Artikel

Latest News on Artikel
Foto bersama Trubus, Suromo, Sudarso dan Hendra Gunawan. [Misbach Tamrin]
100 Tahun Maestro Hendra Gunawan

100 Tahun Maestro Hendra Gunawan

Catatan:  Misbach Tamrin* Dalam khazanah senirupa modern Indonesia yang telah mentradisi dalam sejarah. Kita punya 3 tokoh seniman perupa senior (old-master). Yaitu Affandi, Sudjojono dan Hendra Gunawan. Merupakan tiga serangkai (triumvirat) senirupa yang kita miliki. Juga boleh dibilang... read more »

je-ju
Mari belajar dari proses perdamaian Kore...

Mari belajar dari proses perdamaian Korea

Saskia E. Wieringa* | Amsterdam | Kamis, 19 Juli 2018 |12:08  Pada akhir Juni, saya menghadiri 2018 Jeju Forum for Peace and Prosperity. Jeju adalah pulau yang populer di selatan daratan Korea dan telah menjadi lokasi dari acara tingkat tinggi ini sejak tahun 2001, ketika peringatan satu tahun... read more »

ilustrasi : [googling]
“Jenderal, di manakah kubur mereka..?” [...

“Jenderal, di manakah kubur mereka..?” [3]

Oleh: Yoseph T Taher Dari nama-nama yang ditelusuri oleh para tapol di RTM/TPU Pekanbaru setelah “pembebasan umum” yang terpaksa dilakukan oleh Pemerintah Soeharto pada 20 Desember 1977, tercatat sejumlah 40 orang Tapol yang sempat “diambil malam dan dilenyapkan” dari TPU/RTM Pekanbaru... read more »

ilustrasi : [googling]
“Jenderal, di manakah kubur mereka..?” [...

“Jenderal, di manakah kubur mereka..?” [2]

Oleh: Yoseph T Taher Di seluruh pelosok daerah, pihak militer menangkapi orang-orang yang yang diduga PKI, dan menjadi anggota atau simpatisan organisasi Pemuda Rakyat, Gerwani, SOBSI, BTI, Lekra, dan sebagainya. Rumah Tahanan Militer menjadi penuh sesak, namun penangkapan masih terus berlangsung.... read more »

ilustrasi : [googling]
“Jenderal, di manakah kubur mereka...

“Jenderal, di manakah kubur mereka..?” [1]

Oleh: Yoseph T Taher 1 Oktober 1965 merupakan titik awal masa kegelapan bumi Indonesia. Enam Jenderal, petinggi Angkatan Darat Indonesia, diculik dan dibunuh oleh para militer dibawah pimpinan Letkol. Untung Samsuri dalam suatu gerakan yang dinamakan “Gerakan 30 September” atau disingkat... read more »

Subscribe to Opini

Opini

Ilustrasi: Aksi Kamisan tak pernah diindahkah oleh negara. Tirto/Lugas

20 Tahun Reformasi: Macetnya Kasus-Kasus Pelanggaran HAM

Oleh: Haris Azhar – 21 Mei 2018 Setelah 20 tahun reformasi, bangsa Indonesia masih tertatih dengan keadilan, kebenaran, dan kemanusiaan. Peristiwa 12 Mei 1998 dikenang sebagai titik penting... read more »

kartini-school

Kartini

Penulis: Anton DH Nugrahanto. Arti penting Kartini itu bukan di sosoknya, tapi di idee-nya. Jadi pada masa pergerakan 1920-an banyak tokoh-tokoh pemikir memerlukan simbol idee pergerakan perempuan di Indonesia, maka ketemu lah idee Kartini ini yang tulisan-tulisannya dulu diterbitkan oleh Pemerintah Hindia Belanda sebagai bagian dari politik etis... read more »

Kesaksian Banser Sumardi: “Tapol 65 Diperas”...

Sumardi, aktivis Banser GP Ansor Purwodadi [Foto: BU]

Apa saja yang terjadi di seputar Geger Gestok ’65 yang secara nasional diikuti oleh tumbangnya kekuasaan Soekarno sebagai Presiden RI pertama?  Lalu naik... read more »

Semua Orang Tahu Ada yang Salah pada Peristiwa 1965

Foto: Canacopegdl

Shanti Norita | 1 Februari 2018 Saya masih ingat jelas pada malam menjelang 30 September. Ketika masih di sekolah dasar, saya sangat menanti-nanti malam... read more »

Pengungkapan Kebenaran Dulu, Baru Rekonsiliasi

Gubernur Lemhanas Letjen TNI (Purn.) Agus Widjojo. Foto: Nugroho Sejati/Historia.

