Ketua LPSK: Penyelesaian Kasus HAM Seperti Jalan Tak Berujung

196 Viewed Redaksi 0 respond
illustrasi: Jitet
illustrasi: Jitet

Rabu, 30 Desember 2015 | 17:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mencatat sepanjang 2015, mayoritas permohonan yang diterima adalah kasus HAM berat. Jumlahnya mencapai 1.187 permohonan dari 1.590 permohonan yang diterima LPSK.

Wakil Ketua LPSK, Edwin Partogi Pasaribu mengatakan, sebetulnya tidak ada kasus pelanggaran HAM berat baru yang dilaporkan melainkan kasus HAM masa lalu seperti penculikan aktivis,Trisakti, Semanggi 1, dan Semannggi 2.

Ketua LPSK Abdul Harus Semendawai menambahkan, banyaknya perkara HAM diadukan ke LPSK tidak lepas dari buntunya proses hukum kasus-kasus ini.

“Sampai sekarang kita tidak melihat progress dari penyelesaian kasus ini. Sehingga kasus ini seperti jalan yang tak berujung. Kita enggak mengerti akan sampai kapan kasus ini,” kata Semendawai di Jakarta, Rabu (30/12/2015).

Dia pun mencontohkan kasus Tanjung Priok sudah pernah disidangkan.

Kemudian kasus penghilangan orang secara paksa yang oleh Komnas HAM telah dinyatakan sebagai kasus pelanggaran HAM berat dan DPR telah merekomendasikan kepada presiden untuk membentuk peradilan Adhoc.

Begitu pula komitmen presiden pada 2014 lalu yang menyatakan akan menangani kasus-kasus pelanggaran HAM berat melalui pengadilan maupun komisi kebenaran dan rekonsiliasi.

Meski begitu, Semendawai menambahkan, LPSK tetap memberikan pelayanan medis dan psikologis terhadap saksi dan korban kasus pelanggaran HAM berat sesuai dengan amanat Undang-undang.

Menurut dia, setidaknya melalui pemenuhan hak korban terkait layanan medis dan psikologis, maka hak korban atas reparasi sudah dapat dipenuhi oleh negara.

“Tinggal bagaimana access to justice-nya untuk dapat direalisasikan. Tapi sampai berapa lama (LPSK berikan layanan), ya kita tidak tahu karena proses hukumnya sendiri tidak ada kemajuan,” ucap Semendawai.

Penulis : Nabilla Tashandra
Editor : Sabrina Asril

http://nasional.kompas.com/read/2015/12/30/17423221/Ketua.LPSK.Penyelesaian.Kasus.HAM.Seperti.Jalan.Tak.Berujung

Don't miss the stories follow YPKP 1965 and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in
ASEAN-PBB Dialogue on Preventing Violent Extremism. ©2016 Merdeka.com

Indonesia akan laporkan kemajuan perlindungan HAM ke Dewan HAM PBB

Ilustrasi (foto: Antara)

Korban 65 Minta Dewan Kerukunan Nasional Tak Langgengkan Impunitas

Related posts
Your comment?
Leave a Reply