Latest News Page 58
Jejak Kuburan Massal Purwodadi [2]
Sejarah tengah ditulis oleh para korban orba di Purwodadi, dimana bersamaan dengan itu, jejak pembantaian massal juga terus dipetakan. Sebagaimana diketahui bahwa pada 1992 pernah ada riset dari aktivis kalangan akademisi, tetapi hasil riset ini belum meretas dinding resistensi (dibekukan_Red)... read more »
Adam Malik Direkrut CIA ?
Tokoh yang mendapat gelar Pahlawan Nasional di tahun 1998 ini disebut pernah direkrut oleh CIA “Adam Malik adalah pejabat Indonesia tertinggi yang pernah direkrut oleh CIA.” Pengakuan ini disampaikan oleh Clyde Mc Avoy, seorang bekas agen CIA, ketika diwawancarai oleh Tim Weiner, wartawan... read more »
Berpulang Ke Rahmatullah | Ir. Evi Indrayani
Keluarga Besar Yayasan Penelitian Korban Pembunuhan 1965-66 (YPKP 65) Menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas wafatnya ibu Ir. Evi Indrayani, pada Rabu, 8 November 2017, jam 11.00 wib. Cucu mendiang Alimin, seorang Digoelis penentang kolonialisme dan pejuang kemerdekaan RI yang gigih. Ir... read more »
Jejak Kuburan Massal Purwodadi [1]
Pada akhir Oktober 2017 Tim YPKP 65 menelusuri sebagian dari 16 titik kuburan massal (mass-graves) yang tersebar di “basis merah” seputar Purwodadi Grobogan, Jawa Tengah. Kuburan korban Tragedi 65 dan tempat-tempat pembantaian massal ini merupakan “temuan spektakuler” YPKP 65, yang awalnya,... read more »
7 Masalah HAM untuk Komnas HAM
Oleh: Haris Azar* Persoalan-persoalan tersebut tidak berdiri sendiri, mereka saling beririsan satu dengan lainnya. Hal ini menunjukkan kompleksitas pelanggaran HAM di Indonesia. Selamat kepada tujuh orang Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) yang baru terpilih, lolos seleksi... read more »
Kliping
Saat Moncong Meriam Mengarah ke Istana
Reporter: Petrik Matanasi | 17 Oktober, 2016 Tanggal 17 Oktober, 64 tahun silam, Angkatan Darat di bawah pimpinan A.H Nasution hendak membubarkan Parlemen (DPR). Soekarno paham tabiat parlemen... read more »
Soe Hok Gie dan Pembantaian Massal PKI 1965-1966
Hasan Kurniawan | Senin, 17 Oktober 2016 − 05:05 WIB SOE HOK GIE merupakan sosok yang penuh kontradiksi. Dia gencar mengkritik Partai Komunis Indonesia (PKI), tetapi menjadi orang pertama yang memprotes keras terjadinya pembantaian massal terhadap anggota dan simpatisan PKI tahun 1965-1966. Tidak hanya itu, Soe Hok Gie juga turun ke... read more »
Komnas HAM akan laporkan 18 catatan situasi HAM di Indo...
Jumat, 14 Oktober 2016 13:06 | Reporter : Anisyah Al Faqir Merdeka.com – Komnas HAM mencatat 18 isu tentang situasi HAM nasional yang terjadi selama... read more »
Penyintas 65 Sebut Wiranto Sebar Kebohongan Publik
Rabu, 12/10/2016 18:11 WIB | Oleh: Yudi Rachman KBR, Jakarta – Kelompok penyintas tragedi 65/66 dan pegiat HAM yang tergabung dalam Forum 65 menilai... read more »
Forum 65 sakit hati Wiranto sebut peristiwa 65 tindakan...
Rabu, 12 Oktober 2016 15:34 | Reporter : Rizky Andwika Merdeka.com – Menko Polhukam Wiranto menyebut peristiwa Gerakan 30 September 1965 (G30S)... read more »
Kesia-siaan Politik Arsip 1965
31.10.2017 | Penulis: Geger Riyanto “Mereka yang tidak belajar dari sejarah terkutuk akan mengulang kesalahannya.” George Santayana, filsuf. Opini Geger Riyanto. Anda mungkin sempat... read more »
Penumpasan PKI di NTT dalam Dokumen Rahasia AS
Martin Sitompul | 26 Okt 2017, 13:05 Antropolog AS mencatat aksi pembersihan PKI di Pulau Rote, NTT. Banyak orang tak bersalah menjadi korban hanya karena mereka menjadi pelanggan koperasi... read more »
Lahan Kuburan Massal Korban 1965 Ada yang Telah Jadi Perumahan atau Hotel
MOH. NADLIR | 24/10/2017, 22:21 WIB JAKARTA – Ketua Yayasan Penelitian Korban Pembunuhan 1965-1966, Bedjo Untung mengatakan, sejumlah lahan kuburan massal korban pelanggaran HAM... read more »
Menyoal Komnas HAM Mati Langkah
Tak bisa dipungkiri bahwa upaya pengungkapan kebenaran sejarah dalam tragedi 65 telah menjadi tema besar dalam issue penegakan hukum dan HAM Indonesia. Penyelesaian secara tuntas dan... read more »
GEMPAR!! Komnas HAM Sebut Tedjo dan Luhut Lebih Baik dari Wiranto
October 24, 2017 JAKARTA — Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyebut komunikasi dengan Kemenkopolhukam terkait kasus 1965 tersendat saat dipimpin Wiranto. Komisioner Komnas HAM,... read more »