Latest News Page 21

Semua Adalah PKI

Semua Adalah PKI

Oleh : Dandhy Dwi Laksono Seperti halnya ‘Genjer-Genjer” yang diciptakan M Arief, lagu “Garuda Pancasila” juga diciptakan seniman Lekra (Lembaga Kebudayaan Rakyat). Ia bernama Sudharnoto, pada 1956. Karena militer dan Orde Baru menganggap Lekra sama dengan PKI, Sudharnoto... read more »

Tim Antropologi Forensik Argentina mendo...

Tim Antropologi Forensik Argentina mendokumentasikan pelanggaran HAM yang d...

25 Februari 2020 10:48 GMT  Tim telah melakukan investigasi di lebih dari enam puluh negara Tim Antropologi Forensik Argentina (EAAF),  LSM ilmiah non-profit, telah dinominasikan untuk Hadiah Nobel Perdamaian 2020 untuk pekerjaan investigasi ke dalam pelanggaran hak asasi manusia di... read more »

Api di Kereta dari Moscow ke Berlin [3]

Api di Kereta dari Moscow ke Berlin [3]

Interogasi  Malam  Malam itu juga, kapan tiba di Kodim Tasikmalaya, Willy diinterogasi oleh tentara berpangkat sersan dua. “Saudara warga Rusia..?”, tanya Sersan “Bukan, saya orang Indonesia..”. potong Willy “Mana KTP nya?”, cecarnya. “Saya tak punya KTP”, jawab Willy “Tapi... read more »

Api di Kereta dari Moscow ke Berlin [2]

Api di Kereta dari Moscow ke Berlin [2]

Para penerima beasiswa yang dikirim ke luar negeri adalah “Mahasiswa ID” (Mahasiswa Ikatan Dinas_Red) karena memang terikat oleh suatu perjanjian bahwa setelah ia tamat studi, maka  wajib baginya pulang dan bekerja pada pemerintah Soekarno yang mengirimnya. Membangun dan memajukan negara... read more »

Api di Kereta dari Moscow ke Berlin [1]

Api di Kereta dari Moscow ke Berlin [1]

Skenario Anti-Cina Sebelum Gestok 1965 Pada tahun 1963, tepatnya 10 Mei 1963 pecah huru-hara anti Cina di Bandung Jawa Barat. Kerusuhan rasialis yang bermula dari kampus ITB ini pun merembet ke kota sekitarnya; Ciamis, Garut dan Tasikmalaya1. Banyak mahasiswa terlibat dalam kerusuhan yang tak... read more »

Subscribe to Anti Orba

Anti Orba

Usulan Wiranto soal Badan Khusus Tragedi 65 Tak Jelas dan Masuk Akal

Rabu, 05/10/2016 12:42 WIB | Oleh: Sasmito KBR, Jakarta- Yayasan Penelitian Korban Pembunuhan 1965/1966 (YPKP 65) mempertanyakan rencana pembentukan badan khusus untuk menyelesaikan permasalahan pelanggaran HAM berat tahun 1965 melalui langkah nonyudisial. Ketua YPKP 65, Bedjo Untung beralasan, sudah ada tim gabungan yang berasal dari pemerintah,... read more »

Diintimidasi, Diskusi “Gestok” di UGM Jalan...

Demokratisasi di Indonesia menghadapi tantangan ketika kebebasan berdiskusi direcoki oleh kelompok reaksioner sebagaimana yang terjadi di beberapa tempat;... read more »

Dikerjapaksakan Di Alam Terbuka | 5

Hampir tiga bulan kemudian, masa pemeriksaan telah berlalu. Berarti selama waktu itu pula, kami para tapol di gojlok dalam semacam bagaikan godokan“kawah... read more »

51 Tahun Tragedi 65, Alasan Penyintas Undang Pelapor Kh...

Senin, 03/10/2016 17:19 WIB | Oleh: Widya Angga KBR, Jakarta-  Yayasan Penelitian Korban Pembunuhan (YPKP) 1965 berencana mengundang pelapor khusus utusan PBB... read more »

Subscribe to Artikel

Artikel

Rocky Gerung: “Ketakutan Muncul Negara Komunis Sebenarnya S...

