Tag Archives Kasus 65

saras-dewi-JP
Hak Asasi Manusia dan Ambivalensi Politi...

Hak Asasi Manusia dan Ambivalensi Politik

Oleh SARAS DEWI, Dosen Filsafat Universitas Indonesia – 20 April 2019, 18:35:10 WIB INGAR bingar pilpres dan pileg akhirnya usai sudah. Indonesia telah melaksanakan pemilu. Tapi, siapa pun yang menjadi pemenang harus ingat, masih banyak persoalan yang harus diselesaikan, khususnya terkait... read more »

Anggota Pemuda Rakyat, sayap pemuda Partai Komunis Indonesia (PKI), ditahan oleh milter (30/10/65). FOTO/AP
Pembunuhan Massal 1965: Bermula dari Ace...

Pembunuhan Massal 1965: Bermula dari Aceh, Diulangi selama DOM

Buku ’65 yang Terbit pada 2018 Oleh: Irma Garnesia, Jess Melvin – 26 Desember 2018 The Army and the Indonesian Genocide merekonstruksi peristiwa pembantaian 1965-66 melalui dokumen-dokumen resmi militer. Suatu hari pada 2010, saya kembali dari bekas gedung arsip setempat bersama... read more »

dhian
Negara (Masih) Mengukuhkan Kecemasan Mas...

Negara (Masih) Mengukuhkan Kecemasan Massal

Dhianita Kusuma Pertiwi | September 30, 2018 Bagi beberapa kelompok masyarakat di Indonesia, memasuki bulan September di setiap tahun terasa lebih menarik daripada perayaan kemerdekaan pada bulan sebelumnya. Jika pencapaian kemerdekaan negara pada 17 Agustus 1945 telah dianggap sebagai suatu hal... read more »

Para Tahanan Politik (TAPOL) G30S sedang melaksanakan salat Jumat (Foto: dok: Ariel Heryanto)
Mengatasi Kejenuhan Debat 1965

Mengatasi Kejenuhan Debat 1965

oleh: Ariel Heryanto |  Kamis 27 September 2018 – 16:15 Peristiwa berdarah 1965 di tanah air merupakan bagian terpenting sejarah negeri ini selama 70 tahun terakhir. Semasa berkuasa, rezim Orde Baru sibuk menyusun kisah tentang 1965 dengan menempatkan kelompok komunis dan pendukung Sukarno... read more »

small-archive-featured-thumb.jpg
Sekilas Tempo Doeloe [3]

Sekilas Tempo Doeloe [3]

Oleh: Andreas JW Gagal Menyelamatkan Bung Amir Di tengah-tengah kerja keras mengkonsolidasi partai, suatu hari saya mendapat informasi dari seorang kader partai bernama Slamet Mamik alias Pak Wardojo, suami dari Ibu Marni. Kader satu ini punya jaringan cukup luas. Dia juga handal menyusup dan... read more »

Keterangan foto:
Sitihinggil Kraton Kasunanan Surakarta. [doc]

Sekilas Tempo Doeloe [2]

Menjadi Sekretaris SC  Sekitar akhir tahun 1946 atau awal tahun 1947, ketika itu saya masih sebagai kader muda partai, di Solo diselenggarakan Konferensi Nasional PKI, bertempat di... read more »

je-ju

Mari belajar dari proses perdamaian Korea

Saskia E. Wieringa* | Amsterdam | Kamis, 19 Juli 2018 |12:08  Pada akhir Juni, saya menghadiri 2018 Jeju Forum for Peace and Prosperity. Jeju adalah pulau yang populer di selatan... read more »

ilustrasi : [googling]

“Jenderal, di manakah kubur mereka..?” [1]

Oleh: Yoseph T Taher 1 Oktober 1965 merupakan titik awal masa kegelapan bumi Indonesia. Enam Jenderal, petinggi Angkatan Darat Indonesia, diculik dan dibunuh oleh para militer dibawah... read more »

Soebandrio, salah satu loyalis Sukarno yang ditangkap. 
[Foto: Arsip Nasional Belanda]

Meringkus Loyalis Sukarno

Martin Sitompul  Kamis 15 Maret 2018 WIB Supersemar juga dijadikan alat untuk menangkap 15 menteri pendukung Sukarno. Sisi kelam menjelang terbitnya Orde Baru. CHAERUL Saleh tak pernah... read more »

YPKP 65: Sudarno, Ketua YPKP 65 Cabang Pekalongan di Kantor Komnas HAM, termasuk beberapa delegasi YPKP 65 Daerah lain, menyertai Ketua YPKP 65 Pusat melaporkan temuan akhir sejumlah 162 lokasi pembantaian dan kuburan massal korban tragedi 65 di berbagai daerah [Foto:  Doc.YPKP]

162 Lokasi Kuburan Massal Dilaporkan ke Komnas HAM

Yayasan Penelitian Korban Pembunuhan 1965/66 (YPKP 65) menyertakan perwakilan dari berbagai daerah, bersama organisasi korban tragedi 65 lainnya menemui komisioner Komnas HAM di Jakarta (22/1).... read more »