Korban 65 Menggugat

165 Viewed Redaksi 0 respond
Pak Wirawan sesepuh dan Anggota Kehormatan YPKP65 asal Temanggung Jawa Tengah yang menghibahkan sebidang tanahnya untuk pemakaman kembali kerangka hasil ekshumasi di hutan Situkup Wonosobo. Namun malang. Justru ia diperkusi. Rumahnya nyaris dibakar. Tulang belulang dibakar. Iring-iringan pembawa kerangka diteror dipaksa harus tinggalkan area pemakaman kembali. Tragis. Di mana keadilan dan kemanusiaan?

Pak Wirawan sesepuh dan Anggota Kehormatan YPKP65 asal Temanggung Jawa Tengah yang menghibahkan sebidang tanahnya untuk pemakaman kembali kerangka hasil ekshumasi di hutan Situkup Wonosobo.

Namun malang. Justru ia diperkusi. Rumahnya nyaris dibakar. Tulang belulang dibakar. Iring-iringan pembawa kerangka diteror dipaksa harus tinggalkan area pemakaman kembali. Tragis. Di mana keadilan dan kemanusiaan?

Ibu Muhayati seorang putri Korban 65 yang ayahnya ditahan di penjara Wirogunan Yogyakarta pada Peristiwa Genosida Indonesia 1965/1966, memegang kerangka/tengkorak hasil penggalian di hutan Situkup Wonosobo.

YPKP 65 melakukan ekshumasi berdasar informasi yang diceritakan seorang narapidana yang ditugasi untuk membuat lubang di hutan Situkup. Si Narapidana tidak tahu untuk apa lubang itu dibuat. Ternyata lubang itu untuk menimbun jenasah korban 65 yang dieksekusi oleh tentara. Sekurang-kurangnya ada 21 jerangka yang diketemukan di lokasi tersebut. Diduga masih ada yang lain. YPKP 65 menemukan kuburan massal sampai Februari 2026 sebanyak 362 lokasi, dan masih akan terus bertambah. Ini bukti rejim fasis Suharto nyata-nyata telah lakukan pembunuhan rakyatnya tanpa jalani proses hukum sebelumnya.

Don't miss the stories follow YPKP 1965 and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.

Arsip Digital Buletin ‘SOEARA KITA’ Terbitan Yayasan Penelitian Korban Pembunuhan 1965-1966 (YPKP 1965)

TEMU KORBAN 65/YPKP65

Related posts
Your comment?
Leave a Reply