Author Archives Redaksi

UNGKAP: Keberanian Warli untuk membuka dan bahkan menunjukkan lokasi pembantaian dan kuburan massal para korban Genosida 1965 di desanya, pantas diapresiasi. Kebenaran harus diungkap dan dibuka seterang-terangnya [Foto: Humas YPKP 65]
Berani Mengungkap Kebenaran 1965

Berani Mengungkap Kebenaran 1965

Catatan dari Tuban Warli, 71 tahun, bukan lah korban tragedi Genosida 1965, begitu juga orangtuanya. Bahkan boleh dibilang ia membantu operasi pembunuhan orang-orang yang dituduh PKI di Tuban, daerah kelahirannya.  Tetapi belakangan ia  menyadari bahwa ternyata orang seperti dirinya adalah... read more »

ZIARAH: Ketua YPKP 65 Pusat Bedjo Untung dan Sekretaris Eddy Sugiyanto bersama keluarga korban Genosida 65 tengah berziarah di makam desa Kunci Sidareja (10/10/2019) | Foto: Humas YPKP 65
Ziarah Makam Mendiang Asmoe [1]

Ziarah Makam Mendiang Asmoe [1]

Praktik #Genosida1965_66 pasca Gestok yang dengan cepat merambat ke daerah –terutama- Jawa Tengah, bukan lah cerita hitam-putih dari mereka yang kalah. Ini bukan perkara kalah menang berpolitik, yang oleh beberapa fihak disebut sebagai resiko ikutannya. Karena apa? Karena berdemokrasi, yang... read more »

Ilustrasi pembantaian 1965 (Andreas Iswinarto)
“Saya Bukan Kriminal”

“Saya Bukan Kriminal”

Oleh: Andre Barahamin | 26 April 2019 Seorang anak muda, dipenjara dengan semena-mena dan mesti menjalani hidup penuh diskriminasi karena terseret pusaran pembantaian manusia Indonesia di tahun 1965 RAMBUT JOSEPH KALENGKONGAN hampir semuanya ditutupi uban saat saya menemuinya di tahun 2006. Kami... read more »

Istri almarhum Munir, Suciwati mengikuti aksi Kamisan ke-552 di Jakarta, Kamis (6/9/2018). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Jaksa Agung Sebut Sulit Usut Kasus HAM B...

Jaksa Agung Sebut Sulit Usut Kasus HAM Berat, Suciwati: Alasan Saja

Oleh: Fadiyah Alaidrus – 7 November 2019 Suciwati menilai langkah-langkah yang selama ini diambil Kejaksaan Agung hanyalah cara untuk melepas tanggung jawabnya dalam penegakan hukum dan HAM. Suciwati, istri almarhum aktivis hak asasi manusia (HAM) Munir Said Thalib, menilai argumen-argumen... read more »

soeharto
Membunuh Palu Arit di Utara Celebes

Membunuh Palu Arit di Utara Celebes

Oleh: Andre Barahamin – 7 November 2019 Beberapa orang, bercerita tentang masa-masa kritis di awal Oktober 1965. Mengisahkan teror yang berlangsung di jazirah utara Sulawesi. MAHADI SIMBALA baru saja menamatkan sekolahnya dan merupakan anggota pimpinan tingkat kabupaten Bolaang Mongondow... read more »

Poncke Princen

Poncke Princen

Haji Johannes Cornelis (H.J.C.) Princen, lebih dikenal sebagai Poncke Princen (lahir di Den Haag, Belanda, 21 November 1925 – meninggal di Jakarta, 22 Februari 2002 pada umur 76 tahun)... read more »

presiden joko widodo didampingi ibu negara iriana joko widodo berjalan menuju monumen pancasila sakti, lubang buaya, jakarta timur, kamis (1/10). hari kesaktian pancasila diperingati untuk mengenang jasa tujuh pahlawan revolusi korban peristiwa g30s/pki tahun 1965. antara foto/m agung rajasa/15.

Fitnah dalam Sejarah Tari Harum Bunga

Oleh: Indira Ardanareswari – 28 Oktober 2019 Kisah fitnah tentang perempuan-perempuan yang melakukan tarian telanjang Harum Bunga semakin langgeng dalam narasi sejarah Orde... read more »

SOSOK ANWAR CONGO (MEMAKAI HELM TENTARA), DICUPLIK DARI SALAH SATU ADEGAN DOKUMENTER TRAGEDI PEMBANTAIAN 1965 THE ACT OF KILLING.

Jagal Bernama Anwar Congo Itu Telah Pergi, Tapi Luka Tragedi 1965 Tetap Tak Terobati

Oleh Adi Renaldi – 28 Oktober 2019, 3:43pm Presiden Joko Widodo makin terlihat tak peduli pada penyelesaian kasus pelanggaran HAM berat di periode kedua. Mobilisasi anggota ormas... read more »

sk-0001

Terbitan Soeara Kita

Soeara Kita | Edisi No. 158 – XIX Soeara Kita | Edisi No. 159 – XIX Soeara Kita | Edisi No. 160 – XIX Soeara Kita | Edisi No. 161 – XX Soeara Kita | Edisi No. 162... read more »

Seorang anggota Pergerakan Wanita Indonesia (Gerwani) berbicara di sebuah upacara untuk memperingati pendirian organisasi. (wikimedia commons/Suara Indonesia. 25 January 1954)

Tokoh Gerwani, SOBSI, dan BTI yang Ditangkap Karena Membela Sukar...

Oleh: Indira Ardanareswari – 23 Oktober 2019 Sejumlah aktivis perempuan yang ditangkap setelah PKI dinyatakan terlarang disebut “tapol perempuan masa epilog”.  “Memang aku pengurus pusat... read more »