DPR memasukkan komunisme, Marxisme dan Leninisme sebagai paham terlarang dalam revisi R-KUHP. Bagi setiap orang yang menyebarkan ajaran tersebut di muka publik akan diganjar dengan hukuman pidana 4... read more »

Sebelum PKI Berdiri: Lingkaran Kaum Sosialis di Surabaya

Reporter: Andi Achdian* | 30 September, 2017 Inilah kisah orang-orang sosialis paling awal di Hindia Belanda yang berkiprah di tengah berbagai pembatasan politik. Leendert J.D. Reeser adalah guru sejarah dan ilmu bumi di Hogere Burgerschool (HBS) Surabaya. Tubuhnya gempal, pipinya tembam, kepalanya bulat kokoh seperti tokoh sosialis Perancis... read more »

Gerakan Literasi vs Gerakan Nonton Bareng G30S/PKI

hilmanrakatau* | Sabtu, 30 September 2017 Gerakan literasi selalu digembor-gemborkan oleh orang-orang yang menginginkan perubahan di negerinya. Apalagi... read more »

Dunia Di balik Jeruji

Oleh: Wilson  Sahabat-sahabat PKI saya Di ruang kerjanya yang penuh dengan aneka barang yang bertumpuk di segala sudut, Kolonel Latief membongkar sebuah... read more »

Islam, Komunisme, dan Bencana Ingatan Kolektif 65

Syahirul Alim* | Jumat, 29 September 2017 Satu-satunya tragedi kemanusian sepanjang sejarah republik ini yang sulit sekali dilupakan tampaknya adalah konflik... read more »

Subscribe to Berita

Berita

Setara: Isu PKI Digunakan Untuk Memecahbelah dan Untungkan Pihak ...

AMBARANIE NADIA KEMALA MOVANITA | 18/09/2017, 15:54 WIB JAKARTA – Ketua Setara Institute Hendardi menganggap upaya pengungkapan sejarah atas peristiwa 1965 kerap digunakan pihak tertentu... read more »

LBH Jakarta : Kami korban hoax genjer-genjer dan PKI yang sengaja diviralkan

18 September 2017 | 07.45 wib Reporter : Miechell Beritahati.com, Jakarta – Pihak Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta menduga, aksi massa yang berbuntut ricuh di depan kantor mereka dari kemarin malam sampai tadi subuh adalah akibat berita bohong atau hoax yang sengaja diviralkan terkait dengan acara seni AsikAsikAksi, yaitu soal PKI... read more »

Pembubaran Seminar 1965, Bentuk Serangan terhadap Demok...

Reporter: Arman Dhani | 16 September, 2017 Seminar sejarah “Pengungkapan Kebenaran 1965/1966” dibubarkan polisi karena dianggap tak berizin Pihak... read more »

Polisi Masuk Paksa ke Gedung LBH untuk Bubarkan Seminar...

Reporter: Hendra Friana | 16 September, 2017 Tindakan kepolisian yang memaksa masuk ke gedung LBH baru pertama kali terjadi sejak reformasi. Anggota... read more »

Polisi Blokade Seminar 1965/1966, Panitia: Ini Pembungk...

Reporter: Jay Akbar | 16 September, 2017 – Peserta seminar “Pengungkapan Kebenaran 1965/1966” dilarang masuk Gedung LBH – Panitia menolak... read more »

Subscribe to Kisah Tapol

Kisah Tapol

Lubang-lubang di Singaranting

Jumat , 30 September 2016 | 17:32 WIB Oleh: Aris Andrianto  Kisah mereka yang menjadi korban dan pelaku geger 65. Dendam dan penyangkalan tak akan menyelesaikan masalah. Rekonsiliasi bisa menjadi... read more »

