Tag Archives Militerisme

Biennale Jogja XV - 2019
1965 dan Mereka yang Berani Merawat Inga...

1965 dan Mereka yang Berani Merawat Ingatan

6 Desember 2019 –Lilik HS Pekan lalu, tiga hari berturut-turut saya lari pagi keliling kompleks Universitas Sebelas Maret, Solo. Saya menikmati suasana kampus yang akronimnya kerap memicu perdebatan itu. Udara masih segar. Nyaring ocehan burung, rontokan bunga angsana yang berwarna kuning cerah... read more »

SOSOK ANWAR CONGO (MEMAKAI HELM TENTARA), DICUPLIK DARI SALAH SATU ADEGAN DOKUMENTER TRAGEDI PEMBANTAIAN 1965 THE ACT OF KILLING.
Jagal Bernama Anwar Congo Itu Telah Perg...

Jagal Bernama Anwar Congo Itu Telah Pergi, Tapi Luka Tragedi 1965 Tetap Tak...

Oleh Adi Renaldi – 28 Oktober 2019, 3:43pm Presiden Joko Widodo makin terlihat tak peduli pada penyelesaian kasus pelanggaran HAM berat di periode kedua. Mobilisasi anggota ormas membantai terduga simpatisan PKI akan terus jadi beban sejarah. “Mungkin ya banyak hantunya,” kata... read more »

Ilustrasi oleh Deadnauval
Jejak Mao dalam Kitab Gerilya TNI 

Jejak Mao dalam Kitab Gerilya TNI 

18 August 2019 – Windu Jusuf SEBUAH tesis setebal 156 halaman diuji pada 1 Juni 2001 dan dinyatakan lulus. Penulisnya, Michael Boden, kembali memperoleh titel master setelah mendapat yang pertama dari Vanderbilt University pada 1997. Penelitian Boden menguak kiprah Friedrich Engels sebagai... read more »

PERTEMUAN TERTUTUP: Temu Korban Tragedi 65 antara Ketua YPKP 65 Pusat, Bedjo Untung, Soe Tjen Marching dan Oei Hiem Hwie pemilik Rumah Perpustakaan "Medayu Agung" di kawasan Rungkut Surabaya [Foto: Humas YPKP 65]
Ancaman Persekusi di Temu Korban 65 Sura...

Ancaman Persekusi di Temu Korban 65 Surabaya

Jam 09.50 wib Sabtu (22/6) pagi itu pintu pagar rumah perpustakaan Medayu Agung di kawasan Rungkut digoyang orang tak dikenal. Ada 5 orang berjajar di balik pagar, masih ada juga beberapa lainnya bergerombol di seberang jalan terhalang pos jaga perumahan Medayu Dian Regency. Tak lama kemudian... read more »

bril.com
Mengenang Genosida Indonesia, 53 Tahun K...

Mengenang Genosida Indonesia, 53 Tahun Kemudian

dalam Bijdragen tot de taal-, land- en volkenkunde / Jurnal Ilmu Humaniora dan Ilmu Sosial Asia Tenggara Penulis: Grace Leksana 1   | 19 Mar 2019   Djoko Sri Moeljono, Pembuangan Pulau Buru: Dari Barter ke Hukum Pasar . Bandung: Ultimus, 2017, x + 261 hlm. ISBN : 9786028331647,... read more »

Kekejaman luar biasa ... Joshua Oppenheimer's, The Act of Killing , di mana peristiwa-peristiwa dari pembantaian tahun 1960-an diciptakan kembali. Foto: c .rafthouse Films / courtesy / REX

Soeharto, Militer, dan Pembunuhan Massal Pasca G30S 1965

Reporter: Vindry Florentin – Editor: Ninis Chairunnisa Sabtu, 29 September 2018 09:11 WIB Musim Pembunuhan; The Army and the Indonesian Genocide mengulas – kebenaran... read more »

Ilustrasi: Aksi Kamisan tak pernah diindahkah oleh negara. Tirto/Lugas

20 Tahun Reformasi: Macetnya Kasus-Kasus Pelanggaran HAM

Oleh: Haris Azhar – 21 Mei 2018 Setelah 20 tahun reformasi, bangsa Indonesia masih tertatih dengan keadilan, kebenaran, dan kemanusiaan. Peristiwa 12 Mei 1998 dikenang sebagai titik... read more »

reformasi-20

Catatan Refleksi 20 Tahun Reformasi

Catatan Refleksi 20 Tahun Reformasi  Tahun 2018, memasuki 20 tahun usia Reformasi. Pada moment bersejarah ini berbagai elemen masyarakat dan organisasi buruh, petani, bantuan hukum,... read more »

Ilustrasi Peristiwa 17 Oktober 1952. tirto.id/Gery

17 Oktober 1952 | Para Perwira Angkatan Darat Tuntut Parlemen Dibubarkan

Reporter: Petrik Matanasi | 17 Oktober, 2017 Pada suatu pagi di bulan Oktober, Sukarno ditodong meriam oleh para perwira Angkatan Darat. “Dimana saya harus menempatkan... read more »

Dadolin-Murak_tapol-cartoon

Jendral! Puisi solidaritas dari Timor-Leste untuk para korban tra...

10 Oktober 2017 “Ketika jurnalisme diam, sastra harus berbicara,” dalam kata-kata penulis Indonesia Seno Gumira Ajidarma, yang melaporkan tentang pembantaian Santa Cruz 1991 di... read more »