Latest News Page 33
Ke Pulau Buru: Perjalanan ke Sisi Gelap Masa Lalu Indonesia
Oleh Duncan Graham – 07 Mei 2019 Kisah Mars Noersmono adalah kisah orang pertama tentang rasa malu suatu bangsa. Mars Noersmono memiliki kisah yang ingin dia ceritakan. Ini sangat mengganggu – kisah horor dan keberanian, keputusasaan, dan ketahanan. Meskipun terutama tentang masa lalu... read more »
Kisah Holocaust untuk Generasi Media Sosial
Oleh Isabel Kershner* – 30 April 2019 JERUSALEM – Posting Instagram remaja ini mulai dengan cukup menyenangkan. Eva Heyman, yang baru saja mendapatkan tumit pertama untuk ulang tahunnya yang ke-13, memfilmkan dirinya makan es krim di taman. Ada juga remaja yang naksir. Tapi semuanya... read more »
MS Thaib dan banyak BTI lainnya hilang
Kabar hilangnya salah satu anggota pengurus pusat Barisan Tani Indonesia (BTI) asal Pemalang, MS Thaib begitu mengusik keluarga dan para koleganya hingga kini. Karena tak diketahui rimbanya meski peristiwa ini telah lewat 53 tahun lamanya. Di berbagai daerah, banyak pula orang-orang BTI yang... read more »
Selamat Jalan Christina ‘Mamiek’ Sumarmiyati…
Christina Sumarmiyati [5 Juli 1946 – 22 April 2019] “Saya ditelanjangi dan disuruh naik ke atas meja. Mereka membakar kemaluan saya dan menyiksa saya..” Terdengar suara kesaksian di ruangan itu. Gema suaranya merujit-rujit isi hati semua yang tengah berada di ruangan itu.... read more »
Hak Asasi Manusia dan Ambivalensi Politik
Oleh SARAS DEWI, Dosen Filsafat Universitas Indonesia – 20 April 2019, 18:35:10 WIB INGAR bingar pilpres dan pileg akhirnya usai sudah. Indonesia telah melaksanakan pemilu. Tapi, siapa pun yang menjadi pemenang harus ingat, masih banyak persoalan yang harus diselesaikan, khususnya terkait... read more »
Anti Orba
Membuka Tabir Gelap Sejarah Kita
Tentang noda hitam dalam sejarah kemanusiaan Indonesia. Tanggapan terhadap esai Taufiq Ismail: Presiden Mau Minta Maaf kepada PKI? (Republika, 12 Agustus 2015). Oleh Arif Saifudin Yudistira* Sebagai... read more »
Tapol Pulau Buru Membangun Peradaban
Tumiso | Kisah Tapol 65 Pulau Buru*) Lebih dari satu juta orang tewas dibantai pada tragedi 65 dan menjadi salah satu sejarah pembantaian terbesar yang terjadi di dunia. Tragedi 65 adalah catatan hitam bagi sejarah Indonesia. Tak banyak orang yang berani mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi pada masa itu, selain karena banyaknya versi... read more »
Islam dan Liberalisme di Indonesia Pasca-1965
30 January 2014 | Amin Mudzakkir* | Harian Indoprogress PEMBUNUHAN massal terhadap anggota dan simpatisan Partai Komunis Indonesia (PKI) selama tahun... read more »
Aku Bukan Anggota PKI, Aku Tidak Takut Komunis
Oleh: Ramidjo Selasa, 19 April 2011 Aku sekarang ini sedang sakit. Sejak bulan Mei yang lalu aku terkena stroke dan sampai hari ini tangan kananku belum bisa... read more »
Komnas HAM: Terjadi pelanggaran HAM berat pasca G30SPKI
23 Juli 2012 Dalam jumpa pers Senin siang, Wakil Ketua Komnas HAM Nurcholis menyebutkan berdasarkan penyelidikan selama empat tahun akhirnya Komnas HAM... read more »
Artikel
Memori Sejarah dan Mengingat Kembali 1965: Dari Perspektif Korba...
Oleh: Bedjo Untung* Pertama-tama saya ingin mengucapkan terima kasih mendalam atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk berbicara di depan anda para sejarawan, ilmuwan, akademisi, penulis... read more »
Membaca Nalar Perubahan dari Surat Gie
Oleh: Zico Mulia “Saya sadar betapa sulitnya untuk menanamkan kembali rasa hormat manusia-manusia Indonesia yang dibesarkan dalam suasana “mass murder” ini terhadap hidup. Bagi saya, kehidupan adalah sesuatu yang agung dan mulia.” [Surat Gie kepada Boediono, 26 November 1967] Membaca isi surat yang hampir separuh abad itu... read more »
Fidel Castro dan Strategi Penyatuan Kekuatan Revolusion...
Oleh: Rudi Hartono [Artikel ini disarikan dari Marta Harnecker: Fidel Castro’s Political Strategy: From Moncada to Victory] Revolusi Kuba adalah oase... read more »
Cinta Tak Mati-Mati di Daratan Jauh
Oleh: Martin Aleida Di antara kaum eksil Indonesia di Eropa Barat dialah yang tertua sekarang ini. Usianya 91 tahun. Dan Nugroho adalah satu diantara sedikit... read more »
Mereka Menghormati Saya Sebagai Indonesia
Oleh Martin Aleida Tak mudah untuk memenangkan hati seseorang yang terdampar selama setengah abad di daratan luas dan jauh. Apalagi dalam pertemuan pertama.... read more »
Berita
Kronologi Pembubaran Diskusi Publik Marxisme dan Kekerasan Pasca ...
