Tag Archives Kasus 65

GEGER GESTOK 65: Gumbul "Tirto Giri Kalangan" pada masa Tragedi 65 gagal dijadikan lokasi kuburan massal (mass-graves) meskipun telah diperintahkan otoritas militer masa itu {Foto: YPKP'65 Pacitan]
Cokrokembang, Bumi yang Menolak Jadi Kub...

Cokrokembang, Bumi yang Menolak Jadi Kuburan Massal 65

Pucuk gunung Lawu (yang sekarang pajal bagian puncaknya) dalam suatu legenda tutur perbatasan Magetan – Ngawi tengah dipikul punakawan Semar, Gareng dan Petruk. Dari tempatnya, potongan gunung ini dibandhet tali gulma sembukan dan dipikul kayu pohon ketela. Dalam perjalanannya ke arah... read more »

Para prajurit bersenjata mengangkut para terduga anggota Pemuda Rakyat, pada 10 Oktober 1965, dua hari sebelum diumumkannya penangkapan Letkol Untung. [BETTMANN / GETTY IMAGES]
Peristiwa G30S 1965, penumpasan PKI, dan...

Peristiwa G30S 1965, penumpasan PKI, dan hari-hari sesudahnya

30 September 2017 Peristiwa Gerakan 30 September dan langkah pembalasannya meninggalkan luka begitu mendalam hingga hari ini. Tanggal 30 September malam, sejumlah prajurit Tjakrabirawa pimpinan Letkol Untung bergerak menculik enam jenderal dan seorang kapten: Komandan TNI AD, Jenderal Ahmad Yani,... read more »

Hasanudin Abdurakhman (Ilustrasi: Edi Wahyono)
Cerdas Memahami Sejarah 1965

Cerdas Memahami Sejarah 1965

Senin 25 September 2017, 11:16 WIB | Hasanudin Abdurakhman Jakarta – Mungkingkah PKI bangkit lagi? Terhadap pertanyaan semacam itu kita bisa dengan sederhana menjawab, mungkin saja. Soalnya adalah, berapa besar kemungkinannya? Masih adakah orang-orang yang berminat pada ideologi komunis?... read more »

Blokade polisi di depan gerbang kantor YLBHI, Jakarta Pusat, menolak acara seminar Sejarah Pengungkapan Kebenaran 1965/1966 (16/09/2017). FOTO/Forum 65 (Amin Siahaan)
Polisi Blokade Seminar 1965/1966, Paniti...

Polisi Blokade Seminar 1965/1966, Panitia: Ini Pembungkaman

Reporter: Jay Akbar | 16 September, 2017 – Peserta seminar “Pengungkapan Kebenaran 1965/1966” dilarang masuk Gedung LBH – Panitia menolak blokade yang dilakukan oleh polisi Panitia seminar dari Forum 65 menilai penyelenggaraan acara, karena bukan di muka umum, tidak membutuhkan... read more »

ROHINGYA: Gelombang pengungsi Rohingya, ekses krisis kemanusiaan di negeri Juncta [Net]
Pernyataan Pers | Rohingya dan Tragedi 6...

Pernyataan Pers | Rohingya dan Tragedi 65

Pernyataan Sikap YPKP 65 : No.05092017 “bukan tuhan yang harus diberhalakan melainkan kemanusiaan yang mesti dipertuhankan” (anonim) Apa yang terjadi di Rakhine dimana militer Myanmar memerangi etnis muslim Rohingya (yang ekses krisis ini juga diderita pemeluk agama lainnya) bukan lah sesuatu... read more »

Kiri-kanan: Asvi Warman Adam, Leila S. Chudori, dan Martin Aleida dalam peluncuran buku "Tanah Air yang Hilang" di Galeri Cemara, Jakarta, Sabtu, 12 Agustus 2017. 
Foto: Nursyahbani Katjasungkana.

Orang-orang Indonesia yang Kehilangan Tanah Airnya

Nur Janti | Minggu 13 Agustus 2017  Kemerdekaan bagi para eksil yang dicabut paspornya oleh rezim Orde Baru adalah pulang ke Indonesia Sastrawan Martin Aleida mewawancarai 19 orang... read more »

IPT65-640x395

Lepas Tanggung Jawab, Korban 65 Kecewa pada Negara

19 Maret 2017 | Sumber: KoranSulindo Koran Sulindo – Setelah jatuh, ditimpa tangga pula. Begitulah gambaran para korban pelanggaran berat hak asasi manusia (HAM) saat ini. Mereka selalu... read more »

isu-pki

Propaganda Bangkitnya PKI Sengaja Dimunculkan untuk Adu Domba Masyarakat

by: Islamnus | 18 Februari 2017 ISLAMNUSANTARA.COM, Jakarta – Menurut Lembaga pemerhati masalah-masalah sosial dan politik, Setara Institute, Penyebaran isu tentang kebangkitan Partai... read more »

GEDUNG BPO: Gedung Juang yang pada massa dulunya adalah Gedung BPO (Balai Pertemuan Oemoem) merupakan bangunan tinggalan kolonial. Pada masa 1966-70an, tempat ini dijadikan lokasi penahanan ribuan Tapol 65 di Kabupaten Sukabumi. Acep Hidayat didampingi Ketua YPKP'65 Bedjo Untung tengah menunjukan lokasi dalam napak tilas Menolak Lupa [Foto: Humas YPKP'65]

Jejak Paluarit di Perkebunan Sawit

Sukabumi – Eksekusi hukuman mati semestinya memang dilakukan berdasarkan incracht pengadilan dengan putusan hukum akhir yang mengikat. Alih-alih supremasi hukum, yang terjadi bahkan... read more »

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/1/2017)

Menteri Agama Nilai Komunisme seperti Hantu untuk Menakut-nakuti

Selasa, 24 Januari 2017 | 17:34 WIB JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, komunisme belakangan kerap didengungkan sejumlah pihak laksana hantu yang digunakan untuk... read more »