Tag Archives Tragedi 1965

Rest in Power: Susilo "Slamet" Wardoyo
Selamat Jalan Guru Kami…

Selamat Jalan Guru Kami…

Slamet Susilo Wardoyo, lahir di Cilacap 1937, adalah seorang Guru SD semasa sebelum “Geger Gestok 65”. Tuduhan terlibat G30S, yang tak pernah terbuktikan itu, telah menyeretnya masuk penjara Orba dan dikurung selama 6 bulan. Pada masa itu, dikenangnya, ia sering mendengar lolongan orang-orang... read more »

tirto_papua65
1965: ‘Kekerasan Brutal’ Per...

1965: ‘Kekerasan Brutal’ Perdana Militer Indonesia di Papua

Reporter: Petrik Matanasi | 01 Desember, 2017 Perlawanan bersenjata orang Papua terhadap otoritas Indonesia bermula dari lingkaran Korps Relawan Papua sejak 1963 Operasi militer Indonesia perdana di Papua pada 1965 telah menewaskan puluhan warga sipil. Sesudahnya, perlawanan dan kekerasan tak... read more »

dw_303
Kesia-siaan Politik Arsip 1965

Kesia-siaan Politik Arsip 1965

31.10.2017  | Penulis: Geger Riyanto “Mereka yang tidak belajar dari sejarah terkutuk akan mengulang kesalahannya.” George Santayana, filsuf. Opini Geger Riyanto. Anda mungkin sempat mendengar kutipan di atas pada suatu tempat dan suatu waktu. Yang saya tahu, para sejarawan sangat gemar... read more »

Bedjo Untung dan beberapa anggota YPKP 65 saat menyambangi Kemenkopolhukam, Mei lalu terkait korban pembunuhan 1965. (Foto: CNN Indonesia/Andry Novelino)
Ditemukan, 10 Kuburan Massal Baru Korban...

Ditemukan, 10 Kuburan Massal Baru Korban Pembunuhan 1965

Bimo Wiwoho , CNN Indonesia | Selasa, 24/10/2017 17:36 WIB Jakarta, CNN Indonesia — Ketua Yayasan Penelitian Korban Pembunuhan 1965 (YPKP 65), Bedjo Untung mengaku menemukan 10 titik kuburan massal baru dari simpatisan Partai Komunis Indonesia (PKI) yang dibunuh pada periode 1965-1966.... read more »

MI/MOHAMAD IRFAN
Dokumen Rahasia AS Momentum Ungkap Keben...

Dokumen Rahasia AS Momentum Ungkap Kebenaran Peristiwa1965

Jum’at, 20 October 2017 17:58 WIB | Penulis: Christian Dior Simbolon DEKLASIFIKASI dokumen-dokumen rahasia milik sejumlah lembaga Amerika Serikat (AS) mesti dijadikan momentum mengungkap tabir gelap yang menyelimuti Tragedi 1965. Menurut Direktur Direktur Amnesty International Indonesia... read more »

Siauw Giok Thjan (kiri) bertemu dengan Presiden Soekarno di tahun 1960. 
Foto: Istimewa

Pemerintah RI Diminta Mengakui Pembantaian Massal 1965 Setelah Adanya Dokumen AS

20 Oct 2017 | Sastra Wijaya Pemerintah Indonesia pimpinan Presiden Joko Widodo wajib mengeluarkan pengakuan mengenai kekejaman yang dilakukan terhadap mereka yang dituduh komunis... read more »

cn_USA-Benar-Suharto-Perintahkan-Pembantaian-Massal-1965

USA: Benar, Suharto Perintahkan Pembantaian Massal 1965

JURNALIS: HANIF IBNU ROFAD Sejumlah dokumen kabel diplomatik Amerika soal tragedi 1965 kembali dibuka ke publik oleh tiga lembaga Amerika, ketiga lembaga itu menguak sejumlah surat dari... read more »

Konferensi pers beberapa lembaga swadaya masyarakat soal tragedi 1965 | BBC INDONESIA/TITO SIANIPAR

Dokumen rahasia Amerika dibuka, TNI disarankan melakukan hal yang sama

Tito Sianipar | 20 Oktober 2017 Berbagai lembaga swadaya masyarakat di Indonesia meminta TNI Angkatan Darat untuk mau membuka dokumen sejarah 1965, seperti yang dilakukan Amerika... read more »

Menurut Agus Widjojo, penulisan ulang sejarah tidak bisa dilakukan tanpa rekonsiliasi. [BBC INDONESIA]

Soal dokumen rahasia AS, Agus Widjojo: Isu hantu komunis masih laku secara politis

19 Oktober 2017 Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Letnan Jenderal (Purn) Agus Widjojo mengatakan isu komunis akan selalu digunakan oleh mereka yang mempunyai kepentingan... read more »

Ilustrasi: Edi Wahyono

Tragedi 1965 dan Potret-Potret Rekonsiliasi

Senin 25 September 2017, 14:00 WIB | Arie Saptaji* Jakarta – Pada musim semi 1994 Rwanda tercabik-cabik oleh genosida. Kelompok ekstremis Hutu membasmi suku Tutsi dan orang Hutu moderat.... read more »