Tag Archives Orde Baru Soeharto

CINDAGA: Runtuhan Jembatan Cindaga yang ambrol pada 27 Juni 2011 kini tinggal puingnya. Tetapi jembatan ini menyimpan kisah tragedi pembantaian tak kurang dari 300-an Tapol 65 . Seseorang penyintas tragedi 65 menunjukkan bekas lokasi hanyutnya mayat korban pembantaian [Foto: Humas YPKP 65]
Kisah Kelam Jembatan Cindaga

Kisah Kelam Jembatan Cindaga

Senin, 27 Juni 2011 pagi itu cerah ketika Sumarno (kini 39 tahun) warga Banyumas asal Desa Rawalo berada di atas jembatan Serayu setelah memarkir motor Supra miliknya. Masa itu orang memanfaatkan bentang jembatan untuk menjemur padi atau jagung hasil panen, karena memang jembatan ini tak lagi... read more »

Ilustrasi: Aksi Kamisan tak pernah diindahkah oleh negara. Tirto/Lugas
20 Tahun Reformasi: Macetnya Kasus-Kasus...

20 Tahun Reformasi: Macetnya Kasus-Kasus Pelanggaran HAM

Oleh: Haris Azhar – 21 Mei 2018 Setelah 20 tahun reformasi, bangsa Indonesia masih tertatih dengan keadilan, kebenaran, dan kemanusiaan. Peristiwa 12 Mei 1998 dikenang sebagai titik penting dalam proses demokrasi di Indonesia. Pada peristiwa tersebut, empat mahasiswa Universitas Trisakti... read more »

IMG_1226a
Refleksi 20 Tahun Reformasi: Bersihkan ...

Refleksi 20 Tahun Reformasi: Bersihkan Aparat Negara dari Kebangkitan Neo-...

Pernyataan Sikap YPKP 65 No.: 180521/YPKP65/2018 Refleksi  20 Tahun Reformasi: Bersihkan Aparat Negara dari Kebangkitan Neo-OrBa Harus diakui bahwa refleksi kita atas 20 tahun jalan Reformasi telah dihadapkan pada realitas terkonsolidasikannya kembali kekuatan anti reformasi itu sendiri.... read more »

31081733_1894985587203843_3075489301544401706_n
Cermin “Kepanikan” Siapa [?]

Cermin “Kepanikan” Siapa [?]

Pengantar oleh: Ben Ibratama Tanur Maha Guru Tan Malaka Untuk aparat yang “melarang” pemutaran film Maha Guru Tan Malaka di Padang terpaksa saya mengutip Rocky Gerung : Dungu ! Bacalah sejarah. Biar kalian paham siapa Ibrahim Datuk Malaka. Putra Desa Pandam Gadang Suliki menghabiskan... read more »

Soebandrio, salah satu loyalis Sukarno yang ditangkap. 
[Foto: Arsip Nasional Belanda]
Meringkus Loyalis Sukarno

Meringkus Loyalis Sukarno

Martin Sitompul  Kamis 15 Maret 2018 WIB Supersemar juga dijadikan alat untuk menangkap 15 menteri pendukung Sukarno. Sisi kelam menjelang terbitnya Orde Baru. CHAERUL Saleh tak pernah menyangka, tanggal 18 Maret 1966 menjadi hari Jumat petaka dalam hidupnya. Wakil Perdana Menteri (Waperdam) III... read more »

Sumardi, aktivis Banser GP Ansor Purwodadi [Foto: BU]

Kesaksian Banser Sumardi: “Tapol 65 Diperas”

Apa saja yang terjadi di seputar Geger Gestok ’65 yang secara nasional diikuti oleh tumbangnya kekuasaan Soekarno sebagai Presiden RI pertama?  Lalu naik lah Soeharto yang membangun... read more »

Foto: Canacopegdl

Semua Orang Tahu Ada yang Salah pada Peristiwa 1965

Shanti Norita | 1 Februari 2018 Saya masih ingat jelas pada malam menjelang 30 September. Ketika masih di sekolah dasar, saya sangat menanti-nanti malam itu. Malam di mana saya bisa... read more »

Foto besar di Museum Soeharto di Yogyakarta, Indonesia. (GETTY IMAGES]

Dokumen AS soal 1965: Apakah Suharto terlibat dan enam hal lain yang harus Anda ketahui

20 Oktober 2017  Setelah muncul beberapa laporan terkait sejumlah dokumen kabel diplomatik Amerika soal tragedi 1965 yang dibuka ke publik, kami mengundang pembaca untuk mengajukan... read more »

Belasan anggota organisasi pelajar Muslim membakar sekretariat organisasi pelajar underbow PKI. [GETTY IMAGES]

Dokumen rahasia AS soal Peristiwa 1965 diungkap, TNI ‘tak akan ubah sejarah’

Abraham Utama |  Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengatakan tidak akan mengubah kebijakan dan pandangan mereka terhadap Gerakan 30 September 1965 (G30S), meskipun 39 dokumen rahasia... read more »

Para prajurit bersenjata mengangkut para terduga anggota Pemuda Rakyat, pada 10 Oktober 1965, dua hari sebelum diumumkannya penangkapan Letkol Untung. [BETTMANN / GETTY IMAGES]

Peristiwa G30S 1965, penumpasan PKI, dan hari-hari sesudahnya

30 September 2017 Peristiwa Gerakan 30 September dan langkah pembalasannya meninggalkan luka begitu mendalam hingga hari ini. Tanggal 30 September malam, sejumlah prajurit Tjakrabirawa pimpinan... read more »