Kisah Tapol

Latest News on Kisah Tapol
Ilustrasi: Sketsa Mardadi Untung (ist)
Sejak Hari itu mereka dieksekusi “...

Sejak Hari itu mereka dieksekusi “hilang” hingga hari ini

Catatan Hari HAM Internasional Ke 69 | Astaman Hasibuan  Pengantar Martin Aleida: Mereka orang-orang yang punya nama di tengah masyarakat yang ingin mereka muliakan. Tapi di mana Sibarani, Untung Abdullah, Sj Andjasmara, Noor Tambi dan ratusan kalau bukan ribuan yang dipenggal dan dilemparkan ke... read more »

LPSK: Mardadi Untung. 80 tahun, didampingi putrinya Anggita tengah diperiksa petugas dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) saat menunggu pemeriksaan di Klinik Mata Nusantara Kebonjeruk, Jakarta (29/11) dalam persiapan operasi mata {Foto" Humas YPKP'65]
Trauma Screening dan “kembalinya mata” M...

Trauma Screening dan “kembalinya mata” Mardadi Untung [2]

Cerita Screening Mardadi Untung diciduk militer sebelum ia berangkat ke Jakarta atas ajakan Nyoto yang mempermanai kekuatan sketsa dari karyanya. Nyoto adalah redaktur Harian Rakyat kala itu, dimana Mardadi Untung rajin memasok cergam bersambung seperti komik Wolter Monginsidi dan Untung Suropati... read more »

MARDADI UNTUNG: Pelukis Mardadi Untung, 80 tahun, di depan karya yang belum diselesaikannya lantaran keburu mengalami kebutaan karena menderita katarak [Foto: Humas YPKP'65]
Trauma Screening dan “kembalinya m...

Trauma Screening dan “kembalinya mata” Mardadi Untung [1]

Meski bukan musim kemarau, kota Pemalang begitu gerahnya siang itu, mungkin juga siang pada hari-hari lainnya di wilayah Pantura Jawa. Tapi ketika kami tiba, rumah kost besar dengan serambi terbilang luas pun belum cukup menyusutkan suhu udara yang memicu kucuran peluh. Rumah kost di Pelutan ini... read more »

Kredit Ilustrasi: Alit Ambara [nobodycorp]
Hilang dan Mati Pasca 65

Hilang dan Mati Pasca 65

15 November 2017 | Gde Putra  TIDAK ada keraguan bahwa jumlah korban kekerasan Peristiwa G30S 1965, sangatlah luar biasa besar. Namun, yang masih samar adalah kepastian kabar kematian korban peristiwa itu sendiri, karena seringkali bersumber pada desas desus tanpa bukti serius. Selain itu, pihak... read more »

Foto: Indria Fernida
Bertahan hidup di Gulag Indonesia – Car...

Bertahan hidup di Gulag Indonesia – Carmel Budiarjo

Narasi : Imam Brotoseno* Sebuah hari di periode 1968, Carmel Budiarjo dijemput tentara ketika sedang memberikan les bahasa Inggris di rumahnya. Saat itu memberi les bahasa adalah salah satu cara mencari penghidupan setelah ia kehilangan pekerjaan pada Kementerian Luar Negeri, tak lama setelah... read more »

More from Kisah Tapol

Ishak, bekas anggota pasukan Cakrabirawa. Foto: Muhammad Ridlo/KBR.

Pengakuan Anggota Cakrabirawa: Di Lubang Buaya Hanya Ada Militer

Jumat, 20 Okt 2017 17:05 WIB | Muhamad Ridlo Susanto “Saya hanya diperintah Letkol Untung supaya ikut ke Lubang Buaya. Di sana adanya ya militer dari Angkatan Udara, Angkatan Darat,... read more »

Sulemi, bekas anggota pasukan Cakrabirawa. Foto: Muhammad Ridlo/KBR.

Pengakuan Anggota Cakrabirawa: Kalau Minta Ampun ke Soeharto, Lebih Baik Saya Mati

Jumat, 20 Okt 2017 16:40 WIB | Muhamad Ridlo Susanto  “Kalau suruh minta ampun kepada Pak Soeharto, ya maaf lebih baik saya ditembak mati saja. Bagi saya haram. Saya sudah sakit... read more »

Sertu Ishak Bahar, eks Cakrabirawa yang dipenjara tanpa pengadilan. Foto oleh Irma Muflikhah/Rappler

Kesaksian mantan anggota Cakrabirawa tentang G30S

Irma Muflikhah | 8:34 PM, October 06, 2017 “Saya bawahan hanya menaati perintah atasan. Diajak ke mana oleh Pak Untung saya ikut,”kata Ishak Bahar, mantan anggota pasukan... read more »

Ishak mantan Anggota Cakrabirawa. ©2017 Merdeka.com/Abdul Aziz

Nestapa dalam penjara dan keheningan cinta mantan Anggota Cakrabirawa

Jumat, 6 Oktober 2017 09:08 | Reporter : Abdul Aziz Selama 12 tahun meringkuk di balik jeruji besi, hidup Ishak adalah ihwal penderitaan tak tertanggungkan. Bukan ketidakberdayaan sebagai... read more »

Tahanan politik perempuan di Kamp Plantungan.

Tujuh Tahanan Politik Perempuan di Kamp Plantungan

Nur Janti | Rabu 04 Oktober 2017 WIB Tahanan politik perempuan ini orang-orang terdidik yang beraktivitas dalam politik, seni, dan pendidikan. Diasingkan di Kamp Plantungan selama belasan tahun... read more »