Latest News Page 43

Tangan Mohammad Hatta Berlumuran Darah D...

Tangan Mohammad Hatta Berlumuran Darah Dalam Peristiwa Madiun

  Oleh: Martin L Dinihari 19 September 1948, Brigade 29 yang bermarkas di Pabrik Gula Redjoagung Madiun melucuti senjata pasukan tak dikenal yang menggunakan ikat kepala merah dan badge tengkorak. Pasukan tak dikenal ini dianggap mengancam keselamatan buruh dan tentara teritorial di Madiun... read more »

Putu Oka Sukanta, Menemukan Akupuntur di...

Putu Oka Sukanta, Menemukan Akupuntur di Penjara Orba

Oleh: Jofie Dwana Bakti – 3 September 2018 Putu Oka Sukanta adalah bekas seniman yang dekat dengan Lekra. Kini, ia menggantungkan hidup lewat akupuntur, keahlian yang didapatinya di penjara Orba.  Setahun sebelum Gerakan 30 September (G30S) meledak, Putu Oka Sukanta pergi ke Jakarta untuk... read more »

Selamat Jalan Guru Kami…

Selamat Jalan Guru Kami…

Slamet Susilo Wardoyo, lahir di Cilacap 1937, adalah seorang Guru SD semasa sebelum “Geger Gestok 65”. Tuduhan terlibat G30S, yang tak pernah terbuktikan itu, telah menyeretnya masuk penjara Orba dan dikurung selama 6 bulan. Pada masa itu, dikenangnya, ia sering mendengar lolongan orang-orang... read more »

G30S/Militer: Bagaimana Soeharto Mendala...

G30S/Militer: Bagaimana Soeharto Mendalangi Pembantaian 1965?

15 Agustus 2018 | Jess Melvin* Meski sudah 20 tahun kediktatoran Soeharto runtuh, mitos yang menjustifikasi pendirian rezim Orde Baru (dan juga masa pemerintahan setelahnya) masih berdiri tegak. Menurut narasi resmi negara, militer terpaksa turun tangan untuk menyelamatkan bangsa dari kudeta... read more »

Hendra dan Legenda Lukis Kerakyatan

Hendra dan Legenda Lukis Kerakyatan

Catatan: Tri Guntur Narwaya Hendra Gunawan (1918 – 1983). Maestro seni lukis Indonesia yang sering dilupakan. Nama dan karyanya sejatinya bisa disejajarkan dengan mereka para legendaris pelukis Indonesia seperti Affandi, Sudjojono. Basoeki Abdullah ataupun Raden Saleh. Selama 13 tahun pernah... read more »

Subscribe to Artikel

Artikel

Menjadi Indonesia Pasca-1965

Geger Riyanto* | Kamis, 17 Maret 2016 Tak kurang dari dua hari, kita disajikan dengan dua berita yang mudah diduga. Pertama, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan... read more »

Wawancara Asvi Warman Adam: Supersemar Mungkin Blunder Bung Karno

Polemik mengenai Surat Perintah 11 Maret 1966 tidak hanya berkutat pada misteri keberadaan surat itu secara fisik. Interpretasi mengenai isi pun menjadi perdebatan. Keraguan mengenai keberadaan Supersemar bisa dianggap redup setelah Soekarno menyinggung mengenai surat itu dalam pidato kenegaraan pada 17 Agustus 1966. Namun, polemik mengenai isi... read more »

Phobia Kiri; Warisan Abadi Propaganda Orde Baru

 Oleh: Indraswari Agnes* Dalam sejarah pergerakan Indonesia, menjadi Kiri bukan lah hal yang asing Menjadi kiri sejatinya tak bisa dibatasi oleh label... read more »

Catatan Bedah Buku “Berlayar di Tengah Badai̶...

Oleh: Misbach Tamrin Demi buat kesekian kali, saya sebagai perupa, narasumber sentral sekaligus saksi dan pelaku korban peristiwa tragedi kemanusiaan 1965... read more »

‘Biarkanlah Generasi Muda Mencari Kebenaran’...

Kamis, 29 Okt 2015 16:35 WIB  ·   Is Mujiarso* Jakarta – “Tidak ada yang berubah,” gumam Yulia Evina Bara dengan sedih. Tidak ada yang berubah... read more »

Subscribe to Kliping

Kliping

Tanah dan Riba

Oleh: Dandhy Dwi Laksono | 25 Februari 2017; 16:15 Indonesia menduduki peringkat keenam negara yang ketimpangan ekonominya terparah di dunia. 1 persen orang terkaya di Indonesia menguasai 49 persen... read more »

Genosida Intelektual (Intellectualcide): Pemberangusan Ideologi dan Kaum Kiri di Kampus Indonesia Pasca September 1965

 Arif Novianto | February 24, 2017 Gerakan kontra-revolusi (Tragedi 1965) yang telah memukul mundur kesadaran dan kapasitas rakyat untuk memperjuangkan kehidupan mereka turut menghantam kehidupan Kampus-kampus di Indonesia. Kampus sebagai ruang kebebasan akademik tak luput dari pusaran kejahatan kemanusiaan. Civitas akademik di Kampus dari... read more »

Propaganda Bangkitnya PKI Sengaja Dimunculkan untuk Adu...

by: Islamnus | 18 Februari 2017 ISLAMNUSANTARA.COM, Jakarta – Menurut Lembaga pemerhati masalah-masalah sosial dan politik, Setara Institute, Penyebaran isu... read more »

Kontras Sebut Wiranto Plinplan soal Pembentukan Dewan K...

Sabtu, 18 Februari 2017 | 14:13 WIB   JAKARTA, KOMPAS.com  — Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) menilai Menteri... read more »

Jokowi pertanyakan 7 kasus pelanggaran HAM tak ada satu...

Jumat, 17 Februari 2017 15:28 | Reporter : Supriatin Merdeka.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah menginstruksikan Menko Polhukam dan Jaksa Agung... read more »

Haris Azhar: “Jokowi Tidak Bisa dan Tidak Mau”

Haris Azhar:  “Jokowi Tidak Bisa dan Tidak Mau”  PADA tanggal 31 Mei 2018 Lalu Presiden Jokowi menerima korban pelanggaran HAM masa lalu yang tergabung dalam Aksi Kamisan. Dalam... read more »

Komnas HAM: “Kalau Jaksa Agung Tidak Mampu, Kami akan Bereskan”

Mohammad Choirul Anam, Anggota Komnas HAM: “Kalau Jaksa Agung Tidak Mampu, Kami akan Bereskan” JAKSA Agung HM Prasetyo menyebut sulit untuk kasus pelanggaran HAM berat di masa lampau... read more »

100 Tahun Maestro Hendra Gunawan

Catatan:  Misbach Tamrin* Dalam khazanah senirupa modern Indonesia yang telah mentradisi dalam sejarah. Kita punya 3 tokoh seniman perupa senior (old-master). Yaitu Affandi, Sudjojono dan... read more »

Mari belajar dari proses perdamaian Korea

Saskia E. Wieringa* | Amsterdam | Kamis, 19 Juli 2018 |12:08  Pada akhir Juni, saya menghadiri 2018 Jeju Forum for Peace and Prosperity. Jeju adalah pulau yang populer di selatan... read more »

Siaran Pers: Dewan Kerukunan Nasional (DKN) Bukan Jawaban!

KontraS, Imparsial dan Keluarga Korban Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu: Dewan Kerukunan Nasional (DKN) Bukan Jawaban! Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) beserta sejumlah... read more »