 November 1965.   Dia sendiri ditangkap pada Senin 22 November 1965, setelah 3 malam tidur di sisi sungai karena rumahnya dibakar massa. Saat itu usianya masih 22 tahun dan baru dibebaskan pada 7 Februari... read more »

ingat65
Bukit-bukit kuburan massal

Bukit-bukit kuburan massal

January 11, 2018 Dulu, waktu saya masih SMA, ada sebuah bukit di kota saya yang dijuluki dengan Bukit Tengkorak. Anak-anak pecinta alam sering membicarakannya, tanpa mereka tahu apa asal-usulnya. Bukit itu tidak dianjurkan didaki oleh anak-anak kecil, karena dianggap angker. Awalnya, saya tak tahu... read more »

ilustrasi
YPKP 65: Linimasa 2017

YPKP 65: Linimasa 2017

  4 Januari 2017 Penyampaian pernyataan sikap YPKP 65 merespons soal statement Wiranto dalam pembentukan DKN (Dewan Kerukunan Nasional): “Jika ini upaya terselubung untuk melanggengkan impunitas pelaku kejahatan HAM masa lalu, YPKP 65 keras menolaknya” 23 Febr. 2017 Seminar Kajian... read more »

Mardadi Untung (81) kembali berkacamata, di masa pemulihan penglihatannya [Foto: Humas YPKP 65]
Trauma Screening dan “kembalinya mata” M...

Trauma Screening dan “kembalinya mata” Mardadi Untung [3]

Namun keajaiban dan kenyataan adalah dua perkara yang sama sekali berbeda, hingga pada suatu pekan ketiga menjelang akhir tahun 2017; gelisah memaksa mata abnormalnya tak bisa terpejam 4 hari 3 malam. Bayangan bahwa dunia di sekitarnya bakal gelap mengantar hari tuanya, begitu merisaukannya. Dia... read more »

BEDJO UNTUNG: Ketua YPKP 65 Bedjo Untung dalam sesi tanya-jawab pada kuliah umum HAM bersama Prof Eric Stover dari UC Berkeley, School of Law [Foto: Marsha Augekin]
Prof Eric Stover: “We may forgive but we...

Prof Eric Stover: “We may forgive but we may not forget”

Tak kurang dari 150 peserta mengikuti Kuliah Umum Hak Asasi Manusia yg diselenggarakan oleh Yap Thiam Hien Foundation di Balai Agung DKI Jakarta pada Senin (4/12). Kuliah umum bertema “Taking the Gloves Off: the US, Torture and the War on Terror” menghadirkan Prof Eric Stover yang... read more »

LPSK: Mardadi Untung. 80 tahun, didampingi putrinya Anggita tengah diperiksa petugas dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) saat menunggu pemeriksaan di Klinik Mata Nusantara Kebonjeruk, Jakarta (29/11) dalam persiapan operasi mata {Foto" Humas YPKP'65]

Trauma Screening dan “kembalinya mata” Mardadi Untung [2]

Cerita Screening Mardadi Untung diciduk militer sebelum ia berangkat ke Jakarta atas ajakan Nyoto yang mempermanai kekuatan sketsa dari karyanya. Nyoto adalah redaktur Harian Rakyat kala... read more »

Para pegiat YPKP 1965 wilayah Pati berdoa di lokasi yang diyakini merupakan kuburan massal di Desa Grogolan, Kabupaten Pati.

Ditemukan ‘kuburan massal korban kekerasan 1965 ‘ di Purwodadi, Jawa Tengah

Heyder Affan | 16 November 2017 Sejumlah lokasi di wilayah Purwodadi, Jawa Tengah, diyakini sebagai tempat kuburan massal, pembuangan mayat, serta lokasi eksekusi orang-orang yang... read more »

Ilustrasi. (Foto: komnasham.go.id/Publik Domain)

Penyintas Sudah Laporkan Temuan 138 Titik Kuburan Massal Korban 1965 ke Komnas HAM

Dwi Reinjani | Rabu, 15 Nov 2017 14:48 WIB Penyintas menyebut penemuan kuburan massal itu membenarkan adanya genosida atau pembunuhan massal pada peristiwa 1965, seperti isi dokumen yang... read more »

Ketua Yayasan Penelitian Korban Pembunuhan 1965/1966 (YPKP 65), Bedjo Untung kembali melaporkan temuan lokasi kuburan massal baru di Indonesia kepada Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Jakarta, Rabu (15/11/2017).(KOMPAS.com/ MOH NADLIR)

YPKP 65 Temukan 16 Lokasi Kuburan Massal Baru Korban Tragedi 1965

MOH. NADLIR | 15/11/2017, 14:24 WIB JAKARTA – Yayasan Penelitian Korban Pembunuhan 1965/1966 (YPKP 65) kembali melaporkan temuan lokasi kuburan massal baru di Indonesia kepada Komisi... read more »

TEGOWANU: Parit di tepian jalan raya antara jembatan Rowo hingga perempatan Daplang, menurut saksi sejarah, merupakan areal memanjang tempat pembuangan mayat-mayat korban Tragedi 1965. Pembantaian besar-besaran berlangsung, terutama melalui operasi militer "Sapu Jagat"  yang baru berhenti pada 1969, menjelang  kunjungan utusan PBB, Poncke Princen  [Foto: Humas YPKP'65]

Jejak Kuburan Massal Purwodadi [1]

Pada akhir Oktober 2017 Tim YPKP 65 menelusuri sebagian dari 16 titik kuburan massal (mass-graves) yang tersebar di “basis merah” seputar Purwodadi Grobogan, Jawa Tengah. Kuburan korban Tragedi... read more »