Artikel

Latest News on Artikel
Biennale Jogja XV - 2019
1965 dan Mereka yang Berani Merawat Inga...

1965 dan Mereka yang Berani Merawat Ingatan

6 Desember 2019 –Lilik HS Pekan lalu, tiga hari berturut-turut saya lari pagi keliling kompleks Universitas Sebelas Maret, Solo. Saya menikmati suasana kampus yang akronimnya kerap memicu perdebatan itu. Udara masih segar. Nyaring ocehan burung, rontokan bunga angsana yang berwarna kuning cerah... read more »

AJAR 2017
Hubungan yang kompleks

Hubungan yang kompleks

Oleh Grace Leksana – 01 Des 2019 Ketika orang Indonesia bergerak semakin jauh dari tahun 1965, para sarjana dan aktivis mulai meningkatkan kesadaran tentang risiko ‘melupakan bersama’: situasi yang disebabkan oleh negara di mana kekerasan 1965-66 terhadap Kiri dan kaum komunis... read more »

update
YPKP 65 Gagas Konsep Pariwisata Edukatif...

YPKP 65 Gagas Konsep Pariwisata Edukatif di Kota Tangerang

November 22, 2019 TANGERANG – Banyak jenis-jenis pariwisata di Kota Tangerang, hal tersebut jelasnya mengkonsepkan sebuah profil dan identitas kota terkait. Namun, banyak hal yang tidak diketahui oleh publik, khususnya penduduk Kota Tangerang sekalipun. Banyak situs-situs tersembunyi; atau memang... read more »

Ilustrasi pembantaian 1965 (Andreas Iswinarto)
“Saya Bukan Kriminal”

“Saya Bukan Kriminal”

Oleh: Andre Barahamin | 26 April 2019 Seorang anak muda, dipenjara dengan semena-mena dan mesti menjalani hidup penuh diskriminasi karena terseret pusaran pembantaian manusia Indonesia di tahun 1965 RAMBUT JOSEPH KALENGKONGAN hampir semuanya ditutupi uban saat saya menemuinya di tahun 2006. Kami... read more »

soeharto
Membunuh Palu Arit di Utara Celebes

Membunuh Palu Arit di Utara Celebes

Oleh: Andre Barahamin – 7 November 2019 Beberapa orang, bercerita tentang masa-masa kritis di awal Oktober 1965. Mengisahkan teror yang berlangsung di jazirah utara Sulawesi. MAHADI SIMBALA baru saja menamatkan sekolahnya dan merupakan anggota pimpinan tingkat kabupaten Bolaang Mongondow... read more »

Subscribe to Opini

Opini

Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers usai menjenguk Menko Polhukam Wiranto di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (11/10/2019). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc.

Jokowi Tak Menuntaskan Kasus HAM, Ia Justru Memperpanjang Daftarn...

Oleh: Fadiyah Alaidrus – 20 Oktober 2019 Di era Jokowi, kasus pelanggaran HAM masa lalu tak terbongkar. Justru daftarnya jadi tambah panjang. Salah satu yang membedakan Joko Widodo dengan... read more »

70Tragedi-MAX

Tragedi 1965?

Sebuah pertanyaan besar perlu dikedepankan: apakah malapetaka kemanusiaan pada 1965-1968 adalah sebuah tragedi? Oleh Max Lane PADA tahun 1972 sebagai mahasiswa sarjana yang sedang menulis skripsi, saya mengumpulkan materi di Bali. Topik skripsi saya berkaitan dengan sejarah politik Bali. Pada saat itulah untuk kali pertama saya mendengar langsung... read more »

Jejak Mao dalam Kitab Gerilya TNI 

Ilustrasi oleh Deadnauval

18 August 2019 – Windu Jusuf SEBUAH tesis setebal 156 halaman diuji pada 1 Juni 2001 dan dinyatakan lulus. Penulisnya, Michael Boden, kembali memperoleh... read more »

Hak Asasi Manusia dan Ambivalensi Politik

saras-dewi-JP

Oleh SARAS DEWI, Dosen Filsafat Universitas Indonesia – 20 April 2019, 18:35:10 WIB INGAR bingar pilpres dan pileg akhirnya usai sudah. Indonesia telah... read more »

In Memoriam Soemarsono: Tokoh Madiun 1948, Penggagas Ha...

soemarsono_suryaanta

Wilson Obrigados* | 11 Januari 2019 Pagi 8 Januari 2019, saya menelepon Panti Soemarsono, menyampaikan rasa duka cita yang dalam ketika mendengar Soemarsono... read more »

Subscribe to Wawancara

Wawancara

ilustrasi: Gatot Nurmantyo [Kredit Foto: Viva]

GAGAL TOTAL Framing Gatot Tentang “Siapa PKI”, Dibantah Ahli Seja...

