Tag Archives Pembantaian Massal

Poncke Princen
Poncke Princen

Poncke Princen

Haji Johannes Cornelis (H.J.C.) Princen, lebih dikenal sebagai Poncke Princen (lahir di Den Haag, Belanda, 21 November 1925 – meninggal di Jakarta, 22 Februari 2002 pada umur 76 tahun) adalah seorang oposan sejati berkebangsaan Belanda yang pada 1949 beralih menjadi warga negara Indonesia, sejak... read more »

SOSOK ANWAR CONGO (MEMAKAI HELM TENTARA), DICUPLIK DARI SALAH SATU ADEGAN DOKUMENTER TRAGEDI PEMBANTAIAN 1965 THE ACT OF KILLING.
Jagal Bernama Anwar Congo Itu Telah Perg...

Jagal Bernama Anwar Congo Itu Telah Pergi, Tapi Luka Tragedi 1965 Tetap Tak...

Oleh Adi Renaldi – 28 Oktober 2019, 3:43pm Presiden Joko Widodo makin terlihat tak peduli pada penyelesaian kasus pelanggaran HAM berat di periode kedua. Mobilisasi anggota ormas membantai terduga simpatisan PKI akan terus jadi beban sejarah. “Mungkin ya banyak hantunya,” kata... read more »

indonesia-killing
Memetakan pembunuhan 1965-66 di Jawa Tim...

Memetakan pembunuhan 1965-66 di Jawa Timur

26 Sep 2019 | Oleh: Siddarth Chandra Sejak jatuhnya Suharto pada tahun 1998, banyak yang telah ditulis tentang pembunuhan yang terkait dengan apa yang disebut Gerakan 30 September. Suatu badan kerja yang tumbuh telah muncul yang menggambarkan pengalaman orang-orang yang sering tidak bersalah yang... read more »

TABUR BUNGA: Ketua YPKP 65 Pusat Bedjo Untung bersama para peziarah melakukan tabur bunga di lokasi kuburan massal korban Tragedi 65 di Pandanwangi, Pemalang (28/8). [Foto: YPKP'65/Hum]
Suara Keadilan dari Kuburan Massal

Suara Keadilan dari Kuburan Massal

Tabur bunga di kuburan massal korban Tragedi 1965-66 Pemalang [3]  Di Pemalang ada begitu banyak guru disangkutkan dengan PKI, lalu kepada para pendidik ini dituduhkan keterlibatannya dalam kudeta G30S di Jakarta. Tuduhan seperti ini menjadi pola umum yang digeneralisasi dalam interogasi di... read more »

PEZIARAH: Ratusan peziarah bergambar bersama di dekat lokasi kuburan massal Penggarit, Taman, Pemalang (25/8) seusai melaksanakan prosesi tabur bunga. [Foto: YPKP’65/Hum]
Kuburan Massal Penggarit Tak Boleh Hilan...

Kuburan Massal Penggarit Tak Boleh Hilang

Tabur bunga di kuburan massal korban Tragedi 1965-66 Pemalang [2] Dari kabin belakang mobil pengangkut para peziarah, yang didominasi ibu-ibu korban dan penyintas tragedi Gestok 1965, Casini masih terus bertutur seputar nestapa masa silam keluarganya. Stigma sebagai keluarga PKI ikut mengalir... read more »

SOKAWATI: Para peziarah tengah berdoa dalam serangkaian prosesi tabur bunga di lokasi Kuburan massal 13 orang korban Tragedi 65 di kompleks pemakaman umum Sokawati, Ampelgading. Prosesi ziarah yang dikoordinir YPKP 65 Cabang Pemalang ini mendapat perhatian dan penjagaan aparat polisi.  [Foto: Humas YPKP 65]

Dulawi dikubur hidup-hidup di Sokawati

Tabur bunga di kuburan massal korban Tragedi 1965-66 Pemalang [1] “ Pada suatu malam ayah saya Dulawi yang tinggal di desa Karangasem, dijemput serombongan orang dan dinaikkan ke atas... read more »

Dalam pembantaian 1965-66, yang menjadi korban adalah orang-orang yang menjadi bagian dari PKI serta orang-orang yang dituduh sebagai komunis.

Pembantaian di Indonesia 1965–1966

Pembantaian di Indonesia 1965–1966 adalah peristiwa pembantaian terhadap orang-orang yang dituduh komunis di Indonesia pada masa setelah terjadinya Gerakan 30 September (G30S/PKI)... read more »

MS THAIB: Anak sulung MS Thaib, Murbo Tengku Satriyo, 68 th, bertutur kisah seputar hilangnya sang ayah dalam tugas ‘turba’ di Kertapati Lampung pada bulan Oktober 1965. Keluarga dan sanak famili tak pernah tahu dimana rimbanya dan bagaimana nasib salah satu pengurus pusat BTI ini sejak Oktober 1965 [Foto: Humas YPKP 65]

MS Thaib dan banyak BTI lainnya hilang

Kabar hilangnya salah satu anggota pengurus pusat Barisan Tani Indonesia (BTI) asal Pemalang, MS Thaib begitu mengusik keluarga dan para koleganya hingga kini. Karena tak diketahui rimbanya... read more »

Infografis: Humas YPKP 65

Jejak Kejahatan Genosida 1965 itu Nyata Adanya

Catatan atas temuan 319 lokasi kuburan massal korban Jejak Genosida 1965-661 (selanjutnya disebut Genosida 65) yakni berupa kuburan massal para korban itu memang nyata ada. YPKP 65... read more »

bril.com

Mengenang Genosida Indonesia, 53 Tahun Kemudian

dalam Bijdragen tot de taal-, land- en volkenkunde / Jurnal Ilmu Humaniora dan Ilmu Sosial Asia Tenggara Penulis: Grace Leksana 1   | 19 Mar 2019   Djoko Sri Moeljono, Pembuangan Pulau... read more »