[Pernyataan Sikap] PPMI Kota Malang dan Kronologi Pembubaran Diskusi Publik Marxisme dan Kekerasan Pasca 65 Warung Kopi Albar, Malang 2016 Malang – Negara menjamin setiap warga negara untuk... read more »
Lubang-lubang di Singaranting
Jumat , 30 September 2016 | 17:32 WIB Oleh: Aris Andrianto Kisah mereka yang menjadi korban dan pelaku geger 65. Dendam dan penyangkalan tak akan menyelesaikan masalah. Rekonsiliasi bisa menjadi jalan kembali. Setiap tanah adalah berkah. Tapi tidak bagi sebidang kecil tanah di Desa Mekarsari Kecamatan Cipari Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Di... read more »
Lagi, Diskusi Bertema 1965 Dibubarkan Polisi Malang
MALANG – Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (PPMI) Malang harus berdebat panjang dengan pihak rektorat Unisma (Universitas Islam Malang) untuk dapat... read more »
AJI Purwokerto & Komunitas ‘Keroyokan’...
Kamis, 29/09/2016 10:51 WIB | Oleh: Muhamad Ridlo Susanto Cilacap – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Purwokerto dan Komunitas Film CLC Purbalingga... read more »
Hadirkan Special Reporteur Komisi Dewan HAM PBB untuk S...
Pernyataan Sikap No. 029/YPKP65/VIII/2016 Pada 08 Agustus 2016 YPKP 65 telah mengirimkan Surat Permohonan Audiensi kepada Presiden RI Ir. Joko Widodo dan Menko... read more »
Kliping
‘Pembiaran’ polisi dan ‘legitimasi’ gebuk...
Ayomi Amindoni | 19 September 2017 Dugaan pembiaran polisi atas massa yang mengepung kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) dikhawatirkan beberapa pihak justru akan membuat paranoia... read more »
Dari Film PKI hingga Sastra untuk Rekonsiliasi
Selasa 19 September 2017, 14:48 WIB | Iqbal Aji Daryono Wacana pemutaran kembali film Penumpasan Pengkhianatan G 30 S PKI kian berembus kencang. Tak tanggung-tanggung, dua dari pendukungnya adalah Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Panglima TNI Gatot Nurmantyo. Itu mengerikan sekali. Bahwa versi-versi sejarah masih saling berbenturan satu... read more »
Jika Bisa Adil Pada Rohingya, Mengapa Pada PKI Tidak?
Dhandy Dwi Laksono | 18 September 2017 Jika kebencian terhadap mereka yang dianggap komunis atau PKI sudah sedemikian hebatnya, tak ada penjelasan apa pun... read more »
Seruan Komnas Perempuan Terkait Kerusuhan di Kantor YLB...
Senin, 18 September 2017 | 18.00 wib Kerusuhan yang dilakukan pendemo di luar gedung Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Jalan Diponegoro,... read more »
Pengepungan LBH Jakarta: akademisi merespons
September 18, 2017 5.45pm WIB Sekitar 1.000 massa mengepung gedung Lembaga Bantuan Hukum Jakarta, melempar kerikil dan batu serta meneriakkan kata-kata yang... read more »
Dari Koblen ke Nusakambangan dan Buangan Pulau Buru [2]
Kisah Tapol Pulau Buru Musibah Pertama Unit S Pada keesokan paginya beberapa Tapol diperintahkan kembali ke Namlea untuk mengambil barang-barang yang masih tertinggal di kapal. Rudy... read more »
Dari Koblen Ke Nusakambangan dan Buangan Pulau Buru [1]
Kisah Tapol 65 Ponorogo Rumah kontrakan itu tak seberapa besar, bahkan tergolong kecil. Petaknya hanya terdiri dari kamar tidur dan ruang dapur. Bagian depan serupa teras yang hanya muat... read more »
Jejak Kejahatan Genosida 1965 itu Nyata Adanya
Catatan atas temuan 319 lokasi kuburan massal korban Jejak Genosida 1965-661 (selanjutnya disebut Genosida 65) yakni berupa kuburan massal para korban itu memang nyata ada. YPKP 65... read more »
Korban Tragedi 65 Pemalang Bangun Kemandirian
Temu Korban Tragedi 65 Kendalsari Membangun kemandirian kolektif bagi para korban/ penyintas di tengah mandeknya upaya penyelesaian kasus kejahatan HAM berat dalam tragedi 1965-66 dan... read more »
Mengenang Genosida Indonesia, 53 Tahun Kemudian
dalam Bijdragen tot de taal-, land- en volkenkunde / Jurnal Ilmu Humaniora dan Ilmu Sosial Asia Tenggara Penulis: Grace Leksana 1 | 19 Mar 2019 Djoko Sri Moeljono, Pembuangan Pulau... read more »