Nasional

Latest News on Nasional
ilustrasi: Tayangan Film Pengkhianatan G30S/PKi di sebuah TV swasta
Hoax di Film Pengkhianatan G30S

Hoax di Film Pengkhianatan G30S

Oleh: P Hasudungan Sirait Mata para jenderal pahlawan revolusi dicongkel dan alat kelaminnya disayat-sayat serta dipotong? Gambaran yang ada di film yang bertolak dari karya Brigjen Nugroho Notosutanto dan Letjen Ismail Saleh itu ‘hoax’ [informasi palsu] belaka. Prof. Dr. Arif Budianto (Liem... read more »

ilustrasi: Gatot Nurmantyo [Kredit Foto: Viva]
GAGAL TOTAL Framing Gatot Tentang “Siapa...

GAGAL TOTAL Framing Gatot Tentang “Siapa PKI”, Dibantah Ahli Sejarah!

Manuel Mawengkang | 29 September 2018  Gatot sedang membangun opini sesat dari para warga. Ia mengatakan bahwa kekuatan yang menghentikan kewajiban penayangan film G30SPKI adalah PKI. Ia juga mengatakan pencabutan TAP MPRS dilakukan oleh pengaruh PKI. Tapi semuanya itu GAGAL TOTAL. Gus Dur bukan... read more »

Ilustrasi: Mohammad Hatta [Photo-Credit: Fakta Tokoh]
Tangan Mohammad Hatta Berlumuran Darah D...

Tangan Mohammad Hatta Berlumuran Darah Dalam Peristiwa Madiun

  Oleh: Martin L Dinihari 19 September 1948, Brigade 29 yang bermarkas di Pabrik Gula Redjoagung Madiun melucuti senjata pasukan tak dikenal yang menggunakan ikat kepala merah dan badge tengkorak. Pasukan tak dikenal ini dianggap mengancam keselamatan buruh dan tentara teritorial di Madiun... read more »

Ilustrasi: Jess Melvin (tirto)
G30S/Militer: Bagaimana Soeharto Mendala...

G30S/Militer: Bagaimana Soeharto Mendalangi Pembantaian 1965?

15 Agustus 2018 | Jess Melvin* Meski sudah 20 tahun kediktatoran Soeharto runtuh, mitos yang menjustifikasi pendirian rezim Orde Baru (dan juga masa pemerintahan setelahnya) masih berdiri tegak. Menurut narasi resmi negara, militer terpaksa turun tangan untuk menyelamatkan bangsa dari kudeta... read more »

Haris Azhar [Foto: Keadilan]
Haris Azhar: “Jokowi Tidak Bisa dan Tida...

Haris Azhar: “Jokowi Tidak Bisa dan Tidak Mau”

Haris Azhar:  “Jokowi Tidak Bisa dan Tidak Mau”  PADA tanggal 31 Mei 2018 Lalu Presiden Jokowi menerima korban pelanggaran HAM masa lalu yang tergabung dalam Aksi Kamisan. Dalam pertemuan itu Presiden Jokowi berjanji akan segera memanggil Jaksa Agung dan Menko   Polhukam untuk... read more »

More from Nasional

KontraS

Siaran Pers: Dewan Kerukunan Nasional (DKN) Bukan Jawaban!

KontraS, Imparsial dan Keluarga Korban Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu: Dewan Kerukunan Nasional (DKN) Bukan Jawaban! Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS)... read more »

Ilustrasi: Aksi Kamisan tak pernah diindahkah oleh negara. Tirto/Lugas

20 Tahun Reformasi: Macetnya Kasus-Kasus Pelanggaran HAM

Oleh: Haris Azhar – 21 Mei 2018 Setelah 20 tahun reformasi, bangsa Indonesia masih tertatih dengan keadilan, kebenaran, dan kemanusiaan. Peristiwa 12 Mei 1998 dikenang sebagai titik... read more »

INVESTIGASI: Investigasi Kuburan Massal dilakukan YPKP 65 secara berkelanjutan dengan melibatkan langsung para korban, penyintas dan keluarganya di berbagai daerah. Gambar di atas diambil saat menziarahi lokasi kuburan massal di Pasarmiring Deliserdang (14/03), Sumatera Utara. Verifikasi temuan lokasi pembantaian dan kuburan massal ini, lebih dari fakta atas jejak kejahatan kemanusiaan rezim Orba di masa lalu; juga sebagai upaya merawat ingatan kolektif, terapi “trauma-healing” para korban [Foto: Humas YPKP 65]

Investigasi Kuburan Massal, Sumbangan Penting Kemanusiaan

Editorial “Soeara Kita” Edisi No. 158 – XIX Apa yang dilakukan YPKP 65 sebagai sebuah lembaga penelitian berfokus pada fakta spesifik korban genosida politik tragedi... read more »

reformasi-20

Catatan Refleksi 20 Tahun Reformasi

Catatan Refleksi 20 Tahun Reformasi  Tahun 2018, memasuki 20 tahun usia Reformasi. Pada moment bersejarah ini berbagai elemen masyarakat dan organisasi buruh, petani, bantuan hukum,... read more »

Soebandrio, salah satu loyalis Sukarno yang ditangkap. 
[Foto: Arsip Nasional Belanda]

Meringkus Loyalis Sukarno

Martin Sitompul  Kamis 15 Maret 2018 WIB Supersemar juga dijadikan alat untuk menangkap 15 menteri pendukung Sukarno. Sisi kelam menjelang terbitnya Orde Baru. CHAERUL Saleh tak pernah menyangka,... read more »