Sejarah

Latest News on Sejarah
PARTICIPANTS: Participants of the International Conference on the History of Reconciliation Indonesia 1965: Facts, Rumors & Stigma; Which was held at the Goethe University of Frankfurt Germany, 2016, November 10-12  [Photo: Bas]
Memori Sejarah dan Mengingat Kembali 196...

Memori Sejarah dan Mengingat Kembali 1965: Dari Perspektif Korban

Oleh: Bedjo Untung* Pertama-tama saya ingin mengucapkan terima kasih mendalam atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk berbicara di depan anda para sejarawan, ilmuwan, akademisi, penulis sejarah, aktivis Hak Asasi Manusia, para ahli – di forum paling terhormat – Universitas Goethe... read more »

Illustrasi: Soe Hok Gie [edelweisunhas]
Membaca Nalar Perubahan dari Surat Gie

Membaca Nalar Perubahan dari Surat Gie

Oleh: Zico Mulia “Saya sadar betapa sulitnya untuk menanamkan kembali rasa hormat manusia-manusia Indonesia yang dibesarkan dalam suasana “mass murder” ini terhadap hidup. Bagi saya, kehidupan adalah sesuatu yang agung dan mulia.” [Surat Gie kepada Boediono, 26 November... read more »

fidel-soekarno
Fidel Castro dan Strategi Penyatuan Keku...

Fidel Castro dan Strategi Penyatuan Kekuatan Revolusioner

Oleh: Rudi Hartono  [Artikel ini disarikan dari Marta Harnecker: Fidel Castro’s Political Strategy: From Moncada to Victory]  Revolusi Kuba adalah oase bagi gerakan revolusioner di jagat raya ini. Banyak gerakan revolusioner di Amerika Latin, juga di Asia dan Afrika, mengambil pelajaran dari... read more »

ZIARAH – Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan berdoa di makam Tan Malaka. Ferizal Ridwan, mendatangi langsung makam Tan Malaka di Desa Selopanggung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, Kamis (17/11).
Jasad Tan Malaka Dipulangkan ke Pandam G...

Jasad Tan Malaka Dipulangkan ke Pandam Gadang

Wabup: Kami Menjemput Datuak… JAKARTA, HALUAN – Uji empiris dan historis pada pecahan gigi seberat 0,25 gram dan serpihan tulang manusia seberat 1,1 gram dari kerangka jenazah setinggi 163-165 cm dengan posisi tangan terikat itu dibenarkan sebagai Datuk Sutan Ibrahim atau Tan Malaka. Atas... read more »

illustrasi: Museum Franz Kafka di Prague [Foto: Alamy]
Mereka Menghormati Saya Sebagai Indonesi...

Mereka Menghormati Saya Sebagai Indonesia

Oleh Martin Aleida Tak mudah untuk memenangkan hati seseorang yang terdampar selama setengah abad di daratan luas dan jauh. Apalagi dalam pertemuan pertama. Nasib baik terkadang datang tanpa mengetuk pintu. Memenuhi keinginan saya untuk mewawancarainya, Sugiyono mengajak berjalan kaki dalam rintik... read more »

More from Sejarah

Datuk Sutan Ibrahim atau dikenal Tan Malaka merupakan pahlawan nasional. (Ist)

Negara Dicurigai Sengaja Sembunyikan Hasil Tes DNA Tan Malaka

Solichan Arif Sabtu,  19 November 2016  −  02:09 WIB KEDIRI – Hasil tes DNA pada serpihan tulang dan gigi dari kerangka jenazah manusia di lereng Gunung Wilis Desa... read more »

Tan Malaka, 1922.
Foto: KITLV.

Di Balik Gelar Pahlawan Nasional Dua Tokoh Komunis

Oleh: Hendri F. Isnaeni Sukarno mengangkat Tan Malaka dan Alimin sebagai pahlawan nasional untuk memenuhi penyatuan ideologi nasakom (nasionalis, agama, dan komunis). PADA 23 Maret 1963,... read more »

Illustrasi: Salah satu basis konflik agraria di Banyuwangi yang melibatkan petani dengan pihak pt Perkebunan [foto: ist.]

Menjarah Tanah Petani: Kekerasan dan Counter-landreform Pasca 1965 di Banyuwangi, Jawa Tim...

Oleh: Ahmad Nashih Luthfi [Abstrak] Tulisan ini berfokus pada kaitan antara kekerasan 1965 dengan persoalan agraria di Banyuwangi, Jawa Timur. Bagian pertama adalah pendahuluan dan telaah... read more »

Ilustrasi [Antara foto/Saptono]

Saat Moncong Meriam Mengarah ke Istana

Reporter: Petrik Matanasi | 17 Oktober, 2016 Tanggal 17 Oktober, 64 tahun silam, Angkatan Darat di bawah pimpinan A.H Nasution hendak membubarkan Parlemen (DPR). Soekarno paham tabiat... read more »

Nadiani dan Rosnina, pengurus Gerwani Sumatera Barat. Mereka dekat dengan Ahmad Yani, salah satu jenderal yang tewas di Lubang Buaya. (CNN Indonesia/Prima Gumilang)

Akhir Api Gerwani dan Serpih Kenangan Bersama Hartini Sukarno

Prima Gumilang, CNN Indonesia Minggu, 02/10/2016 07:01 WIB Bukittinggi, CNN Indonesia — Perempuan-perempuan tani berseragam kebaya berkumpul di pusat kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Sejak... read more »