Artikel

Latest News on Artikel
LPSK: Mardadi Untung. 80 tahun, didampingi putrinya Anggita tengah diperiksa petugas dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) saat menunggu pemeriksaan di Klinik Mata Nusantara Kebonjeruk, Jakarta (29/11) dalam persiapan operasi mata {Foto" Humas YPKP'65]
Trauma Screening dan “kembalinya mata” M...

Trauma Screening dan “kembalinya mata” Mardadi Untung [2]

Cerita Screening Mardadi Untung diciduk militer sebelum ia berangkat ke Jakarta atas ajakan Nyoto yang mempermanai kekuatan sketsa dari karyanya. Nyoto adalah redaktur Harian Rakyat kala itu, dimana Mardadi Untung rajin memasok cergam bersambung seperti komik Wolter Monginsidi dan Untung Suropati... read more »

MARTIN ALEIDA: Penulis buku "Tanah Air Yang Hilang" Martin Aleida tengah memaparkan pandangannya (15/11/2017) di depan aktivis dan mahasiswa Indonesia di Leiden. [Credit-Photo: Tossy]
Martin Aleida: “Kejahatan Itu Haru...

Martin Aleida: “Kejahatan Itu Harus Dibuka”

Aboeprijadi Santoso “Hatta dan Sjahrir ditawan Belanda di Boven Digul. Selama itu, mereka digaji dan boleh baca buku. Itu Belanda yang menjajah kita 350 tahun”. Begitu ujarnya. Bagaimana dengan penguasa Indonesia, bagaimana bangsa kita? Dengan kata lain, bagaimana moral para pencipta kamp... read more »

Kredit Ilustrasi: Alit Ambara [nobodycorp]
Hilang dan Mati Pasca 65

Hilang dan Mati Pasca 65

15 November 2017 | Gde Putra  TIDAK ada keraguan bahwa jumlah korban kekerasan Peristiwa G30S 1965, sangatlah luar biasa besar. Namun, yang masih samar adalah kepastian kabar kematian korban peristiwa itu sendiri, karena seringkali bersumber pada desas desus tanpa bukti serius. Selain itu, pihak... read more »

MONGGOT: Situs Monggot berada di Kawasan Pemangkuan Hutan (KPH) Geyer Purwodadi, salah satu lokasi "kuburan" dan tempat pembantaian massal tapol 65. Lokasinya berupa lereng dengan jurang berupa cerukan parit memanjang [Foto: Humas YPKP 65]
Jejak Kuburan Massal Purwodadi [2]

Jejak Kuburan Massal Purwodadi [2]

Sejarah tengah ditulis oleh para korban orba di Purwodadi, dimana bersamaan dengan itu, jejak pembantaian massal juga terus dipetakan. Sebagaimana diketahui bahwa pada 1992 pernah ada riset dari aktivis kalangan akademisi, tetapi hasil riset ini  belum meretas dinding resistensi (dibekukan_Red)... read more »

cia_adammalik_wikipedia
Adam Malik Direkrut CIA ?

Adam Malik Direkrut CIA ?

Tokoh yang mendapat gelar Pahlawan Nasional di tahun 1998 ini disebut pernah direkrut oleh CIA  “Adam Malik adalah pejabat Indonesia tertinggi yang pernah direkrut oleh CIA.” Pengakuan ini disampaikan oleh Clyde Mc Avoy, seorang bekas agen CIA, ketika diwawancarai oleh Tim Weiner, wartawan... read more »

More from Artikel

Haris Azar [Foto: Istimewa]

7 Masalah HAM untuk Komnas HAM

Oleh: Haris Azar* Persoalan-persoalan tersebut tidak berdiri sendiri, mereka saling beririsan satu dengan lainnya. Hal ini menunjukkan kompleksitas pelanggaran HAM di Indonesia. Selamat... read more »

dw_303

Kesia-siaan Politik Arsip 1965

31.10.2017  | Penulis: Geger Riyanto “Mereka yang tidak belajar dari sejarah terkutuk akan mengulang kesalahannya.” George Santayana, filsuf. Opini Geger Riyanto. Anda mungkin sempat... read more »

Tentara menggiring orang-orang yang diduga terkait PKI pada 1965. (Perpustakaan Nasional RI).

Penumpasan PKI di NTT dalam Dokumen Rahasia AS

Martin Sitompul | 26 Okt 2017, 13:05 Antropolog AS mencatat aksi pembersihan PKI di Pulau Rote, NTT. Banyak orang tak bersalah menjadi korban hanya karena mereka menjadi pelanggan koperasi... read more »

Foto: Indria Fernida

Bertahan hidup di Gulag Indonesia – Carmel Budiarjo

Narasi : Imam Brotoseno* Sebuah hari di periode 1968, Carmel Budiarjo dijemput tentara ketika sedang memberikan les bahasa Inggris di rumahnya. Saat itu memberi les bahasa adalah salah satu... read more »

Kapten Udara Ignatius Dewanto. FOTO/Istimewa

Arsip Rahasia AS: Laporan Intel AU Soal Situasi di Solo 1965

Reporter: Petrik Matanasi | 19 Oktober, 2017 Laporan berbahasa Indonesia yang disimpan Kedubes AS berisi laporan soal kegiatan militer di Solo setelah G30S. Dalam arsip Jakarta Embassy Files,... read more »