Latest News Page 70
Semua Adalah PKI
Catatan: Dandhy D. Laksono | 30 September 2017 Seperti halnya ‘Genjer-Genjer” yang diciptakan M Arief, lagu “Garuda Pancasila” juga diciptakan seniman Lekra (Lembaga Kebudayaan Rakyat). Ia bernama Sudharnoto, pada 1956. Karena militer dan Orde Baru menganggap Lekra sama... read more »
Sebelum PKI Berdiri: Lingkaran Kaum Sosialis di Surabaya
Reporter: Andi Achdian* | 30 September, 2017 Inilah kisah orang-orang sosialis paling awal di Hindia Belanda yang berkiprah di tengah berbagai pembatasan politik. Leendert J.D. Reeser adalah guru sejarah dan ilmu bumi di Hogere Burgerschool (HBS) Surabaya. Tubuhnya gempal, pipinya tembam,... read more »
Gerakan Literasi vs Gerakan Nonton Bareng G30S/PKI
hilmanrakatau* | Sabtu, 30 September 2017 Gerakan literasi selalu digembor-gemborkan oleh orang-orang yang menginginkan perubahan di negerinya. Apalagi setelah pemerintah melalui Presiden Jokowi secara langsung terang-terangan mendukung gerakan ini dengan mengundang ke istana negara dan memberikan... read more »
Peristiwa G30S 1965, penumpasan PKI, dan hari-hari sesudahnya
30 September 2017 Peristiwa Gerakan 30 September dan langkah pembalasannya meninggalkan luka begitu mendalam hingga hari ini. Tanggal 30 September malam, sejumlah prajurit Tjakrabirawa pimpinan Letkol Untung bergerak menculik enam jenderal dan seorang kapten: Komandan TNI AD, Jenderal Ahmad Yani,... read more »
Dunia Di balik Jeruji
Oleh: Wilson Sahabat-sahabat PKI saya Di ruang kerjanya yang penuh dengan aneka barang yang bertumpuk di segala sudut, Kolonel Latief membongkar sebuah kardus berisi koleksi foto-foto lusuh para napol PKI yang pernah berada di LP Cipinang. Beberapa foto dipenuhi dengan tanda silang. Aku bertanya... read more »
Kliping
Cinta Berbalut Politik Litsus
Sanggar Kertas | 4 Agustus 2016 Latar Sebagai Semburating Lembayung yang anak tokoh aktivis Lembaga Kebudayaan Rakyat mantan istri salahsatu tokoh utama gerakan nasionalisme senirupa... read more »
KontraS: Wiranto di Deret Depan Pelanggar HAM Berat
Joko Panji Sasongko, CNN Indonesia Rabu, 27/07/2016 16:01 WIB Jakarta, CNN Indonesia — Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) memprotes keras penunjukan Wiranto sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan oleh Presiden Joko Widodo. Wiranto, menurut KontraS, ialah salah satu sosok utama di balik... read more »
Nasib Rekomendasi Simposium 1965 Diperkirakan Kandas di...
Rabu, 27/07/2016 15:26 WIB | Oleh: Agus Lukman KBR, Jakarta – Kalangan aktivis hak asasi manusia memperkirakan penyelesaian kasus pelanggaran HAM berat... read more »
Wiranto: Kembalinya Ajudan Soeharto ke Lingkaran Istana
Prima Gumilang & Anggi Kusumadewi, CNN Indonesia Rabu, 27/07/2016 14:25 WIB Jakarta, CNN Indonesia — Wiranto resmi menjabat Menteri Koordinator... read more »
Ini Rantai Komando Tragedi ’65 dan Tahun-tahun Se...
Jumat, 22/07/2016 13:24 WIB | Oleh: Tim KBR KBR, Jakarta – Majelis Hakim International People’s Tribunal 1965 menyatakan kejahatan kemanusiaan dan... read more »
Agus Widjojo: “Generasi Muda Punya Independensi Melihat Tragedi 1965”
Reporter: Mawa Kresna | 29 September, 2017 Gubernur Lemhanas ini, yang tahun lalu berperan menggelar Simposium 65, menjelaskan proses rekonsiliasi harus dimulai dengan mengakui... read more »
Islam, Komunisme, dan Bencana Ingatan Kolektif 65
Syahirul Alim* | Jumat, 29 September 2017 Satu-satunya tragedi kemanusian sepanjang sejarah republik ini yang sulit sekali dilupakan tampaknya adalah konflik berdarah antara umat Islam... read more »
Siapa pihak di balik isu kebangkitan PKI?
Isyana Artharini | 29 September 2017 Penelitian Saiful Mujani Research & Consulting pada September 2017 menemukan bahwa isu sedang terjadinya kebangkitan PKI hanya diyakini oleh... read more »
Rekonsiliasi 1965, Belajar dari Gus Dur
Munawir Aziz | Jumat 29 September 2017, 11:45 WIB Jakarta – Di sebuah pagi yang cerah, Gus Dur menghadiri undangan untuk meresmikan sebuah Yayasan Panti Jompo. Panti ini terletak di... read more »
Ditangkap Karena Dekat Soekarno, Di Pulau Buru Dekat Pramoedya
28 September 2017 Peristiwa Gerakan 30 September 1965 telah mengubah jalan hidup seorang Oie Hiem Hwie, bekerja sebagai wartawan surat kabar “Trompet Masjarakat” pada zaman orde lama membuatnya... read more »