Artikel

Latest News on Artikel
Haris Azhar [Foto: Keadilan]
Haris Azhar: “Jokowi Tidak Bisa dan Tida...

Haris Azhar: “Jokowi Tidak Bisa dan Tidak Mau”

Haris Azhar:  “Jokowi Tidak Bisa dan Tidak Mau”  PADA tanggal 31 Mei 2018 Lalu Presiden Jokowi menerima korban pelanggaran HAM masa lalu yang tergabung dalam Aksi Kamisan. Dalam pertemuan itu Presiden Jokowi berjanji akan segera memanggil Jaksa Agung dan Menko   Polhukam untuk... read more »

Foto: Keadilan, Edisi 26
Komnas HAM: “Kalau Jaksa Agung Tidak Mam...

Komnas HAM: “Kalau Jaksa Agung Tidak Mampu, Kami akan Bereskan”

Mohammad Choirul Anam, Anggota Komnas HAM: “Kalau Jaksa Agung Tidak Mampu, Kami akan Bereskan” JAKSA Agung HM Prasetyo menyebut sulit untuk kasus pelanggaran HAM berat di masa lampau ditingkatkan ke penyidikan karena bukti hukumnya masih minim. Dengan pernyataan ini kuat dugaan jika negara... read more »

Foto bersama Trubus, Suromo, Sudarso dan Hendra Gunawan. [Misbach Tamrin]
100 Tahun Maestro Hendra Gunawan

100 Tahun Maestro Hendra Gunawan

Catatan:  Misbach Tamrin* Dalam khazanah senirupa modern Indonesia yang telah mentradisi dalam sejarah. Kita punya 3 tokoh seniman perupa senior (old-master). Yaitu Affandi, Sudjojono dan Hendra Gunawan. Merupakan tiga serangkai (triumvirat) senirupa yang kita miliki. Juga boleh dibilang... read more »

je-ju
Mari belajar dari proses perdamaian Kore...

Mari belajar dari proses perdamaian Korea

Saskia E. Wieringa* | Amsterdam | Kamis, 19 Juli 2018 |12:08  Pada akhir Juni, saya menghadiri 2018 Jeju Forum for Peace and Prosperity. Jeju adalah pulau yang populer di selatan daratan Korea dan telah menjadi lokasi dari acara tingkat tinggi ini sejak tahun 2001, ketika peringatan satu tahun... read more »

ilustrasi : [googling]
“Jenderal, di manakah kubur mereka..?” [...

“Jenderal, di manakah kubur mereka..?” [3]

Oleh: Yoseph T Taher Dari nama-nama yang ditelusuri oleh para tapol di RTM/TPU Pekanbaru setelah “pembebasan umum” yang terpaksa dilakukan oleh Pemerintah Soeharto pada 20 Desember 1977, tercatat sejumlah 40 orang Tapol yang sempat “diambil malam dan dilenyapkan” dari TPU/RTM Pekanbaru... read more »

More from Artikel

ilustrasi : [googling]

“Jenderal, di manakah kubur mereka..?” [2]

Oleh: Yoseph T Taher Di seluruh pelosok daerah, pihak militer menangkapi orang-orang yang yang diduga PKI, dan menjadi anggota atau simpatisan organisasi Pemuda Rakyat, Gerwani, SOBSI,... read more »

ilustrasi : [googling]

“Jenderal, di manakah kubur mereka..?” [1]

Oleh: Yoseph T Taher 1 Oktober 1965 merupakan titik awal masa kegelapan bumi Indonesia. Enam Jenderal, petinggi Angkatan Darat Indonesia, diculik dan dibunuh oleh para militer dibawah... read more »

(credit: parole.wordpress)

Menyaksikan jiwa-jiwa yang dibantai: Mengajarkan Tragedi 1965 melalui Sastra

  Oleh: Yoseph Yapi Taum 1 ABSTRAK Pembelajaran rekonsiliasi mengenai tragedi 1965 dapat dilakukan melalui sastra. Tiga buah karya sastra berbentuk cerpen yang berlatar belakang... read more »

monga_emas1

Petaka Tambang Emas di Pulau Buru

Oleh: Nurdin Tubaka [Pulau Buru] 10 June 2018 Tenda-tenda biru dari terpal tampak memenuhi beberapa bagian di gunung ini. Letak tenda berdekatan dan tak beraturan. Pondok-pondok itu adalah... read more »

CINDAGA: Runtuhan Jembatan Cindaga yang ambrol pada 27 Juni 2011 kini tinggal puingnya. Tetapi jembatan ini menyimpan kisah tragedi pembantaian tak kurang dari 300-an Tapol 65 . Seseorang penyintas tragedi 65 menunjukkan bekas lokasi hanyutnya mayat korban pembantaian [Foto: Humas YPKP 65]

Kisah Kelam Jembatan Cindaga

Senin, 27 Juni 2011 pagi itu cerah ketika Sumarno (kini 39 tahun) warga Banyumas asal Desa Rawalo berada di atas jembatan Serayu setelah memarkir motor Supra miliknya. Masa itu orang memanfaatkan... read more »