GEMPAR!! Komnas HAM Sebut Tedjo dan Luhut Lebih Baik dari Wiranto

53 Viewed Redaksi 0 respond
bruniq_wir
October 24, 2017

JAKARTA — Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyebut komunikasi dengan Kemenkopolhukam terkait kasus 1965 tersendat saat dipimpin Wiranto.

Komisioner Komnas HAM, Muhammad Nurkhoiron mengatakan komitmen penuntasan kasus peristiwa 1965 lebih terbaca saat Menkopolhukam dijabat Tedjo Edhy Purdijatno dan Luhut Binsar Panjaitan.

“Ketika Menko nya Wiranto, kami komunikasi Komnas HAM dengan pemerintah jadi jauh, untuk memikirkan upaya penyelesaian, saya sendiri tidak tahu apa yang pemerintah lakukan, kalau gerakan meredup, akan jadi masalah nanti ke depan,” kata Nurkhoiron saat menerima sejumlah perwakilan korban peristiwa 65, di kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Selasa (24/10/2017).

Nurkhoiron mengatakan pihaknya berkali-kali menggelar pertemuan dengan Tedjo dan Luhut untuk penuntasan kasus pelanggaran HAM berat masa lalu, termasuk peristiwa 65.

“Perbedaannya (dengan Wiranto), komunikasinya kurang baik, artinya kurang aktif untuk menyatakan, apa sih komitmennya, dan bagaimana bisa menyelesaikan bersama-sama, dan saling berkordinasi, kita tidak tahu komitmennya apa,” katanya.

Selama bertahun-tahun, berkas terkait peristiwa 65 “bolak-balik” dari Kejaksaan ke Komnas HAM.

Sebab, Kejaksaan menganggap berkas yang disusun Komnas HAM kurang mumpuni.

Salah satu kendala pengungkapan kasus tersebut, Pemerintah masih belum bisa membuka komunikasi dengan pihak militer dan kelompok Islam, yang terlibat peristiwa 1965.

Sumber: Bruniq.Com
Don't miss the stories follow YPKP 1965 and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Bedjo Untung dan beberapa anggota YPKP 65 saat menyambangi Kemenkopolhukam, Mei lalu terkait korban pembunuhan 1965. (Foto: CNN Indonesia/Andry Novelino)

Ditemukan, 10 Kuburan Massal Baru Korban Pembunuhan 1965

KOMNAS HAM: Komisioner Komnas HAM, Nurkhoiron menerima aduan (24/10) YPKP 65 di kantornya, Jl Latuharhary Jakarta [Foto: Humas YPKP 65]

Menyoal Komnas HAM Mati Langkah

Related posts
Your comment?
Leave a Reply