Aryono | Rabu 03 Januari 2018 WIB Pengantar Arif Harsana: Saya sependapat dengan tanggapan bung Harry Wibowo , bahwa pernyataan Agus Wijoyo tidak... read more »

Subscribe to Wawancara

Wawancara

Menurut Agus Widjojo, penulisan ulang sejarah tidak bisa dilakukan tanpa rekonsiliasi. [BBC INDONESIA]

Soal dokumen rahasia AS, Agus Widjojo: Isu hantu komunis masih la...

19 Oktober 2017 Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Letnan Jenderal (Purn) Agus Widjojo mengatakan isu komunis akan selalu digunakan oleh mereka yang mempunyai kepentingan tertentu dan... read more »

TIRTOID-ROCKY_GERUNG_ratio-16x9

Rocky Gerung: “Ketakutan Muncul Negara Komunis Sebenarnya Sudah Tak Ada”

DPR memasukkan komunisme, Marxisme dan Leninisme sebagai paham terlarang dalam revisi R-KUHP. Bagi setiap orang yang menyebarkan ajaran tersebut di muka publik akan diganjar dengan hukuman pidana 4 tahun penjara. Sedangkan orang yang menyebarkan paham tersebut dengan tujuan mengganti dasar negara akan dikenai sanksi pidana 7 tahun penjara. Rocky... read more »

Wawancara Dengan Dr Soebandrio, Kepala Badan Pusat Inte...

seword_pki-3

BY: ERIKA EBENER  | SEPTEMBER 27, 2017 Itu judul yang saya temukan disebuah majalah tempo dulu. Bukan majalah Tempo, tapi majalah jadul yang bernama... read more »

Mereka Menghormati Saya Sebagai Indonesia

illustrasi: Museum Franz Kafka di Prague [Foto: Alamy]

Oleh Martin Aleida Tak mudah untuk memenangkan hati seseorang yang terdampar selama setengah abad di daratan luas dan jauh. Apalagi dalam pertemuan pertama.... read more »

[WAWANCARA] Simposium Tragedi 65, Ini Rekomendasi Tim P...

kbr_simposium1

Kamis, 19/05/2016 21:15 WIB | Oleh: Ika Manan KBR, Jakarta – Selama sekira satu bulan, tim perumus menggarap rekomendasi pasca Simposium Nasional  ... read more »

More from Artikel

(credit: parole.wordpress)

Menyaksikan jiwa-jiwa yang dibantai: Mengajarkan Tragedi 1965 melalui Sastra

  Oleh: Yoseph Yapi Taum 1 ABSTRAK Pembelajaran rekonsiliasi mengenai tragedi 1965 dapat dilakukan melalui sastra. Tiga buah karya sastra berbentuk cerpen yang berlatar belakang... read more »

monga_emas1

Petaka Tambang Emas di Pulau Buru

Oleh: Nurdin Tubaka [Pulau Buru] 10 June 2018 Tenda-tenda biru dari terpal tampak memenuhi beberapa bagian di gunung ini. Letak tenda berdekatan dan tak beraturan. Pondok-pondok itu adalah... read more »

CINDAGA: Runtuhan Jembatan Cindaga yang ambrol pada 27 Juni 2011 kini tinggal puingnya. Tetapi jembatan ini menyimpan kisah tragedi pembantaian tak kurang dari 300-an Tapol 65 . Seseorang penyintas tragedi 65 menunjukkan bekas lokasi hanyutnya mayat korban pembantaian [Foto: Humas YPKP 65]

Kisah Kelam Jembatan Cindaga

Senin, 27 Juni 2011 pagi itu cerah ketika Sumarno (kini 39 tahun) warga Banyumas asal Desa Rawalo berada di atas jembatan Serayu setelah memarkir motor Supra miliknya. Masa itu orang... read more »

pram_bbc

Mengenal Pramoedya Ananta Toer lebih dekat lewat catatan dan surat-surat

Sastrawan kawakan Pramudya Ananta Toer, yang karyanya selama ini menjadi inspirasi orang dalam memaknai sejarah perjuangan di tengah penindasan, ternyata memiliki sisi-sisi lain yang tak... read more »

Di Gedung Agung Yogyakarta, Oemiyah dan Ngaisyah menurunkan bendera Jepang pada September 1945. Sumber: Wikimedia.org.

Perempuan Yogyakarta dalam Perjuangan

Nur Janti | 21 Aperil 2018; 14.00 wib Para perempuan Yogyakarta memanfaatkan apa saja, termasuk menyamar, untuk menjaga laju perjuangan. Tak sedikit yang kehilangan nyawa. TANPA menghiraukan para... read more »