Tag Archives Pembantaian Massal

SAYUDI:  Sayudi, 84 tahun (berdiri nomor 2 dari kanan) dalam foto bersama Ketua YPKP 65 Bedjo Untung yang berkunjung ke Brebes [Foto: Humas YPKP 65]
Jejak “Ruyung Kawung” di Sindangheula...

Jejak “Ruyung Kawung” di Sindangheula

 Catatan Tragedi 1965-66 Sindangheula Tragedi 1965 di Sindangheula menyisakan trauma mendalam di kalangan korban. Di perbatasan Jawa Barat dan Tengah yang masuk wilayah Brebes ini pun berlangsung perburuan atas orang-orang yang dituding komunis. Tudingan ini, tak lain, menjadi legitimasi buat... read more »

SETUMBU: Roedi Subroto, penyintas Tragedi 65 tengah menunjuk lokasi kuburan massal Setumbu, pada 2 titik yang berbeda di atas tanah keluarganya [Foto: Humas YPKP 65]
Pembunuhan Tapol 65 Setumbu

Pembunuhan Tapol 65 Setumbu

Sri Sumarsih adalah kembang desa Slahung. Pada suatu senja bulan Oktober 1965, saat ia tengah menyeterika di balik jendela ruang depan, dilihatnya gerombolan jagal desa itu. Rumah ortunya ini tak sebarapa jauh dari komplek makam umum di Kampung Setumbu. Gadis Sri membuka daun jendela untuk... read more »

AMIR SJARIFOEDDIN: Menziarahi makam Amir Sjarifoeddin di Karanganyar, Surakarta [Foto: Kostrad Priya]
19 Desember 1948 | Amir Sjarifuddin Diek...

19 Desember 1948 | Amir Sjarifuddin Dieksekusi Mati

  Catatan: Martin L Hari ini tepat 70 tahun lalu Amir Sjarifuddin bersama 10 orang kawannya menjalani eksekusi mati di desa Ngaliyan, Karanganyar. Sebelum ditembak, Amir dkk dibariskan di tepi lubang besar yang dipersiapkan sebagai kuburan bagi mereka. Sambil berbaris mereka menyanyikan lagu... read more »

Foto-foto korban Khmer Merah di Museum Genosida Tuol Sleng di Phnom Penh, Kamboja, Kamis. KreditKreditAdam Dean untuk The New York Times
Pembantaian Khmer Merah di Kamboja Resmi...

Pembantaian Khmer Merah di Kamboja Resmi Disebut Genosida

Oleh Hannah Beech | 15 November 2018 PHNOM PENH, Kamboja – Banyak prajurit pejalan kaki untuk Khmer Merah tetap berada di daerah terpencil Kamboja, masing-masing dengan catatan tahun-tahun yang dilanda kengerian di mana Pol Pot dan para murid Komunisnya mengubah negara itu menjadi... read more »

JEJU: Pulau “vulcano” terbesar di semenanjung Korea yang merubah dirinya dari “pulau kematian” pasca genosida 1948-1954 menjadi “pulau perdamaian” yang bernilai sejarah dan menjadikan Pulau Jeju sebagai pilihan destinasi utama pariwisata Korea Selatan [Foto: Humas YPKP’65]
Jeju4.3 dan Korelasinya bagi Indonesia

Jeju4.3 dan Korelasinya bagi Indonesia

Sekilas tentang Jeju4.3 Jeju4.3 (Jeju 3 April; dibaca:Jeju Sa-sam Sageon_Kor) adalah penanda dokumenter untuk tragedi pulau Jeju yang terjadi antara 1948-1954, suatu peristiwa pembasmian massal atas penduduk pulau terbesar di semenanjung Korea. Peristiwa ini diawali pemberontakan bersenjata... read more »

JEJU 4.3: The Chairperson of the Central 65 YPKP, Bedjo Untung, delivered an International Conference speech and lecture material at the "Jeju4.3 International Conference for the 70th Anniversary" event in the island city of Jeju, South Korea (4/10). [Photo: YPKP'65]

Genosida Indonesia 1965: Perang Dingin dan Keterlibatan Amerika Serikat

Oleh Bedjo Untung Pendahuluan Saudara- saudara peserta Symposium Internasional  untuk  Kebenaran dan Keadilan yang saya hormati. Pertama-tama saya ucapkan terima kasih yang tak terhingga... read more »

MASS-GRAVES: Slamet, 73, penyintas Tragedi 65 Lampung Timur menunjukkan salah satu dari 8 lokasi kuburan massal korban Tragedi 65 di daerahnya (15/9). [Foto: Humas YPKP'65]

Lampung Timur: Temuan 8 Lokasi Kuburan Massal Korban Tragedi 65 [1]

Meski matahari telah condong ke barat namun panasnya masih terasa saat menapaki koridor yang menghubungkan lambung kanan kapal ferry begitu sandar di dermaga pelabuhan Bakauheni siang itu.... read more »

Ilustrasi: Mohammad Hatta [Photo-Credit: Fakta Tokoh]

Tangan Mohammad Hatta Berlumuran Darah Dalam Peristiwa Madiun

  Oleh: Martin L Dinihari 19 September 1948, Brigade 29 yang bermarkas di Pabrik Gula Redjoagung Madiun melucuti senjata pasukan tak dikenal yang menggunakan ikat kepala merah dan... read more »

Ilustrasi: Jess Melvin (tirto)

G30S/Militer: Bagaimana Soeharto Mendalangi Pembantaian 1965?

15 Agustus 2018 | Jess Melvin* Meski sudah 20 tahun kediktatoran Soeharto runtuh, mitos yang menjustifikasi pendirian rezim Orde Baru (dan juga masa pemerintahan setelahnya) masih berdiri... read more »

ilustrasi : [googling]

“Jenderal, di manakah kubur mereka..?” [3]

Oleh: Yoseph T Taher Dari nama-nama yang ditelusuri oleh para tapol di RTM/TPU Pekanbaru setelah “pembebasan umum” yang terpaksa dilakukan oleh Pemerintah Soeharto pada 20 Desember 1977,... read more »