Terpasung Dalam “Pengamanan” | Bagian Kedua

Oleh: Misbach Tamrin | 19 September 2016 Pada sebuah lobang di salah satu celah pinggiran tebing gunung. Kami memperoleh ruangan untuk bersembunyi dengan aman. Katakanlah ini semacam sebuah gua batu cadas dalam ukuran, sekitar 2 x 4 meter, dengan tinggi 3 meter lebih. Masih cukup untuk tidur sebanyak 6 orang secara berdempetan. Memang situasi... read more »

Pelarian di Hutan Pegunungan Meratus | Bagian Pertama

Oleh: Misbach Tamrin | 14 September 2016 Di atas ketinggian punggung salah satu tebing pegunungan Meratus yang melandai ini, saya duduk bersendiri, sambil... read more »

Menelusuri Jejak Kuburan Massal di Pasar Puni

Asrida Elisabeth* | Aug 24, 2016 Salah satu alasan saya menggali cerita tentang tragedi 1965 adalah kuburan massal di kampung halaman saya: Manggarai. Entah... read more »

Konflik Vertikal dan Horizontal Terjadi Pada Kasus Korb...

27 Oktober 2015 | Lovina Soenmi DUA KALI Tom Iljas diusir pemerintah Indonesia. Paspornya pernah dicabut dari Indonesia lantaran huru-hara 1965. Dan 50 tahun... read more »

Subscribe to Kliping

Kliping

Dokumen rahasia Amerika: AS mengetahui skala pembantaian tragedi ...

Tito Sianipar | 17 Oktober 2017 Sejumlah dokumen kabel diplomatik Amerika soal tragedi 1965 kembali dibuka ke publik oleh lembaga nonprofit National Security Archive (NSA), National Declassification... read more »

Izin Pembunuhan Massal – Dokumen AS Pasca-Tragedi G30S

Selasa, 17 Okt 2017 21:30 WIB | Agus Lukman Dokumen kabel diplomatik Amerika Serikat soal tragedi pasca 1965 kembali dibuka ke publik oleh National Security Archive (NSA). Laporan itu berisi pelbagai surat rahasia, termasuk peran Adnan Buyung 1 Setelah 52 tahun pasca-Gerakan 30 September 1965, lembaga riset nonpemerintah National Security Archive... read more »

Arsip Rahasia Seputar Pembunuhan Massal 1965 Dibuka AS

Reporter: Rio Apinino | 17 Oktober, 2017 39 dokumen rahasia dari Kedubes AS di Jakarta dideklasifikasi, memuat rincian cerita pembantaian, transisi... read more »

Kedutaan Besar AS mengikuti berjalannya pembunuhan mass...

Arsip Kedubes AS Jakarta yang baru saja dibuka merinci pembunuhan oleh AD, dan dukungan AS dalam penghancuran gerakan buruh berorientasi kiri Washington, D.C.,... read more »

Obituari | Perginya Rosidi, Sang Penyintas Panembong

16 October 2017 | Fransiskus Pascaries   Satu dari sedikit orang yang bertahan dari kejahatan kemanusiaan tahun 1965 di Cianjur. Ia menjalani hidup... read more »

Subscribe to Nasional

Nasional

Staf Presiden Gelar Pertemuan dengan Korban Tragedi 1965

Menjelang peringatan 71 tahun Proklamasi RI, 3 Staf Presiden menggelar pertemuan (12/8) di Kantor Staf Presiden Lantai 2 Gedung Bina Graha dalam kompleks istana negara. Melalui kesempatan ini juga... read more »

Tragedi 1965 dan Transformasi Sejarahnya

Catatan Diskusi Terbatas Sekolah Pascasarjana UGM Yogyakarta YOGYA – Kajian Budaya dan Media Pasca Sarjana Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta, Selasa (9/8) menggelar diskusi terbatas di Ruang Sidang A Sekolah Pascasarjana UGM. Soe Tjen Marching yang menjadi pembicara tunggal pada diskusi itu, tampil memukau dan cukup menyedot perhatian... read more »

Rekomendasi Penyelesaian Pelanggaran HAM 1965 Segera Di...

Sabtu, 6 Agustus 2016 | 09:12 WIB   JAKARTA, KOMPAS.com– Rekomendasi terkait penyelesaian pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi pada 1965... read more »

Terkini: Kejagung Janji Usut Pelanggaran HAM di Masa L...

