Latest News Page 49
Perempuan Yogyakarta dalam Perjuangan
Nur Janti | 21 Aperil 2018; 14.00 wib Para perempuan Yogyakarta memanfaatkan apa saja, termasuk menyamar, untuk menjaga laju perjuangan. Tak sedikit yang kehilangan nyawa. TANPA menghiraukan para serdadu Jepang yang berjaga di luar pagar, Ngaisyah dan Oemiyah langsung naik ke atap Gedung Agung... read more »
Cermin “Kepanikan” Siapa [?]
Pengantar oleh: Ben Ibratama Tanur Maha Guru Tan Malaka Untuk aparat yang “melarang” pemutaran film Maha Guru Tan Malaka di Padang terpaksa saya mengutip Rocky Gerung : Dungu ! Bacalah sejarah. Biar kalian paham siapa Ibrahim Datuk Malaka. Putra Desa Pandam Gadang Suliki menghabiskan... read more »
Kartini
Penulis: Anton DH Nugrahanto. Arti penting Kartini itu bukan di sosoknya, tapi di idee-nya. Jadi pada masa pergerakan 1920-an banyak tokoh-tokoh pemikir memerlukan simbol idee pergerakan perempuan di Indonesia, maka ketemu lah idee Kartini ini yang tulisan-tulisannya dulu diterbitkan oleh... read more »
Menuju Pulau Buangan
Penulis: Bedjo Untung, sebagaimana dikisahkan oleh Tuba* Nama saya Tuba, ayah saya bernama Abdurahim. Dalam Kartu Tanda Penduduk, KTP -yang pernah ditandai “ET” itu- nama saya tertulis Tuba bin Abdurahim. Saya tidak tahu, mengapa ayah saya memberi nama “tuba” yang berarti zat atau racun... read more »
Sejarah Indonesia | Kisah Kelam Pembantaian di Tepi Sungai Bengawan Solo
Oleh: Iswara N Raditya – 31 Maret 2018 Sekitar seratus orang Tionghoa tewas dalam penyerbuan yang dipimpin oleh Raden Ayu Yudakusuma pada 1825. “Tanpa mempedulikan jerit dan tangisan para perempuan dan anak-anak Tionghoa, seluruh anggota masyarakat yang terdapat di Ngawi, habis dibantai.... read more »
Artikel
Mardadi Untung | Perlawanan dari Balik Lukisan
Jumat, 28 Oktober 2011 | Oleh: Denny Bratha Affandi Rambutnya sudah memutih dan terlihat jarang-jarang. Keriput kulitnya menjalar dari ujung kaki hingga wajah. Bola matanya kelabu di balik kacamata... read more »
Sisi Kelam Sejarah 1 | Purwodadi: Skandal Pertama Orde Baru
Bonnie Triyana | Sabtu 01 Oktober 2011 WIB Kalau bukan karena Poncke Princen, dunia tak pernah tahu kisah pembunuhan massal di Indonesia MAMIK tak tahan lagi memendam rahasia. Setiap malam mimpi buruk selalu datang menghampiri. Bayangan orang-orang menjerit kesakitan menjelang ajal membuatnya tak tenang. Sebagai seorang Katolik yang taat,... read more »
Haji Merah dan Islam Komunis
13 Mei 2011 | 15:32 Seorang Haji menaiki podium. Ia segera memperkenalkan diri: “Saya bukan Haji, tapi Mohammad Misbach, seorang Jawa, yang telah memenuhi... read more »
Membongkar Sejarah Makam Kalibata
Bonnie Triyana | Rabu 27 April 2011 WIB Karena dituduh komunis, makam Heru Atmodjo di Kalibata dibongkar. Revanchisme atau ahistorisme? AWAN mendung menaungi... read more »
Pembongkaran Makam Heru Atmodjo
Bedjo Untung* Ketua YPKP 65 | Jakarta 25 April 2011 Belum ada 100 hari sejak pemakaman Letkol Penerbang Heru Atmodjo (alm), masyarakat sipil di Jakarta... read more »
Kliping
Ketika Pilot TNI AU tembak Pesawat Pesawat Milik CIA hingga Jatuh...
Oleh: Lisa Inafeed.com – Central Intelligence Agency (CIA) selama ini memang sangat berpengaruh dalam kemiliteran pemerintah Indonesia . Sejauh ini CIA telah melakukan berbagai macam upaya untuk... read more »
CIA Mendadak Ungkap Nasib DN Aidit di Tangan Militer Indonesia
Inafeed.com – Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) merilis sejumlah dokumen akhir dari Gerakan Tiga Puluh September (Gestok). Dokumen-dokumen itu diungkap ke publik karena dianggap telah kedaluwarsa, merujuk pada undang-undang AS. Meski begitu, tidak semua diungkap secara tuntas, beberapa kalimat ditutupi stabilo putih karena dianggap... read more »
SATU DEKADE KAMIS HITAM
20 Januari 2017 | Reporter: Dian Kurniati, Nurika Manan, Yudi Rachman, Ade Irmansyah KBR, Jakarta – Hari ini adalah Kamis Hitam. Seorang perempuan sepuh... read more »
Sayyid Komunis dari Kalimantan
19 Januari, 2017 Seluk Beluk Para Habib Dari sekian banyak keturunan Arab, bahkan tergolong kaum sayyid, hanya Sayid Fahrul Baraqbah yang membuat perbedaan... read more »
10 Tahun Kamisan, Korban Pelanggaran HAM Tagih Janji Jo...
Rabu, 18/01/2017 21:04 WIB | Oleh: Rio Tuasikal KBR, Jakarta- Korban pelanggaran HAM masa lalu menagih penuntasan 7 kasus, setelah menggelar aksi Kamisan... read more »
Ziarah Sunyi ke Makam Ramli
“tak boleh lagi kembali ke jalan senyap setengah abad yang bisu sudah lebih lampaui waktu” [Jalan Senyap, dari Antologi Puisi “Kayusula”, Aris Panji Ws; 2017] Saat masih... read more »
RIP | Maria Goretti Sumilah
Selasa, 27 Maret2018; jam 19.30 wib di RS Panti Rini, Kalasan Sleman Maria Goretti Sumilah, lebih dikenal dengan Bu Milah, sesungguhnya adalah korban “salah tangkap” pada suatu operasi... read more »
Meringkus Loyalis Sukarno
Martin Sitompul Kamis 15 Maret 2018 WIB Supersemar juga dijadikan alat untuk menangkap 15 menteri pendukung Sukarno. Sisi kelam menjelang terbitnya Orde Baru. CHAERUL Saleh tak pernah... read more »
Puisi-Puisi | Astaman Hasibuan
astaman hasibuan : namaku purwono — anak laki-laki dari desa yang dihilangkan itu ini ceritanya namaku purwono, katanya membuka aku anak pertama, yang tertua sebelum tahun-tahun... read more »
Kesaksian Banser Sumardi: “Tapol 65 Diperas”
Apa saja yang terjadi di seputar Geger Gestok ’65 yang secara nasional diikuti oleh tumbangnya kekuasaan Soekarno sebagai Presiden RI pertama? Lalu naik lah Soeharto yang membangun kekuasaan... read more »