Artikel

Latest News on Artikel
Iqbal Aji Daryono (Ilustrasi: Ivon/detikcom)
Dari Film PKI hingga Sastra untuk Rekons...

Dari Film PKI hingga Sastra untuk Rekonsiliasi

Selasa 19 September 2017, 14:48 WIB | Iqbal Aji Daryono Wacana pemutaran kembali film Penumpasan Pengkhianatan G 30 S PKI kian berembus kencang. Tak tanggung-tanggung, dua dari pendukungnya adalah Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Panglima TNI Gatot Nurmantyo. Itu mengerikan sekali. Bahwa... read more »

mojok-koreksikertas
Jika Bisa Adil Pada Rohingya, Mengapa Pa...

Jika Bisa Adil Pada Rohingya, Mengapa Pada PKI Tidak?

Dhandy Dwi Laksono  | 18 September 2017 Jika kebencian terhadap mereka yang dianggap komunis atau PKI sudah sedemikian hebatnya, tak ada penjelasan apa pun yang dapat mencegahnya. Apalagi jika semua ini digerakkan untuk tujuan politik dan perebutan kekuasaan dengan mengorbankan siapa saja yang... read more »

(Kredit-Foto: Tempo)
Ingatan Kolektif 1965

Ingatan Kolektif 1965

Moh. Abdul Hakim | Senin, 18 September 2017 Peristiwa G 30 S/PKI, dan tragedi kekerasan tahun 1965, seolah seperti hantu dalam memori kolektif bangsa Indonesia. Peristiwa itu sendiri jarang sekali menjadi topik obrolan sehari-hari sepanjang tahun. Sebagian orang bahkan dengan sengaja berusaha... read more »

ROHINGYA: Gelombang pengungsi Rohingya, ekses krisis kemanusiaan di negeri Juncta [Net]
Rohingya dan Tragedi Kemanusiaan ’...

Rohingya dan Tragedi Kemanusiaan ’65

Misbach Tamrin* Diplomasi penyelesaian eskalasi tragedi pembantaian etnis Rohingya di Rakhine, Myanmar yang dilakukan Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi; tampaknya merupakan langkah terobosan yang fenomenal. Baik bagi dunia, maupun bagi kita sendiri. Berarti kini kita bisa menanting bukti.... read more »

Greg Poulgrain, sejarawan University of Sunshine Coast, Brisbane, Australia, dalam acara bedah bukunya, "The Incubus of Intervention", di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Jakarta, 5 September 2017. 
Foto: Nur Janti/Historia.
CIA Menggulingkan Sukarno demi Emas di P...

CIA Menggulingkan Sukarno demi Emas di Papua

Nur Janti | Selasa 05 September 2017 WIB Untuk menguasai tambang emas di Papua yang dikeruk oleh Freeport, Amerika Serikat mendepak Belanda lalu menggulingkan Sukarno. Pada akhir Agustus 2017, pemerintah mengumumkan bahwa Freeport bersedia melepas 51% sahamnya. Keputusan ini disambut gembira.... read more »

More from Artikel

Museum Memorial Jenderal Suharto di Kemusuk, Indonesia, merayakan mantan diktator tersebut sebagai ayah yang baik dan pembangun bangsa yang heroik. [Foto Kredit : Ulet Ifansasti untuk The New York Times]

Musium Soeharto: Merayakan Kehidupan Diktator, Menyembunyikan Sisi Gelapnya

Pengantar:  Museum Soeharto dibangun oleh saudara laki-laki sang diktator, Probosutedjo, untuk melawan berbagai kritik terhadap mantan penguasa Orba Soeharto yang dilengserkan melalui... read more »

Membaca buku-buku petualangan Karl May, penulis Eka Kurniawan ketika SMP mengarungi sungai Citanduy hingga ke Pulau Nusakambangan. Di pulau ini orang-orang yang diduga anggota PKI dan simpatisannya ditahan sebelum diasingkan ke Pulau Buru. (Ilustrasi: Desyanto Lie)

Pengetahuan Kecil dari Nusakambangan

Eka Kurniawan | Aug 11, 2016 ada umur empat belas tahun, saya dikeluarkan dari sekolah karena terlalu sering bolos. Setelah sekitar tiga bulan tinggal di rumah, ayah berhasil menemukan... read more »

TAMARA: Pementasan Repertoar "Gejolak Makam Keramat" yang dimainkan Teater Tamara dengan metode sema'an oleh ibu-ibu Penyintas 65; sukses digelar Kamis (13/7) malam di Gedung Purna Budaya UGM, Yogyakarta [Foto: Devy Dc]

Sema’an “Gejolak Makam Keramat”, Pentasnya Perempuan Penyintas

Reportase: Devy DC – Yogyakarta Di tengah drama politik yang nyaris kehilangan segala kepatutan buat dicerna bagi membangun estetika dan nalar sehat, ada kebangkitan perempuan yang... read more »

Ilustrasi

1965 dan Masa Depan Hukum di Indonesia

Oleh: Rian Adhivira dan Suteki* | June 3, 2017 Abstrak Peristiwa 1965 adalah sebuah penanda, tentang berakhirnya jargon-jargon revolusi dan dimulainya era pembangunan. Akan tetapi proyek... read more »

Tuba Bin Abdurrahim (kiri) dan Bedjo Untung (kanan) di perumahan pegawai Lapas Pemuda Tangerang. Foto: Eli Kamilah/KBR

Tapak Tilas Kamp Kerja Paksa di Tangerang

Jumat, 02 Juni 2017 Jakarta – Tangerang adalah kota metropolitan. Di sini perumahan mewah, mal, dan perkantoran, tak sulit ditemui. Kota ini pun seakan tak pernah tidur. Tapi, setengah... read more »