Tag Archives kuburan massal

MS THAIB: Anak sulung MS Thaib, Murbo Tengku Satriyo, 68 th, bertutur kisah seputar hilangnya sang ayah dalam tugas ‘turba’ di Kertapati Lampung pada bulan Oktober 1965. Keluarga dan sanak famili tak pernah tahu dimana rimbanya dan bagaimana nasib salah satu pengurus pusat BTI ini sejak Oktober 1965 [Foto: Humas YPKP 65]
MS Thaib dan banyak BTI lainnya hilang

MS Thaib dan banyak BTI lainnya hilang

Kabar hilangnya salah satu anggota pengurus pusat Barisan Tani Indonesia (BTI) asal Pemalang, MS Thaib begitu mengusik keluarga dan para koleganya hingga kini. Karena tak diketahui rimbanya meski peristiwa ini telah lewat 53 tahun lamanya. Di berbagai daerah, banyak pula orang-orang BTI yang... read more »

Infografis: Humas YPKP 65
Jejak Kejahatan Genosida 1965 itu Nyata ...

Jejak Kejahatan Genosida 1965 itu Nyata Adanya

Catatan atas temuan 319 lokasi kuburan massal korban Jejak Genosida 1965-661 (selanjutnya disebut Genosida 65) yakni berupa kuburan massal para korban itu memang nyata ada. YPKP 65 melakukan penelusuran dan menemukan sebarannya berdasarkan temuan dan laporan para relawan di berbagai daerah... read more »

SETUMBU: Roedi Subroto, penyintas Tragedi 65 tengah menunjuk lokasi kuburan massal Setumbu, pada 2 titik yang berbeda di atas tanah keluarganya [Foto: Humas YPKP 65]
Pembunuhan Tapol 65 Setumbu

Pembunuhan Tapol 65 Setumbu

Sri Sumarsih adalah kembang desa Slahung. Pada suatu senja bulan Oktober 1965, saat ia tengah menyeterika di balik jendela ruang depan, dilihatnya gerombolan jagal desa itu. Rumah ortunya ini tak sebarapa jauh dari komplek makam umum di Kampung Setumbu. Gadis Sri membuka daun jendela untuk... read more »

KUBURAN MASSAL: Seorang penduduk Desa Dungus tengah menunjukkan lokasi kuburan massal korban Tragedi 65 yang diduga berisi 150 orang di Jurang Uni Hutan Dungus, Kabupaten Madiun [Foto: Humas YPKP 65]
Temuan 12 Lokasi Kuburan Massal Korban T...

Temuan 12 Lokasi Kuburan Massal Korban Tragedi 65 Madiun

Matahari sudah condong ke barat kapan kami turun dari jalanan aspal hotmix untuk memasuki hutan di arah kanan melalui jalan setapak. Penduduk setempat, seorang diantaranya ada bersama tim investigasi; menyebut kawasan ini sebagai hutan Grape atau Dungus. Hutan yang dirimbuni pohonan jati di... read more »

KOMNAS HAM: Ketua Komnas HAM Taufan Ahmad Damanik tengah memberikan keterangan pers pada Kamis (10/1) di aula Media Center Komnas  HAM, Jakarta. [Foto: BU]
Bedjo Untung: “Masalahnya di Jaksa Agung...

Bedjo Untung: “Masalahnya di Jaksa Agung”

Soal Mandeknya Penyelesaian Kasus “Genosida 1965-66” Pada hari Kamis (10/1/2019) Komnas HAM menggelar konferensi pers di Media Center kantornya di  kawasan Menteng, Jalan Latuharhary Jakarta. Kelima komisioner ada di pertemuan yang diagendakan bagi awak media itu. Ada Ketua Komnas... read more »

Anggota Pemuda Rakyat, sayap pemuda Partai Komunis Indonesia (PKI), ditahan oleh milter (30/10/65). FOTO/AP

Pembunuhan Massal 1965: Bermula dari Aceh, Diulangi selama DOM

Buku ’65 yang Terbit pada 2018 Oleh: Irma Garnesia, Jess Melvin – 26 Desember 2018 The Army and the Indonesian Genocide merekonstruksi peristiwa pembantaian 1965-66 melalui... read more »

Foto-foto korban Khmer Merah di Museum Genosida Tuol Sleng di Phnom Penh, Kamboja, Kamis. KreditKreditAdam Dean untuk The New York Times

Pembantaian Khmer Merah di Kamboja Resmi Disebut Genosida

Oleh Hannah Beech | 15 November 2018 PHNOM PENH, Kamboja – Banyak prajurit pejalan kaki untuk Khmer Merah tetap berada di daerah terpencil Kamboja, masing-masing dengan catatan... read more »

JEJU: Pulau “vulcano” terbesar di semenanjung Korea yang merubah dirinya dari “pulau kematian” pasca genosida 1948-1954 menjadi “pulau perdamaian” yang bernilai sejarah dan menjadikan Pulau Jeju sebagai pilihan destinasi utama pariwisata Korea Selatan [Foto: Humas YPKP’65]

Jeju4.3 dan Korelasinya bagi Indonesia

Sekilas tentang Jeju4.3 Jeju4.3 (Jeju 3 April; dibaca:Jeju Sa-sam Sageon_Kor) adalah penanda dokumenter untuk tragedi pulau Jeju yang terjadi antara 1948-1954, suatu peristiwa pembasmian... read more »

MASS-GRAVES: Slamet, 73, penyintas Tragedi 65 Lampung Timur menunjukkan salah satu dari 8 lokasi kuburan massal korban Tragedi 65 di daerahnya (15/9). [Foto: Humas YPKP'65]

Lampung Timur: Temuan 8 Lokasi Kuburan Massal Korban Tragedi 65 [1]

Meski matahari telah condong ke barat namun panasnya masih terasa saat menapaki koridor yang menghubungkan lambung kanan kapal ferry begitu sandar di dermaga pelabuhan Bakauheni siang itu.... read more »

ilustrasi : [googling]

“Jenderal, di manakah kubur mereka..?” [3]

Oleh: Yoseph T Taher Dari nama-nama yang ditelusuri oleh para tapol di RTM/TPU Pekanbaru setelah “pembebasan umum” yang terpaksa dilakukan oleh Pemerintah Soeharto pada 20 Desember 1977,... read more »