Author Archives Redaksi

Malam 30 September 1965: Sukarno di rumah Dewi; Soeharto menunggu anaknya yang sakit di RSPAD, lalu pulang ke rumahnya. tirto.id/Deadnauval
30 September 1965 | Drama G30S 1965: di ...

30 September 1965 | Drama G30S 1965: di Mana Mereka di Malam Jahanam Itu?

Oleh: Petrik Matanasi – 30 September 2019 Malam 30 September 1965, Soeharto tidur di rumahnya, begitu juga para jenderal yang diculik. Sementara Sukarno di rumah istri mudanya. Malam itu, 30 September 1965, tepat hari ini 54 tahun lalu, sang jenderal terpaksa harus berada di Rumah Sakit Pusat... read more »

Lokasi diduga kuburan massal PKI di Tanah Kafir, Cipari, Cilacap, Jawa Tengah. (Foto: Liputan6.com/Muhamad Ridlo)
Malam Mencekam di Tanah Kafir, Kuburan M...

Malam Mencekam di Tanah Kafir, Kuburan Massal PKI di Cilacap

Muhamad Ridlo – 27 Sep 2019, 01:00 WIB Cilacap – Mendadak, langit yang sedari pagi begitu terik berubah suram. Awan hitam bergelayut mengiringi keberangkatan kami ke lokasi kuburan massal PKI di Cilacap. Hujan menyulitkan perjalanan kami di medan menanjak dan terjal ini.... read more »

indonesia-killing
Memetakan pembunuhan 1965-66 di Jawa Tim...

Memetakan pembunuhan 1965-66 di Jawa Timur

26 Sep 2019 | Oleh: Siddarth Chandra Sejak jatuhnya Suharto pada tahun 1998, banyak yang telah ditulis tentang pembunuhan yang terkait dengan apa yang disebut Gerakan 30 September. Suatu badan kerja yang tumbuh telah muncul yang menggambarkan pengalaman orang-orang yang sering tidak bersalah yang... read more »

militan-MahasiswaJogja
Editorial | Reformasi yang Dikhianati!

Editorial | Reformasi yang Dikhianati!

Selasa, 24 September 2019 | Militan Indonesia  Buruh, tani, kaum miskin kota, dan terutama kaum mahasiswa di seluruh Indonesia tengah bergerak bersama untuk menentang pemerintahan Jokowi. Belum lagi dilantik untuk masa jabatannya yang kedua, rejim ini sudah mencoba memaksakan sejumlah kebijakan... read more »

YPKP 65: Chairperson of YPKP 65, Bedjo Untung, explained to his guest during the Napak Tilas Prison field visit and the 1965 Political Prisoners Concentration Camp in Tangerang Photo Credit: YPKP'65 [hum]
Commemoration of the “Orba” Prison in Ta...

Commemoration of the “Orba” Prison in Tangerang*

The years between 1965-1979 were the bleakest times in Indonesia, especially in the political and humanitarian fields. Hunting, arrest, imprisonment, kidnapping, rape of women, seizure of property and slaughter of people; afflict many people who are active in the movement. And it is widespread... read more »

KAMP KERJAPAKSA: Dari arah sebrang sungai Cisadane, Bedjo Untung menunjukkan eks lokasi kamp kerjapaksa yang terbentang seluas 110 hektar dan terbagi dalam 2 blok yang berbeda. Sebagaimana diketahui, Bedjo Untung pernah dipenjara di RTC Tangerang dan menjadi pekerja paksa di kamp Cikokol ini [Foto: YPKP65/Humas}

Napak Tilas Penjara Tapol Orba di Tangerang

Tahun antara 1965-1979 adalah masa-masa paling suram di Indonesia, terutama di lapangan politik dan kemanusiaan. Perburuan, penangkapan, pemenjaraan, penculikan, perkosaan perempuan,... read more »

TABUR BUNGA: Ketua YPKP 65 Pusat Bedjo Untung bersama para peziarah melakukan tabur bunga di lokasi kuburan massal korban Tragedi 65 di Pandanwangi, Pemalang (28/8). [Foto: YPKP'65/Hum]

Suara Keadilan dari Kuburan Massal

Tabur bunga di kuburan massal korban Tragedi 1965-66 Pemalang [3]  Di Pemalang ada begitu banyak guru disangkutkan dengan PKI, lalu kepada para pendidik ini dituduhkan keterlibatannya... read more »

PEZIARAH: Ratusan peziarah bergambar bersama di dekat lokasi kuburan massal Penggarit, Taman, Pemalang (25/8) seusai melaksanakan prosesi tabur bunga. [Foto: YPKP’65/Hum]

Kuburan Massal Penggarit Tak Boleh Hilang

Tabur bunga di kuburan massal korban Tragedi 1965-66 Pemalang [2] Dari kabin belakang mobil pengangkut para peziarah, yang didominasi ibu-ibu korban dan penyintas tragedi Gestok 1965,... read more »

SOKAWATI: Para peziarah tengah berdoa dalam serangkaian prosesi tabur bunga di lokasi Kuburan massal 13 orang korban Tragedi 65 di kompleks pemakaman umum Sokawati, Ampelgading. Prosesi ziarah yang dikoordinir YPKP 65 Cabang Pemalang ini mendapat perhatian dan penjagaan aparat polisi.  [Foto: Humas YPKP 65]

Dulawi dikubur hidup-hidup di Sokawati

Tabur bunga di kuburan massal korban Tragedi 1965-66 Pemalang [1] “ Pada suatu malam ayah saya Dulawi yang tinggal di desa Karangasem, dijemput serombongan orang dan dinaikkan ke atas... read more »

illustrasi: ist

Cerpen | Coblos dengan Air Sirih-Pinang

Oleh Dadolin Murak** Sungguh anggun ferik,1 mama  Carmen memakai kebaya dan tais2. Pagi-pagi buta, ayam baru saja berkokok, matahari belum keluar dari peraduannya, ferik Carmen telah bangun. Merebus... read more »