Kisah Tapol

Latest News on Kisah Tapol
Keterangan foto:
Sitihinggil Kraton Kasunanan Surakarta. [doc]
Sekilas Tempo Doeloe [2]

Sekilas Tempo Doeloe [2]

Menjadi Sekretaris SC  Sekitar akhir tahun 1946 atau awal tahun 1947, ketika itu saya masih sebagai kader muda partai, di Solo diselenggarakan Konferensi Nasional PKI, bertempat di Sitihinggil Kraton Kasunanan Surakarta. Konfernas kemudian dinyatakan sebagai Kongres IV, karena menghasilkan... read more »

Ilustrasi: Alimin [Kredit Foto: hariansejarah.net]
Sekilas Tempo Doeloe [1]

Sekilas Tempo Doeloe [1]

Oleh: Andreas JW Mengenal Alimin Kira-kira awal 1946, pimpinan Jawatan Penerangan Jawa Tengah, Suwito Kusumowidagdo; mendengar kabar ada seorang tokoh komunis Angkatan 1926, bernama Alimin; pulang ke kampung halamannya, di Solo. Sehubungan dengan itu Jawatan Penerangan berencana mengundang Alimin... read more »

Putu Oka Sukanta. FOTO/Putu Oka Sukanta
Putu Oka Sukanta, Menemukan Akupuntur di...

Putu Oka Sukanta, Menemukan Akupuntur di Penjara Orba

Oleh: Jofie Dwana Bakti – 3 September 2018 Putu Oka Sukanta adalah bekas seniman yang dekat dengan Lekra. Kini, ia menggantungkan hidup lewat akupuntur, keahlian yang didapatinya di penjara Orba.  Setahun sebelum Gerakan 30 September (G30S) meledak, Putu Oka Sukanta pergi ke Jakarta untuk... read more »

Hendra Gunawan [Kredit Foto: Konfrontasi]
Hendra dan Legenda Lukis Kerakyatan

Hendra dan Legenda Lukis Kerakyatan

Catatan: Tri Guntur Narwaya Hendra Gunawan (1918 – 1983). Maestro seni lukis Indonesia yang sering dilupakan. Nama dan karyanya sejatinya bisa disejajarkan dengan mereka para legendaris pelukis Indonesia seperti Affandi, Sudjojono. Basoeki Abdullah ataupun Raden Saleh. Selama 13 tahun pernah... read more »

Foto bersama Trubus, Suromo, Sudarso dan Hendra Gunawan. [Misbach Tamrin]
100 Tahun Maestro Hendra Gunawan

100 Tahun Maestro Hendra Gunawan

Catatan:  Misbach Tamrin* Dalam khazanah senirupa modern Indonesia yang telah mentradisi dalam sejarah. Kita punya 3 tokoh seniman perupa senior (old-master). Yaitu Affandi, Sudjojono dan Hendra Gunawan. Merupakan tiga serangkai (triumvirat) senirupa yang kita miliki. Juga boleh dibilang... read more »

More from Kisah Tapol

ilustrasi : [googling]

“Jenderal, di manakah kubur mereka..?” [3]

Oleh: Yoseph T Taher Dari nama-nama yang ditelusuri oleh para tapol di RTM/TPU Pekanbaru setelah “pembebasan umum” yang terpaksa dilakukan oleh Pemerintah Soeharto pada 20 Desember... read more »

ilustrasi : [googling]

“Jenderal, di manakah kubur mereka..?” [2]

Oleh: Yoseph T Taher Di seluruh pelosok daerah, pihak militer menangkapi orang-orang yang yang diduga PKI, dan menjadi anggota atau simpatisan organisasi Pemuda Rakyat, Gerwani, SOBSI,... read more »

ilustrasi : [googling]

“Jenderal, di manakah kubur mereka..?” [1]

Oleh: Yoseph T Taher 1 Oktober 1965 merupakan titik awal masa kegelapan bumi Indonesia. Enam Jenderal, petinggi Angkatan Darat Indonesia, diculik dan dibunuh oleh para militer dibawah... read more »

(credit: parole.wordpress)

Menyaksikan jiwa-jiwa yang dibantai: Mengajarkan Tragedi 1965 melalui Sastra

  Oleh: Yoseph Yapi Taum 1 ABSTRAK Pembelajaran rekonsiliasi mengenai tragedi 1965 dapat dilakukan melalui sastra. Tiga buah karya sastra berbentuk cerpen yang berlatar belakang... read more »

CINDAGA: Runtuhan Jembatan Cindaga yang ambrol pada 27 Juni 2011 kini tinggal puingnya. Tetapi jembatan ini menyimpan kisah tragedi pembantaian tak kurang dari 300-an Tapol 65 . Seseorang penyintas tragedi 65 menunjukkan bekas lokasi hanyutnya mayat korban pembantaian [Foto: Humas YPKP 65]

Kisah Kelam Jembatan Cindaga

Senin, 27 Juni 2011 pagi itu cerah ketika Sumarno (kini 39 tahun) warga Banyumas asal Desa Rawalo berada di atas jembatan Serayu setelah memarkir motor Supra miliknya. Masa itu orang memanfaatkan... read more »