Tag Archives Kasus 65

andreas-jw_tempodulu
Sekilas Tempo Doeloe [3]

Sekilas Tempo Doeloe [3]

Oleh: Andreas JW Gagal Menyelamatkan Bung Amir Di tengah-tengah kerja keras mengkonsolidasi partai, suatu hari saya mendapat informasi dari seorang kader partai bernama Slamet Mamik alias Pak Wardojo, suami dari Ibu Marni. Kader satu ini punya jaringan cukup luas. Dia juga handal menyusup dan... read more »

Keterangan foto:
Sitihinggil Kraton Kasunanan Surakarta. [doc]
Sekilas Tempo Doeloe [2]

Sekilas Tempo Doeloe [2]

Menjadi Sekretaris SC  Sekitar akhir tahun 1946 atau awal tahun 1947, ketika itu saya masih sebagai kader muda partai, di Solo diselenggarakan Konferensi Nasional PKI, bertempat di Sitihinggil Kraton Kasunanan Surakarta. Konfernas kemudian dinyatakan sebagai Kongres IV, karena menghasilkan... read more »

je-ju
Mari belajar dari proses perdamaian Kore...

Mari belajar dari proses perdamaian Korea

Saskia E. Wieringa* | Amsterdam | Kamis, 19 Juli 2018 |12:08  Pada akhir Juni, saya menghadiri 2018 Jeju Forum for Peace and Prosperity. Jeju adalah pulau yang populer di selatan daratan Korea dan telah menjadi lokasi dari acara tingkat tinggi ini sejak tahun 2001, ketika peringatan satu tahun... read more »

ilustrasi : [googling]
“Jenderal, di manakah kubur mereka...

“Jenderal, di manakah kubur mereka..?” [1]

Oleh: Yoseph T Taher 1 Oktober 1965 merupakan titik awal masa kegelapan bumi Indonesia. Enam Jenderal, petinggi Angkatan Darat Indonesia, diculik dan dibunuh oleh para militer dibawah pimpinan Letkol. Untung Samsuri dalam suatu gerakan yang dinamakan “Gerakan 30 September” atau disingkat... read more »

Soebandrio, salah satu loyalis Sukarno yang ditangkap. 
[Foto: Arsip Nasional Belanda]
Meringkus Loyalis Sukarno

Meringkus Loyalis Sukarno

Martin Sitompul  Kamis 15 Maret 2018 WIB Supersemar juga dijadikan alat untuk menangkap 15 menteri pendukung Sukarno. Sisi kelam menjelang terbitnya Orde Baru. CHAERUL Saleh tak pernah menyangka, tanggal 18 Maret 1966 menjadi hari Jumat petaka dalam hidupnya. Wakil Perdana Menteri (Waperdam) III... read more »

YPKP 65: Sudarno, Ketua YPKP 65 Cabang Pekalongan di Kantor Komnas HAM, termasuk beberapa delegasi YPKP 65 Daerah lain, menyertai Ketua YPKP 65 Pusat melaporkan temuan akhir sejumlah 162 lokasi pembantaian dan kuburan massal korban tragedi 65 di berbagai daerah [Foto:  Doc.YPKP]

162 Lokasi Kuburan Massal Dilaporkan ke Komnas HAM

Yayasan Penelitian Korban Pembunuhan 1965/66 (YPKP 65) menyertakan perwakilan dari berbagai daerah, bersama organisasi korban tragedi 65 lainnya menemui komisioner Komnas HAM di Jakarta... read more »

GEGER GESTOK 65: Gumbul "Tirto Giri Kalangan" pada masa Tragedi 65 gagal dijadikan lokasi kuburan massal (mass-graves) meskipun telah diperintahkan otoritas militer masa itu {Foto: YPKP'65 Pacitan]

Cokrokembang, Bumi yang Menolak Jadi Kuburan Massal 65

Pucuk gunung Lawu (yang sekarang pajal bagian puncaknya) dalam suatu legenda tutur perbatasan Magetan – Ngawi tengah dipikul punakawan Semar, Gareng dan Petruk. Dari tempatnya,... read more »

Para prajurit bersenjata mengangkut para terduga anggota Pemuda Rakyat, pada 10 Oktober 1965, dua hari sebelum diumumkannya penangkapan Letkol Untung. [BETTMANN / GETTY IMAGES]

Peristiwa G30S 1965, penumpasan PKI, dan hari-hari sesudahnya

30 September 2017 Peristiwa Gerakan 30 September dan langkah pembalasannya meninggalkan luka begitu mendalam hingga hari ini. Tanggal 30 September malam, sejumlah prajurit Tjakrabirawa... read more »

Hasanudin Abdurakhman (Ilustrasi: Edi Wahyono)

Cerdas Memahami Sejarah 1965

Senin 25 September 2017, 11:16 WIB | Hasanudin Abdurakhman Jakarta – Mungkingkah PKI bangkit lagi? Terhadap pertanyaan semacam itu kita bisa dengan sederhana menjawab, mungkin saja.... read more »

Blokade polisi di depan gerbang kantor YLBHI, Jakarta Pusat, menolak acara seminar Sejarah Pengungkapan Kebenaran 1965/1966 (16/09/2017). FOTO/Forum 65 (Amin Siahaan)

Polisi Blokade Seminar 1965/1966, Panitia: Ini Pembungkaman

Reporter: Jay Akbar | 16 September, 2017 – Peserta seminar “Pengungkapan Kebenaran 1965/1966” dilarang masuk Gedung LBH – Panitia menolak blokade yang dilakukan oleh... read more »