Manuel Mawengkang | 29 September 2018  Gatot sedang membangun opini sesat dari para warga. Ia mengatakan bahwa kekuatan yang menghentikan kewajiban penayangan film G30SPKI adalah PKI. Ia juga... read more »

Haris Azhar [Foto: Keadilan]

Haris Azhar: “Jokowi Tidak Bisa dan Tidak Mau”

Haris Azhar:  “Jokowi Tidak Bisa dan Tidak Mau”  PADA tanggal 31 Mei 2018 Lalu Presiden Jokowi menerima korban pelanggaran HAM masa lalu yang tergabung dalam Aksi Kamisan. Dalam pertemuan itu Presiden Jokowi berjanji akan segera memanggil Jaksa Agung dan Menko   Polhukam untuk membicarakan permintaan perwakilan korban beberapa kasus HAM... read more »

Komnas HAM: “Kalau Jaksa Agung Tidak Mampu, Kami akan B...

Foto: Keadilan, Edisi 26

Mohammad Choirul Anam, Anggota Komnas HAM: “Kalau Jaksa Agung Tidak Mampu, Kami akan Bereskan” JAKSA Agung HM Prasetyo menyebut sulit untuk kasus... read more »

Soal dokumen rahasia AS, Agus Widjojo: Isu hantu komuni...

Menurut Agus Widjojo, penulisan ulang sejarah tidak bisa dilakukan tanpa rekonsiliasi. [BBC INDONESIA]

19 Oktober 2017 Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Letnan Jenderal (Purn) Agus Widjojo mengatakan isu komunis akan selalu digunakan oleh mereka... read more »

Rocky Gerung: “Ketakutan Muncul Negara Komunis Se...

TIRTOID-ROCKY_GERUNG_ratio-16x9

DPR memasukkan komunisme, Marxisme dan Leninisme sebagai paham terlarang dalam revisi R-KUHP. Bagi setiap orang yang menyebarkan ajaran tersebut di muka publik... read more »

More from Artikel

presiden joko widodo didampingi ibu negara iriana joko widodo berjalan menuju monumen pancasila sakti, lubang buaya, jakarta timur, kamis (1/10). hari kesaktian pancasila diperingati untuk mengenang jasa tujuh pahlawan revolusi korban peristiwa g30s/pki tahun 1965. antara foto/m agung rajasa/15.

Fitnah dalam Sejarah Tari Harum Bunga

Oleh: Indira Ardanareswari – 28 Oktober 2019 Kisah fitnah tentang perempuan-perempuan yang melakukan tarian telanjang Harum Bunga semakin langgeng dalam narasi sejarah Orde... read more »

SOSOK ANWAR CONGO (MEMAKAI HELM TENTARA), DICUPLIK DARI SALAH SATU ADEGAN DOKUMENTER TRAGEDI PEMBANTAIAN 1965 THE ACT OF KILLING.

Jagal Bernama Anwar Congo Itu Telah Pergi, Tapi Luka Tragedi 1965 Tetap Tak Terobati

Oleh Adi Renaldi – 28 Oktober 2019, 3:43pm Presiden Joko Widodo makin terlihat tak peduli pada penyelesaian kasus pelanggaran HAM berat di periode kedua. Mobilisasi anggota ormas... read more »

Seorang anggota Pergerakan Wanita Indonesia (Gerwani) berbicara di sebuah upacara untuk memperingati pendirian organisasi. (wikimedia commons/Suara Indonesia. 25 January 1954)

Tokoh Gerwani, SOBSI, dan BTI yang Ditangkap Karena Membela Sukarno

Oleh: Indira Ardanareswari – 23 Oktober 2019 Sejumlah aktivis perempuan yang ditangkap setelah PKI dinyatakan terlarang disebut “tapol perempuan masa epilog”.  “Memang aku... read more »

Pendem Ambarawa Fortress  Rosa Panggabean

Sepotong Ingatan dari Kamp Yang Berubah

Rosa Panggabean – 09 Oct 2019 Pada September 1965, beredar rumor bahwa terdapat sejumlah oknum tentara yang merencanakan kudeta terhadap kepemimpinan Presiden Soekarno. Merespon rumor... read more »

Sumber foto: Koleksi  Er. Siregar

Amir Sjarifuddin: Pendiri TNI, Mati Didepan Regu Tembak TNI

Broer Martin “Tentara harus memiliki satu persepsi perjuangan, tidak terkotak-kotak oleh kepentingan politik dan tidak mengabdi kepada kekuasaan yang menindas rakyat. Tentara harus mengabdi... read more »