Mass-Graves

Latest News on Mass-Graves
JEJU: Pulau “vulcano” terbesar di semenanjung Korea yang merubah dirinya dari “pulau kematian” pasca genosida 1948-1954 menjadi “pulau perdamaian” yang bernilai sejarah dan menjadikan Pulau Jeju sebagai pilihan destinasi utama pariwisata Korea Selatan [Foto: Humas YPKP’65]
Jeju4.3 dan Korelasinya bagi Indonesia

Jeju4.3 dan Korelasinya bagi Indonesia

Sekilas tentang Jeju4.3 Jeju4.3 (Jeju 3 April; dibaca:Jeju Sa-sam Sageon_Kor) adalah penanda dokumenter untuk tragedi pulau Jeju yang terjadi antara 1948-1954, suatu peristiwa pembasmian massal atas penduduk pulau terbesar di semenanjung Korea. Peristiwa ini diawali pemberontakan bersenjata... read more »

JEJU 4.3: Ketua YPKP 65 Bedjo Untung menyampaikan ceramah pada event "Jeju4.3 International Conference for the 70th Anniversary", dalam rangka memperingati 70 tahun pembasmian massal (genosida) penduduk Pulau Jeju (4/10) di Semenanjung Korea [Foto: Humas Ypkp 65]
Kejahatan Genosida Asia Dibahas di Pulau...

Kejahatan Genosida Asia Dibahas di Pulau Jeju

Catatan dari Jeju 4.3 International Conference for the 70th Anniversary Konferensi Internasional yang bertujuan menyiapkan platform bersama dalam menangani kejahatan “genosida” di beberapa negara Asia, sukses digelar di kota Jeju (Jeju-do) di pulau Jeju (Jeju-si) Semenanjung Korea; pada... read more »

JEJU 4.3: The Chairperson of the Central 65 YPKP, Bedjo Untung, delivered an International Conference speech and lecture material at the "Jeju4.3 International Conference for the 70th Anniversary" event in the island city of Jeju, South Korea (4/10). [Photo: YPKP'65]
Genosida Indonesia 1965: Perang Dingin d...

Genosida Indonesia 1965: Perang Dingin dan Keterlibatan Amerika Serikat

Oleh Bedjo Untung Pendahuluan Saudara- saudara peserta Symposium Internasional  untuk  Kebenaran dan Keadilan yang saya hormati. Pertama-tama saya ucapkan terima kasih yang tak terhingga atas kesempatan yang diberikan kepada saya sehingga saya bisa berdiri di hadapan saudara-saudara di Pulau... read more »

MASS-GRAVES: Slamet, 73, penyintas Tragedi 65 Lampung Timur menunjukkan salah satu dari 8 lokasi kuburan massal korban Tragedi 65 di daerahnya (15/9). [Foto: Humas YPKP'65]
Lampung Timur: Temuan 8 Lokasi Kuburan M...

Lampung Timur: Temuan 8 Lokasi Kuburan Massal Korban Tragedi 65 [1]

Meski matahari telah condong ke barat namun panasnya masih terasa saat menapaki koridor yang menghubungkan lambung kanan kapal ferry begitu sandar di dermaga pelabuhan Bakauheni siang itu. Diantara kami yang bertolak dari pelabuhan Merak 2,5 jam lalu, ada seorang doktor yang sengaja ambil cuti mata... read more »

ilustrasi : [googling]
“Jenderal, di manakah kubur mereka..?” [...

“Jenderal, di manakah kubur mereka..?” [3]

Oleh: Yoseph T Taher Dari nama-nama yang ditelusuri oleh para tapol di RTM/TPU Pekanbaru setelah “pembebasan umum” yang terpaksa dilakukan oleh Pemerintah Soeharto pada 20 Desember 1977, tercatat sejumlah 40 orang Tapol yang sempat “diambil malam dan dilenyapkan” dari TPU/RTM Pekanbaru... read more »

More from Mass-Graves

ilustrasi : [googling]

“Jenderal, di manakah kubur mereka..?” [2]

Oleh: Yoseph T Taher Di seluruh pelosok daerah, pihak militer menangkapi orang-orang yang yang diduga PKI, dan menjadi anggota atau simpatisan organisasi Pemuda Rakyat, Gerwani, SOBSI,... read more »

INVESTIGASI: Investigasi Kuburan Massal dilakukan YPKP 65 secara berkelanjutan dengan melibatkan langsung para korban, penyintas dan keluarganya di berbagai daerah. Gambar di atas diambil saat menziarahi lokasi kuburan massal di Pasarmiring Deliserdang (14/03), Sumatera Utara. Verifikasi temuan lokasi pembantaian dan kuburan massal ini, lebih dari fakta atas jejak kejahatan kemanusiaan rezim Orba di masa lalu; juga sebagai upaya merawat ingatan kolektif, terapi “trauma-healing” para korban [Foto: Humas YPKP 65]

Investigasi Kuburan Massal, Sumbangan Penting Kemanusiaan

Editorial “Soeara Kita” Edisi No. 158 – XIX Apa yang dilakukan YPKP 65 sebagai sebuah lembaga penelitian berfokus pada fakta spesifik korban genosida politik tragedi... read more »

Ilustrasi Putri HB I yang Membantai Orang Tionghoa. tirto.id/Fiz

Sejarah Indonesia | Kisah Kelam Pembantaian di Tepi Sungai Bengawan Solo

Oleh: Iswara N Raditya – 31 Maret 2018 Sekitar seratus orang Tionghoa tewas dalam penyerbuan yang dipimpin oleh Raden Ayu Yudakusuma pada 1825. “Tanpa mempedulikan jerit dan... read more »

IMG_0050

Ziarah Sunyi ke Makam Ramli

“tak boleh lagi kembali ke jalan senyap setengah abad yang bisu sudah lebih lampaui waktu” [Jalan Senyap, dari Antologi Puisi “Kayusula”, Aris Panji Ws; 2017]    Saat masih... read more »

MASS-GRAVES: Waduk Nglangon di Kradenan, Purwodadi, Grobogan. Keindahannya menyimpan beban dan hutang sejarah lantaran pernah digunakan militer orde baru untuk membunuh dan membuang mayat tapol dalam Tragedi paska Oktober 1965. Pembunuhan terbesar terjadi terutama pada tahun 1965-1969 {Foto: BU]

Menelusuri Kuburan Massal Korban Tragedi 1965

Oleh: Bedjo Untung Waduk  Nglangon Kradenan Purwodadi, Tempat  Eksekusi  Tapol  1965-1968 Purwodadi – Di saat umat Tionghoa merayakan Imlek pada Jum’at (16/02/2018), Tim Investigasi YPKP... read more »