Daerah

Latest News on Daerah
KUBURAN MASSAL: Seorang penduduk Desa Dungus tengah menunjukkan lokasi kuburan massal korban Tragedi 65 yang diduga berisi 150 orang di Jurang Uni Hutan Dungus, Kabupaten Madiun [Foto: Humas YPKP 65]
Temuan 12 Lokasi Kuburan Massal Korban T...

Temuan 12 Lokasi Kuburan Massal Korban Tragedi 65 Madiun

Matahari sudah condong ke barat kapan kami turun dari jalanan aspal hotmix untuk memasuki hutan di arah kanan melalui jalan setapak. Penduduk setempat, seorang diantaranya ada bersama tim investigasi; menyebut kawasan ini sebagai hutan Grape atau Dungus. Hutan yang dirimbuni pohonan jati di... read more »

sodoc_sum
Sum, Film Penyintas Tragedi ‘65 Borong P...

Sum, Film Penyintas Tragedi ‘65 Borong Penghargaan Sodoc

21 Oktober 2018 Film Sum sutradara Firman Fajar Wiguna produksi Brankas Film SMA Negeri 2 Purbalingga menyabet dua penghargaan sekaligus diajang Solo Documentary Film Festival (Sodoc) 2018. Selain film terbaik kategori pelajar, film berdurasi 15 menit ini juga diganjar film favorit penonton.... read more »

MASS-GRAVES: Slamet, 73, penyintas Tragedi 65 Lampung Timur menunjukkan salah satu dari 8 lokasi kuburan massal korban Tragedi 65 di daerahnya (15/9). [Foto: Humas YPKP'65]
Lampung Timur: Temuan 8 Lokasi Kuburan M...

Lampung Timur: Temuan 8 Lokasi Kuburan Massal Korban Tragedi 65 [1]

Meski matahari telah condong ke barat namun panasnya masih terasa saat menapaki koridor yang menghubungkan lambung kanan kapal ferry begitu sandar di dermaga pelabuhan Bakauheni siang itu. Diantara kami yang bertolak dari pelabuhan Merak 2,5 jam lalu, ada seorang doktor yang sengaja ambil cuti mata... read more »

31081733_1894985587203843_3075489301544401706_n
Cermin “Kepanikan” Siapa [?]

Cermin “Kepanikan” Siapa [?]

Pengantar oleh: Ben Ibratama Tanur Maha Guru Tan Malaka Untuk aparat yang “melarang” pemutaran film Maha Guru Tan Malaka di Padang terpaksa saya mengutip Rocky Gerung : Dungu ! Bacalah sejarah. Biar kalian paham siapa Ibrahim Datuk Malaka. Putra Desa Pandam Gadang Suliki menghabiskan... read more »

Ilustrasi Putri HB I yang Membantai Orang Tionghoa. tirto.id/Fiz
Sejarah Indonesia | Kisah Kelam Pembanta...

Sejarah Indonesia | Kisah Kelam Pembantaian di Tepi Sungai Bengawan Solo

Oleh: Iswara N Raditya – 31 Maret 2018 Sekitar seratus orang Tionghoa tewas dalam penyerbuan yang dipimpin oleh Raden Ayu Yudakusuma pada 1825. “Tanpa mempedulikan jerit dan tangisan para perempuan dan anak-anak Tionghoa, seluruh anggota masyarakat yang terdapat di Ngawi, habis dibantai.... read more »

More from Daerah

IMG_0050

Ziarah Sunyi ke Makam Ramli

“tak boleh lagi kembali ke jalan senyap setengah abad yang bisu sudah lebih lampaui waktu” [Jalan Senyap, dari Antologi Puisi “Kayusula”, Aris Panji Ws; 2017]    Saat masih... read more »

Sumardi, aktivis Banser GP Ansor Purwodadi [Foto: BU]

Kesaksian Banser Sumardi: “Tapol 65 Diperas”

Apa saja yang terjadi di seputar Geger Gestok ’65 yang secara nasional diikuti oleh tumbangnya kekuasaan Soekarno sebagai Presiden RI pertama?  Lalu naik lah Soeharto yang membangun... read more »

MASS-GRAVES: Waduk Nglangon di Kradenan, Purwodadi, Grobogan. Keindahannya menyimpan beban dan hutang sejarah lantaran pernah digunakan militer orde baru untuk membunuh dan membuang mayat tapol dalam Tragedi paska Oktober 1965. Pembunuhan terbesar terjadi terutama pada tahun 1965-1969 {Foto: BU]

Menelusuri Kuburan Massal Korban Tragedi 1965

Oleh: Bedjo Untung Waduk  Nglangon Kradenan Purwodadi, Tempat  Eksekusi  Tapol  1965-1968 Purwodadi – Di saat umat Tionghoa merayakan Imlek pada Jum’at (16/02/2018), Tim... read more »

IMG_3839

1965 dan Upeti Orang Bekuan

Rumah Broto Suar (nama disamarkan) diserbu barisan orang-orang hari itu; Jumat 19 November 1965.   Dia sendiri ditangkap pada Senin 22 November 1965, setelah 3 malam tidur di sisi sungai... read more »

LPSK: Mardadi Untung. 80 tahun, didampingi putrinya Anggita tengah diperiksa petugas dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) saat menunggu pemeriksaan di Klinik Mata Nusantara Kebonjeruk, Jakarta (29/11) dalam persiapan operasi mata {Foto" Humas YPKP'65]

Trauma Screening dan “kembalinya mata” Mardadi Untung [2]

Cerita Screening Mardadi Untung diciduk militer sebelum ia berangkat ke Jakarta atas ajakan Nyoto yang mempermanai kekuatan sketsa dari karyanya. Nyoto adalah redaktur Harian Rakyat kala itu, dimana... read more »