Sejarah

Latest News on Sejarah
Dalam pembantaian 1965-66, yang menjadi korban adalah orang-orang yang menjadi bagian dari PKI serta orang-orang yang dituduh sebagai komunis.
Pembantaian di Indonesia 1965–1966

Pembantaian di Indonesia 1965–1966

Pembantaian di Indonesia 1965–1966 adalah peristiwa pembantaian terhadap orang-orang yang dituduh komunis di Indonesia pada masa setelah terjadinya Gerakan 30 September (G30S/PKI) di Indonesia. Diperkirakan lebih dari setengah juta orang dibantai dan lebih dari satu juta orang dipenjara... read more »

soemarsono_suryaanta
In Memoriam Soemarsono: Tokoh Madiun 194...

In Memoriam Soemarsono: Tokoh Madiun 1948, Penggagas Hari Pahlawan

Wilson Obrigados* | 11 Januari 2019 Pagi 8 Januari 2019, saya menelepon Panti Soemarsono, menyampaikan rasa duka cita yang dalam ketika mendengar Soemarsono Wafat. Panti, anak dari Soemarsono, menceritakan kronologis wafatnya Soemarsono setelah dirawat dirumah sakit. “Bapak sudah pergi dengan... read more »

Anggota Pemuda Rakyat, sayap pemuda Partai Komunis Indonesia (PKI), ditahan oleh milter (30/10/65). FOTO/AP
Pembunuhan Massal 1965: Bermula dari Ace...

Pembunuhan Massal 1965: Bermula dari Aceh, Diulangi selama DOM

Buku ’65 yang Terbit pada 2018 Oleh: Irma Garnesia, Jess Melvin – 26 Desember 2018 The Army and the Indonesian Genocide merekonstruksi peristiwa pembantaian 1965-66 melalui dokumen-dokumen resmi militer. Suatu hari pada 2010, saya kembali dari bekas gedung arsip setempat bersama... read more »

AMIR SJARIFOEDDIN: Menziarahi makam Amir Sjarifoeddin di Karanganyar, Surakarta [Foto: Kostrad Priya]
19 Desember 1948 | Amir Sjarifuddin Diek...

19 Desember 1948 | Amir Sjarifuddin Dieksekusi Mati

  Catatan: Martin L Hari ini tepat 70 tahun lalu Amir Sjarifuddin bersama 10 orang kawannya menjalani eksekusi mati di desa Ngaliyan, Karanganyar. Sebelum ditembak, Amir dkk dibariskan di tepi lubang besar yang dipersiapkan sebagai kuburan bagi mereka. Sambil berbaris mereka menyanyikan lagu... read more »

JEJU 4.3: The Chairperson of the Central 65 YPKP, Bedjo Untung, delivered an International Conference speech and lecture material at the "Jeju4.3 International Conference for the 70th Anniversary" event in the island city of Jeju, South Korea (4/10). [Photo: YPKP'65]
Genosida Indonesia 1965: Perang Dingin d...

Genosida Indonesia 1965: Perang Dingin dan Keterlibatan Amerika Serikat

Oleh Bedjo Untung Pendahuluan Saudara- saudara peserta Symposium Internasional  untuk  Kebenaran dan Keadilan yang saya hormati. Pertama-tama saya ucapkan terima kasih yang tak terhingga atas kesempatan yang diberikan kepada saya sehingga saya bisa berdiri di hadapan saudara-saudara di Pulau... read more »

More from Sejarah

ilustrasi: Tayangan Film Pengkhianatan G30S/PKi di sebuah TV swasta

Hoax di Film Pengkhianatan G30S

Oleh: P Hasudungan Sirait Mata para jenderal pahlawan revolusi dicongkel dan alat kelaminnya disayat-sayat serta dipotong? Gambaran yang ada di film yang bertolak dari karya Brigjen Nugroho... read more »

andeas_DN

Sekilas Tempo Doeloe [4]

Membebaskan Aidit dan Ruslan Widjajasastra Oleh: Andreas JW Entah ini karena faktor kebetulan atau memang sudah diperhitungkan, hanya selang beberapa jam setelah eksekusi terhadap 11 tapol... read more »

twocol-thumb.jpg

Sekilas Tempo Doeloe [3]

Oleh: Andreas JW Gagal Menyelamatkan Bung Amir Di tengah-tengah kerja keras mengkonsolidasi partai, suatu hari saya mendapat informasi dari seorang kader partai bernama Slamet Mamik alias... read more »

Keterangan foto:
Sitihinggil Kraton Kasunanan Surakarta. [doc]

Sekilas Tempo Doeloe [2]

Menjadi Sekretaris SC  Sekitar akhir tahun 1946 atau awal tahun 1947, ketika itu saya masih sebagai kader muda partai, di Solo diselenggarakan Konferensi Nasional PKI, bertempat di... read more »

Ilustrasi: Alimin [Kredit Foto: hariansejarah.net]

Sekilas Tempo Doeloe [1]

Oleh: Andreas JW Mengenal Alimin Kira-kira awal 1946, pimpinan Jawatan Penerangan Jawa Tengah, Suwito Kusumowidagdo; mendengar kabar ada seorang tokoh komunis Angkatan 1926, bernama Alimin; pulang ke... read more »