Tag Archives Stigma PKI

andeas_DN
Sekilas Tempo Doeloe [4]

Sekilas Tempo Doeloe [4]

Membebaskan Aidit dan Ruslan Widjajasastra Oleh: Andreas JW Entah ini karena faktor kebetulan atau memang sudah diperhitungkan, hanya selang beberapa jam setelah eksekusi terhadap 11 tapol tersebut dilaksanakan; pagi-pagi buta, tanggal 19 Desember 1948, Belanda melancarkan aksi militernya, menyerbu... read more »

Ilustrasi: Alimin [Kredit Foto: hariansejarah.net]
Sekilas Tempo Doeloe [1]

Sekilas Tempo Doeloe [1]

Oleh: Andreas JW Mengenal Alimin Kira-kira awal 1946, pimpinan Jawatan Penerangan Jawa Tengah, Suwito Kusumowidagdo; mendengar kabar ada seorang tokoh komunis Angkatan 1926, bernama Alimin; pulang ke kampung halamannya, di Solo. Sehubungan dengan itu Jawatan Penerangan berencana mengundang Alimin... read more »

(credit: parole.wordpress)
Menyaksikan jiwa-jiwa yang dibantai: Men...

Menyaksikan jiwa-jiwa yang dibantai: Mengajarkan Tragedi 1965 melalui Sastr...

  Oleh: Yoseph Yapi Taum 1 ABSTRAK Pembelajaran rekonsiliasi mengenai tragedi 1965 dapat dilakukan melalui sastra. Tiga buah karya sastra berbentuk cerpen yang berlatar belakang Tragedi 1965 dan ditulis dalam kurun waktu yang berdekatan adalah ”Maut” karya Mohammad Sjoekoer (1969),... read more »

Tuba bin Abdurahim [Foto: Humas YPKP 65]
Menuju Pulau Buangan

Menuju Pulau Buangan

Penulis: Bedjo Untung, sebagaimana dikisahkan oleh Tuba* Nama saya Tuba, ayah saya bernama Abdurahim. Dalam Kartu Tanda Penduduk, KTP -yang pernah ditandai “ET” itu- nama saya tertulis Tuba bin Abdurahim. Saya tidak tahu, mengapa ayah saya memberi nama “tuba” yang berarti zat atau racun... read more »

Ilustrasi Putri HB I yang Membantai Orang Tionghoa. tirto.id/Fiz
Sejarah Indonesia | Kisah Kelam Pembanta...

Sejarah Indonesia | Kisah Kelam Pembantaian di Tepi Sungai Bengawan Solo

Oleh: Iswara N Raditya – 31 Maret 2018 Sekitar seratus orang Tionghoa tewas dalam penyerbuan yang dipimpin oleh Raden Ayu Yudakusuma pada 1825. “Tanpa mempedulikan jerit dan tangisan para perempuan dan anak-anak Tionghoa, seluruh anggota masyarakat yang terdapat di Ngawi, habis dibantai.... read more »

Sumardi, aktivis Banser GP Ansor Purwodadi [Foto: BU]

Kesaksian Banser Sumardi: “Tapol 65 Diperas”

Apa saja yang terjadi di seputar Geger Gestok ’65 yang secara nasional diikuti oleh tumbangnya kekuasaan Soekarno sebagai Presiden RI pertama?  Lalu naik lah Soeharto yang membangun... read more »

IMG_3839

1965 dan Upeti Orang Bekuan

Rumah Broto Suar (nama disamarkan) diserbu barisan orang-orang hari itu; Jumat 19 November 1965.   Dia sendiri ditangkap pada Senin 22 November 1965, setelah 3 malam tidur di sisi sungai... read more »

Ilustrasi: Sketsa Mardadi Untung (ist)

Sejak Hari itu mereka dieksekusi “hilang” hingga hari ini

Catatan Hari HAM Internasional Ke 69 | Astaman Hasibuan  Pengantar Martin Aleida: Mereka orang-orang yang punya nama di tengah masyarakat yang ingin mereka muliakan. Tapi di mana... read more »

Kredit Ilustrasi: Alit Ambara [nobodycorp]

Hilang dan Mati Pasca 65

15 November 2017 | Gde Putra  TIDAK ada keraguan bahwa jumlah korban kekerasan Peristiwa G30S 1965, sangatlah luar biasa besar. Namun, yang masih samar adalah kepastian kabar kematian... read more »

Pembakaran atribut dan material komunisme setelah peristiwa G 30S PKI. Foto/Arsip Gahetna

Arsip Rahasia AS: Pembantaian di Bone pada 1965

Reporter: Petrik Matanasi | 20 Oktober, 2017 Massa menyerbu penjara untuk menghabisi orang-orang yang dianggap terlibat dengan PKI. Pembantaian di Bone disebut dalam arsip rahasia yang baru... read more »