Ada dua buah buku. Buku pertama, “Dari Pangkalan ke Pulau Buru” bersumber dari catatan tulisan tangan Pak Surahmad, sedangkan buku kedua, “Mencari Kebenaran” merupakan catatan YPKP 65 Cabang Pati. Dan keduanya hanyalah sekedar catatan dari para Korban Tragedi G30S 1965 yang merasa terketuk hatinya untuk meninggalkan kisah perjalanan hidup. Perjalanan hidup yang penuh dengan siksa dan derita, perjalanan hidup yang kelam di masa lalu. Perjalanan hidup yang tidak bisa dipisahkan dari sejarah kelam bangsanya sendiri, akibat perlakuan rezim Suharto yang sangat tidak
manusiawi. Itupun tidak lengkap karena keterbatasan pengumpulan data serta keterbatasan kemampuan menuangkan dalam bahasa tulisan.
Catatan ini jauh dari memadai dibanding buku-buku yang menulis tentang kisah para Korban Tragedi 65 lainnya yang ditulis melalui pendekatan ilmiah dan lebih rinci serta mengadakan konsultasi dengan para sejarahwan dan para ahli, mempelajari naskah-naskah penelitian akademik,
mengumpulkan arsip-arsip sejarah dan bukti-bukti lainnya. Akan tetapi dari buku-buku semacam itu pulalah termasuk di dalamnya sebagai acuan penulisan buku catatan ini. Apalagi catatan ini hanyalah mencakup lingkup yang sempit yaitu daerah Kabupaten Pati dan tidak memasuki lingkup politik secara Nasional. Namun diharapkan mungkin bisa untukperistiwa-peristiwa yang tidak dijalani sendirian melainkan berkelompok.
Diharapkan dari buku catatan ini dapat ikut ambil bagiandalam upaya pencerdasan bangsa. Untuk andil didalam meluruskan sejarah atau menyingkap sejarah yang tersembunyi, sejarah kehidupan bangsa dalam kurun waktu tertentu yang tidak terangkat kepermukaan walau menjadi rahasia umum pada waktu itu, yaitu: penangkapan, penyiksaan, pembuangan, pemerkosaan, dan pembunuhan terhadap orang-orang PKI atau yang dianggap PKI dibarengi dengan pengrusakan, pembakaran, dan penjarahan harta benda mereka tanpa adanya proses peradilan sesuai dengan
hukum yang berlaku, apalagi adanya perlindungan dan rasa aman yang mestinya diberikan Negara terhadap warganya.
Demkianlah dari “Catatan SURAHMAD” ini diharapkan bisa dipakai untuk catatan anak cucu bahwa di tanah Bumi Mina Tani (PATI), pernah terjadi pembantaian dan penyiksaan terhadap warganya. Dan tempat-tempat pembantaian dan sekaligus tempat penguburan yang ditemukan dicatat dan dirawat YPKP 65/66 PATI dan turut menjadi saksi bisu sampai kapanpun.
Penulis – Bambang Soekotjo

unduh Dari Pangkalan ke Pulau Buru
mohon perhatian nomor halaman, karena sebagian chaos

unduh Mencari Kebenaran
mohon perhatian nomor halaman, karena sebagian chaos
simak pula
Malam Jahanam di Hutan Jati Jegong dan Temuan Kuburan Massal di Daerah Pati #Genosida65_66