Sejarah

Latest News on Sejarah
Salahsatu karya sastra AW Sardjono "Ismoyo Tiwikromo"
Letkol Ahmad Yadau

Letkol Ahmad Yadau

Oleh: Broer Martin Dalam sejarah, nama Letkol Ahmad Yadau barangkali hanya dicatat dalam Pertempuran Srambatan, 13 September 1948. Pertempuran ini punya kaitan dengan Peristiwa Madiun; enam hari kemudian. Sejarah versi Orde Baru menyebutkan, PKI menugaskan Yadau menciptakan “Wild West” di Solo,... read more »

Arsip foto pembantaian di Rawagede
©www.kennislink.nl
Belanda Akan Menyelidiki Kekerasan Tenta...

Belanda Akan Menyelidiki Kekerasan Tentaranya di Indonesia

BARI MUCHTAR | DECEMBER 2, 2016 · Pemerintah Belanda akan mendanai penyelidikan besar-besaran menyeluruh tentang kekerasan  struktural yang dilakukan oleh tentara Belanda pada zaman perang dekolonisasi di Hindia-Belanda (nama Indonesia di zaman Belanda). Demikian diputuskan oleh rapat pleno... read more »

PARTICIPANTS: Participants of the International Conference on the History of Reconciliation Indonesia 1965: Facts, Rumors & Stigma; Which was held at the Goethe University of Frankfurt Germany, 2016, November 10-12  [Photo: Bas]
History, Memory and Remembrance: a Persp...

History, Memory and Remembrance: a Perspective from the Victims

RECONSTRUCTION INDONESIAN HISTORY OF 1965  & STATE VIOLATION Bedjo Untung* Firstly I would like to thank deeply for the opportunity given to me to speak in front of you – the historians, scientists, academicians, historio-graphers, Human Rights activists, experts –   in the most... read more »

PARTICIPANTS: Participants of the International Conference on the History of Reconciliation Indonesia 1965: Facts, Rumors & Stigma; Which was held at the Goethe University of Frankfurt Germany, 2016, November 10-12  [Photo: Bas]
Memori Sejarah dan Mengingat Kembali 196...

Memori Sejarah dan Mengingat Kembali 1965: Dari Perspektif Korban

Oleh: Bedjo Untung* Pertama-tama saya ingin mengucapkan terima kasih mendalam atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk berbicara di depan anda para sejarawan, ilmuwan, akademisi, penulis sejarah, aktivis Hak Asasi Manusia, para ahli – di forum paling terhormat – Universitas Goethe... read more »

Illustrasi: Soe Hok Gie [edelweisunhas]
Membaca Nalar Perubahan dari Surat Gie

Membaca Nalar Perubahan dari Surat Gie

Oleh: Zico Mulia “Saya sadar betapa sulitnya untuk menanamkan kembali rasa hormat manusia-manusia Indonesia yang dibesarkan dalam suasana “mass murder” ini terhadap hidup. Bagi saya, kehidupan adalah sesuatu yang agung dan mulia.” [Surat Gie kepada Boediono, 26 November... read more »

More from Sejarah

fidel-soekarno

Fidel Castro dan Strategi Penyatuan Kekuatan Revolusioner

Oleh: Rudi Hartono  [Artikel ini disarikan dari Marta Harnecker: Fidel Castro’s Political Strategy: From Moncada to Victory]  Revolusi Kuba adalah oase bagi gerakan revolusioner di... read more »

ZIARAH – Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan berdoa di makam Tan Malaka. Ferizal Ridwan, mendatangi langsung makam Tan Malaka di Desa Selopanggung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, Kamis (17/11).

Jasad Tan Malaka Dipulangkan ke Pandam Gadang

Wabup: Kami Menjemput Datuak… JAKARTA, HALUAN – Uji empiris dan historis pada pecahan gigi seberat 0,25 gram dan serpihan tulang manusia seberat 1,1 gram dari kerangka jenazah... read more »

illustrasi: Museum Franz Kafka di Prague [Foto: Alamy]

Mereka Menghormati Saya Sebagai Indonesia

Oleh Martin Aleida Tak mudah untuk memenangkan hati seseorang yang terdampar selama setengah abad di daratan luas dan jauh. Apalagi dalam pertemuan pertama. Nasib baik terkadang datang... read more »

Datuk Sutan Ibrahim atau dikenal Tan Malaka merupakan pahlawan nasional. (Ist)

Negara Dicurigai Sengaja Sembunyikan Hasil Tes DNA Tan Malaka

Solichan Arif Sabtu,  19 November 2016  −  02:09 WIB KEDIRI – Hasil tes DNA pada serpihan tulang dan gigi dari kerangka jenazah manusia di lereng Gunung Wilis Desa... read more »

Tan Malaka, 1922.
Foto: KITLV.

Di Balik Gelar Pahlawan Nasional Dua Tokoh Komunis

Oleh: Hendri F. Isnaeni Sukarno mengangkat Tan Malaka dan Alimin sebagai pahlawan nasional untuk memenuhi penyatuan ideologi nasakom (nasionalis, agama, dan komunis). PADA 23 Maret 1963, Sukarno... read more »