Penulis anekanews – August 6, 2016 AnekaNews.com – Kejaksaan Agung akan menindaklanjuti masalah kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia di masa lalu.... read more »

Memutus Mata Rantai Kebencian Terhadap Golongan Kiri

Oleh: Diah Wahyuningsih Naat*   Peristiwa Gestok di tahun 1965 berjalan lebih dari 50 tahun. Peristiwa yang telah merubah tatanan kehidupan bangsa... read more »

Subscribe to Uncategorized

Uncategorized

Pernyataan Bersama | Tolak Gelar Pahlawan Soeharto

PERNYATAAN BERSAMA KORBAN, KELUARGA KORBAN, ORGANISASI KORBAN TRAGEDI KEMANUSIAAN 1965/1966   MENOLAK DENGAN TEGAS UPAYA PEMBERIAN GELAR PAHLAWAN NASIONAL KEPADA MANTAN PRESIDEN RI JENDERAL... read more »

[WAWANCARA] Simposium Tragedi 65, Ini Rekomendasi Tim Perumus pada Pemerintah

Kamis, 19/05/2016 21:15 WIB | Oleh: Ika Manan KBR, Jakarta – Selama sekira satu bulan, tim perumus menggarap rekomendasi pasca Simposium Nasional   “Membedah Tragedi 1965, Pendekatan Kesejarahan”, yang  berlangsung di Hotel Aryaduta, Jakarta pada 18-19 April 2016. Pada Rabu, 18 Mei 2016 tim perumus menyerahkan rekomendasi yang... read more »

Selamat Datang | Renstra YPKP 65 [Bagian 1]

Yayasan Penelitian Korban Pembunuhan 1965/1966 (YPKP 65) SK. Menkumham No. C-125 H.T. 01.02 Tahun 2007 – Tanggal 19 Januari 2007 Tambahan Berita Negara... read more »

INDONESIA 1965: Pelajaran dari kekalahan besar

Oleh Deirdre Griswold – 7 Oktober 2015 Siapa yang mau belajar kekalahan? Jauh lebih memuaskan untuk mempelajari kemenangan. Untuk membaca tentang... read more »

Di Lubang Buaya, Jokowi Lihat Diorama G30S 1965

KAMIS, 01 OKTOBER 2015 | 11:34 WIB TEMPO.CO, Jakarta – Presiden Joko Widodo melakukan serangkaian kegiatan peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen... read more »

Tugu-Tugu Palu Arit di Indonesia

Oleh: Andri Setiawan Tugu-tugu palu arit pernah menjulang di beberapa daerah di Indonesia. Simbol kekuatan PKI pada masanya. Sebuah tugu di Madiun tengah menjadi sorotan. Tugu yang berada... read more »

Afro-Asiaisme di Akademi Indonesia

Wildan Sena Utama | 10 Februari  Empat tahun lalu, Carolien Stolte menulis di blog ini bahwa Bandung telah membentuk orientasi baru menuju regionalisme melalui karier sejarawan maritim... read more »

Forum Asia tentang HAM menyampaikan kekecewaan terhadap Jokowi

New Desk | The Jakarta Post | Rabu, 5 Februari 2020 | 08:37 pagi Presiden Joko “Jokowi” Masa jabatan kedua Widodo belum menunjukkan tanda-tanda kemajuan dalam menyelesaikan... read more »

Alimin Periode 1946-1950: Pertemuan dengan Sultan HB IX [3]

oleh: Andreas JW Pertemuan dengan Sultan HB IX Sejak perjanjian KMB disepakati, situasi menjadi relatif lebih aman. Perkembangan baru ini tidak luput dari pembahasan OSC Boyolali dan Pak... read more »

Alimin Periode 1946-1950: Mengevakuasi ke Boyolali [2]

Mengevakuasi ke Boyolali [2] oleh: Andreas JW “Begitu kami sampai di markas batalyon, saya sangat kaget, ternyata yang lebih dulu keluar dari ruang kerja Digdo kok malah Alimin… Tampaknya... read more »