Kisah Tapol

Latest News on Kisah Tapol
GEDUNG BPO: Gedung Juang yang pada massa dulunya adalah Gedung BPO (Balai Pertemuan Oemoem) merupakan bangunan tinggalan kolonial. Pada masa 1966-70an, tempat ini dijadikan lokasi penahanan ribuan Tapol 65 di Kabupaten Sukabumi. Acep Hidayat didampingi Ketua YPKP'65 Bedjo Untung tengah menunjukan lokasi dalam napak tilas Menolak Lupa [Foto: Humas YPKP'65]
Jejak Paluarit di Perkebunan Sawit

Jejak Paluarit di Perkebunan Sawit

Sukabumi – Eksekusi hukuman mati semestinya memang dilakukan berdasarkan incracht pengadilan dengan putusan hukum akhir yang mengikat. Alih-alih supremasi hukum, yang terjadi bahkan pembantaian massal meluas dilakukan militer tanpa prosedur hukum; selain kepentingan politik kekuasaan semata.... read more »

ill: historia
Koh Memulangkan Pram

Koh Memulangkan Pram

Karyanya dilarang pemerintahnya sendiri. Namun peneliti asing justru menghargainya dengan takzim. AGUSTUS 1980, novel berjudul Bumi Manusia terbit di Jakarta. Novel ini mengisahkan seorang pribumi bernama Minke yang bertekad melepaskan diri dari keterjajahan kuasa kolonial dan feodalisme bangsanya... read more »

Pilihan politik Fahrul Baraqbah membuatnya unik: seorang sayyid yang memilih PKI sebagai jalan perjuangan politik demi keadilan sosial masyarakat Indonesia.
Sayyid Komunis dari Kalimantan

Sayyid Komunis dari Kalimantan

19 Januari, 2017 Seluk Beluk Para Habib Dari sekian banyak keturunan Arab, bahkan tergolong kaum sayyid, hanya Sayid Fahrul Baraqbah yang membuat perbedaan dalam sejarah orang Arab di Indonesia. Adalah lumrah jika keturunan Arab bergabung dengan partai Islam, tapi Fahrul memilih jadi pemimpin... read more »

Salahsatu karya sastra AW Sardjono "Ismoyo Tiwikromo"
Letkol Ahmad Yadau

Letkol Ahmad Yadau

Oleh: Broer Martin Dalam sejarah, nama Letkol Ahmad Yadau barangkali hanya dicatat dalam Pertempuran Srambatan, 13 September 1948. Pertempuran ini punya kaitan dengan Peristiwa Madiun; enam hari kemudian. Sejarah versi Orde Baru menyebutkan, PKI menugaskan Yadau menciptakan “Wild West” di Solo,... read more »

Basuki Kartowardoyo, tengah memaparkan pengalamannya di Kantor Komnas HAM (17/4/16) Jakarta. [Foto: Humas YPKP’65]
Surat | Kemana Kami Mencari Keadilan..?

Surat | Kemana Kami Mencari Keadilan..?

Oleh: Basuki Kartowardoyo Puji syukur alhamdulillah saya sampaikan kepada Tuhan atas karuniaNya yang tak terhingga, sehingga saat ini saya masih dapat menuliskan pengalaman saya selama di dalam penjara sebagai tahanan politik ’65, pada masa kekuasaan Orde Baru Soeharto… Nama saya Basuki... read more »

More from Kisah Tapol

Illustrasi: Lukisan “Kerja Paksa”, (cat minyak, 120×180 cm; 2007) karya Sudiono SP (alm).

Dikerjapaksakan Di Alam Terbuka | Bagian Kelima

Oleh: Misbach Tamrin | 3 Oktober 2016 · Hampir tiga bulan kemudian, masa pemeriksaan telah berlalu. Berarti selama waktu itu pula, kami para tapol digojlok dalam semacam bagaikan godokan... read more »

BBCIndonesia

Rosidi, sang penyintas Peristiwa 1965 di lereng Gunung Gede

Ging Ginanjar | Wartawan BBC Indonesia | 1 Oktober 2016 51 tahun lalu, pada 30 September 1965, enam jenderal dan seorang kapten dibunuh dalam apa yang disebut sebagai gerakan 30... read more »

Keterangan Gambar : Kirno, sedang menunjukkan lokasi kuburan massal Singaranting. Kuburan ditandai dengan Pohon Puring. Pada geger 1965, ia bertugas menggali kuburan untuk orang-orang yang dituduh PKI. [©Beritagar / Aris Andrianto]

Lubang-lubang di Singaranting

Jumat , 30 September 2016 | 17:32 WIB Oleh: Aris Andrianto  Kisah mereka yang menjadi korban dan pelaku geger 65. Dendam dan penyangkalan tak akan menyelesaikan masalah. Rekonsiliasi bisa... read more »

Illustrasi: Lukisan karya Misbach Tamrin

Terpasung Dalam “Pengamanan” | Bagian Kedua

Oleh: Misbach Tamrin | 19 September 2016 Pada sebuah lobang di salah satu celah pinggiran tebing gunung. Kami memperoleh ruangan untuk bersembunyi dengan aman. Katakanlah ini semacam... read more »

Illustrasi: Lukisan karya Misbach Tamrin

Pelarian di Hutan Pegunungan Meratus | Bagian Pertama

Oleh: Misbach Tamrin | 14 September 2016 Di atas ketinggian punggung salah satu tebing pegunungan Meratus yang melandai ini, saya duduk bersendiri, sambil menatap pandang yang jauh. Angin berhembus... read more »