RIP | Maria Goretti Sumilah

335 Viewed Redaksi 0 respond
sumilah.2a

Selasa, 27 Maret2018; jam 19.30 wib di RS Panti Rini, Kalasan Sleman

Maria Goretti Sumilah, lebih dikenal dengan Bu Milah, sesungguhnya adalah korban “salah tangkap” pada suatu operasi militer pembasmian PKI paska Oktober 1965. Dikatakan korban “salah tangkap” karena semestinya yang ditangkap adalah Sumilah seorang guru anggota PGRI Non-Vakcentrale. Bu Milah adalah seorang saksi sejarah dan sekaligus korban langsung kejahatan Genosida 65 yang belum juga mendapatkan penyelesaian yang berkeadilan hingga akhir hayatnya.

Dia ditangkap 19 November 1965, sewaktu masih berusia 14 tahun. Sumilah muda diangkut truk, dirampasi barang perhiasan yang dikenakannya sebelum dijebloskan ke penjara Wirogunan. Di hari lain dia menjalani interogasi militer di gedung Jefferson, mendapat penghinaan, disiksa hingga pingsan, serta mengalami pelecehan seksual. Terakhir dia mendekam di penjara Plantungan Kendal dan baru dibebaskan pada 27 April 1979.

Maria Goretti Sumilah tinggal di Desa Bokoharjo, Prambanan, Sleman, DIY.

“Selamat Jalan Bu Milah. Bertemu lah dengan Sang Maha Adil di surga-Nya..”

Kenangan Ibu Sumilah yang semasa hidupnya bekerja dengan berjualan sate, gule dan tongseng di warungnya [Foto: Pipiet A]

Kenangan Ibu Sumilah yang semasa hidupnya bekerja dengan berjualan sate, gule dan tongseng di warungnya [Foto: Pipiet A]

 

Don't miss the stories follow YPKP 1965 and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Sumardi, aktivis Banser GP Ansor Purwodadi [Foto: BU]

Kesaksian Banser Sumardi: “Tapol 65 Diperas”

IMG_0050

Ziarah Sunyi ke Makam Ramli

Related posts
Your comment?
Leave a Reply