Anggota DPR Ini Dukung Kuburan Massal Tragedi 1965 Ditelusuri
Rico Afrido Simanjuntak | Senin, 25 April 2016 − 18:31 WIB
JAKARTA – Perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Luhut Binsar Panjaitan untuk mencari lokasi kuburan massal korban tragedi 1965 diapresiasi positif.
Anggota Komisi III DPR Masinton Pasaribu berpendapat, kuburan massa korban tragedi 1965 perlu ditelusuri oleh negara. Agar tidak menjadi informasi yang simpang siur.
”Informasi yang ada selama ini kan semacam informasi yang seliweran, tapi di beberapa tempat kan memang fakta itu ada,” ujar Masinton saat dihubungi wartawan, Senin (25/4/2016).
Maka itu, politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini mengapresiasi perintah Presiden Jokowi tersebut. “Selama Orde Baru memang praktis ditutupi fakta-fakta sejarah itu,” tuturnya.
Maka, lanjut dia, keinginan pemerintah untuk menelusuri kuburan massal korban tragedi 1965 harus didukung, karena berkaitan dengan sejarah bangsa.
“Kalau memang nanti fakta-fakta itu terungkap dan juga korban-korbannya ada, kemudian ternyata memang kita mengalami masalah sejarah kelam karena perbedaan politik kemudian diperlakukan tidak manusiawi, bahkan dibunuh, dalam konteks ini negara memang harus mengakui (tragedi 1965) itu,” pungkasnya.
(kri)
http://nasional.sindonews.com/read/1103925/13/anggota-dpr-ini-dukung-kuburan-massal-tragedi-1965-ditelusuri-1461583913
Leave a Reply
#Popular in this month
Popular
-
1Surat dari Adi Rukun
-
2Wawancara Dengan Dr Soebandrio, Kepala Badan Pusat Intelijen : Soeharto Memang PKI!
-
3Catatan Rahasia Sebelum Munculnya G30S [Secret]
-
4Bedjo Untung di Forum HAM Asia
-
5Laporan dan Rekomendasi Komnas HAM Tentang Peristiwa 1965 – 1966
-
6Penggalan Kepala Dipajang sepanjang Jalan
-
7Bedjo Untung: “Masalahnya di Jaksa Agung”
-
8Rocky Gerung: “Ketakutan Muncul Negara Komunis Sebenarnya Sudah Tak Ada”
-
9Commemoration of the “Orba” Prison in Tangerang*
-
10Tangan Mohammad Hatta Berlumuran Darah Dalam Peristiwa Madiun
-
Korban pembersihan anti-komunis Indonesia memenang...
Bedjo Untung memenangkan pengakuan di Korea Selatan untuk pencarian... read more »
-
Afro-Asiaisme di Akademi Indonesia
Wildan Sena Utama | 10 Februari Empat tahun lalu, Carolien Stolte... read more »
-
Komitmen penegakan hukum dan HAM dipertanyakan
Temuan 346 lokasi kuburan massal korban tragedi 1965-66 dilaporkan YPKP... read more »
-
Seputar Proklamasi Kemerdekaan Kita
Kesaksian Soemarsono “…Ada cerita tentang Proklamasi... read more »
-
Sekilas Tempo Doeloe [3]
Oleh: Andreas JW Gagal Menyelamatkan Bung Amir Di tengah-tengah kerja... read more »
-
Sekilas Tempo Doeloe [1]
Oleh: Andreas JW Mengenal Alimin Kira-kira awal 1946, pimpinan Jawatan... read more »
-
Tangan Mohammad Hatta Berlumuran Darah Dalam Peris...
Oleh: Martin L Dinihari 19 September 1948, Brigade 29 yang... read more »
-
Perempuan Yogyakarta dalam Perjuangan
Nur Janti | 21 Aperil 2018; 14.00 wib Para perempuan Yogyakarta... read more »



Your comment?