Artikel

Latest News on Artikel
Sri dan orangtuanya, ayahnya dalam seragam petugas kepolisiannya.
Teror di Tandes

Teror di Tandes

oleh Dahlia Gratia Setiyawan – 24 Jan 2010 Pada hari-hari segera setelah 1 Oktober 1965, unit tentara dan warga sipil di Surabaya – yang dikenal sebagai basis PKI – mulai bergerak melawan Partai Komunis Indonesia (PKI). Penangkapan orang-orang yang dicurigai sebagai anggota... read more »

Dalam foto 4 September 2016 ini, Sabar, mantan tahanan politik yang dipenjara selama delapan tahun tanpa diadili karena menjadi anggota Front Petani, salah satu organisasi massa Partai Komunis Indonesia, berjalan di hutan jati tempat kuburan massal berlokasi, di Darupono, Jawa Tengah, Indonesia.
[Kredit Gambar: AP Photo / Dita Alangkara]
Ke Pulau Buru: Perjalanan ke Sisi Gelap ...

Ke Pulau Buru: Perjalanan ke Sisi Gelap Masa Lalu Indonesia

Oleh Duncan Graham – 07 Mei 2019 Kisah Mars Noersmono adalah kisah orang pertama tentang rasa malu suatu bangsa. Mars Noersmono memiliki kisah yang ingin dia ceritakan. Ini sangat mengganggu – kisah horor dan keberanian, keputusasaan, dan ketahanan. Meskipun terutama tentang masa lalu... read more »

Sebuah papan iklan di Tel Aviv untuk "Eva Stories," sebuah proyek pendidikan Holocaust. KreditKreditDan Balilty untuk The New York Times
Kisah Holocaust untuk Generasi Media Sos...

Kisah Holocaust untuk Generasi Media Sosial

Oleh Isabel Kershner* – 30 April 2019 JERUSALEM – Posting Instagram remaja ini mulai dengan cukup menyenangkan. Eva Heyman, yang baru saja mendapatkan tumit pertama untuk ulang tahunnya yang ke-13, memfilmkan dirinya makan es krim di taman. Ada juga remaja yang naksir. Tapi semuanya... read more »

saras-dewi-JP
Hak Asasi Manusia dan Ambivalensi Politi...

Hak Asasi Manusia dan Ambivalensi Politik

Oleh SARAS DEWI, Dosen Filsafat Universitas Indonesia – 20 April 2019, 18:35:10 WIB INGAR bingar pilpres dan pileg akhirnya usai sudah. Indonesia telah melaksanakan pemilu. Tapi, siapa pun yang menjadi pemenang harus ingat, masih banyak persoalan yang harus diselesaikan, khususnya terkait... read more »

KEYANG: Jembatan Keyang, saksi bisu pembantaian massal para korban Tragedi 65 di Jetis, Ponorogo [Foto: Humas YPKP 65]
Dari Koblen ke Nusakambangan dan Buangan...

Dari Koblen ke Nusakambangan dan Buangan Pulau Buru [2]

Kisah Tapol Pulau Buru Musibah Pertama Unit S Pada keesokan paginya beberapa Tapol diperintahkan kembali ke Namlea untuk mengambil barang-barang yang masih tertinggal di kapal. Rudy merasa tak sanggup untuk tugas menempuh perjalanan kembali ini dan memilih tinggal di Unit 19 untuk memulai... read more »

Subscribe to Opini

Opini

Haris Azar [Foto: Istimewa]

7 Masalah HAM untuk Komnas HAM

Oleh: Haris Azar* Persoalan-persoalan tersebut tidak berdiri sendiri, mereka saling beririsan satu dengan lainnya. Hal ini menunjukkan kompleksitas pelanggaran HAM di Indonesia. Selamat kepada tujuh... read more »

dw_303

Kesia-siaan Politik Arsip 1965

31.10.2017  | Penulis: Geger Riyanto “Mereka yang tidak belajar dari sejarah terkutuk akan mengulang kesalahannya.” George Santayana, filsuf. Opini Geger Riyanto. Anda mungkin sempat mendengar kutipan di atas pada suatu tempat dan suatu waktu. Yang saya tahu, para sejarawan sangat gemar mengutipnya, mengulangnya, menjejalkannya kepada para... read more »

Bertahan hidup di Gulag Indonesia – Carmel Budiarjo

Foto: Indria Fernida

Narasi : Imam Brotoseno* Sebuah hari di periode 1968, Carmel Budiarjo dijemput tentara ketika sedang memberikan les bahasa Inggris di rumahnya. Saat itu... read more »

Baret Merah Menggebuk Mbah Suro

Mbah Suro. FOTO/Istimewa

Reporter: Petrik Matanasi | 12 Oktober, 2017 Mbah Suro alias Muljono adalah dukun yang punya banyak pengikut setelah 1965. Pasca 1965, perburuan terhadap... read more »

Tahun Hijriyah, 65, dan Usaha Mengawetkan Ketakutan

Kredit ilustrasi: Putu Deoris

22 September 2017 | Ahmad Thariq HARI-hari ini, kita dikagetkan oleh himbauan Panglima TNI jenderal Gatot Nurmantyo agar diadakan nonton bareng (nobar) film... read more »

More from Artikel

KEYANG: Jembatan Keyang, saksi bisu pembantaian massal para korban Tragedi 65 di Jetis, Ponorogo [Foto: Humas YPKP 65]

Dari Koblen Ke Nusakambangan dan Buangan Pulau Buru [1]

Kisah Tapol 65 Ponorogo Rumah kontrakan itu tak seberapa besar, bahkan tergolong kecil. Petaknya hanya terdiri dari kamar tidur dan ruang dapur. Bagian depan serupa teras yang hanya muat... read more »

bril.com

Mengenang Genosida Indonesia, 53 Tahun Kemudian

dalam Bijdragen tot de taal-, land- en volkenkunde / Jurnal Ilmu Humaniora dan Ilmu Sosial Asia Tenggara Penulis: Grace Leksana 1   | 19 Mar 2019   Djoko Sri Moeljono, Pembuangan... read more »

SAYUDI:  Sayudi, 84 tahun (berdiri nomor 2 dari kanan) dalam foto bersama Ketua YPKP 65 Bedjo Untung yang berkunjung ke Brebes [Foto: Humas YPKP 65]

Jejak “Ruyung Kawung” di Sindangheula

 Catatan Tragedi 1965-66 Sindangheula Tragedi 1965 di Sindangheula menyisakan trauma mendalam di kalangan korban. Di perbatasan Jawa Barat dan Tengah yang masuk wilayah Brebes ini pun... read more »

KUBURAN MASSAL: Seorang penduduk Desa Dungus tengah menunjukkan lokasi kuburan massal korban Tragedi 65 yang diduga berisi 150 orang di Jurang Uni Hutan Dungus, Kabupaten Madiun [Foto: Humas YPKP 65]

Temuan 12 Lokasi Kuburan Massal Korban Tragedi 65 Madiun

Matahari sudah condong ke barat kapan kami turun dari jalanan aspal hotmix untuk memasuki hutan di arah kanan melalui jalan setapak. Penduduk setempat, seorang diantaranya ada bersama tim... read more »

soemarsono_suryaanta

In Memoriam Soemarsono: Tokoh Madiun 1948, Penggagas Hari Pahlawa...

Wilson Obrigados* | 11 Januari 2019 Pagi 8 Januari 2019, saya menelepon Panti Soemarsono, menyampaikan rasa duka cita yang dalam ketika mendengar Soemarsono Wafat. Panti, anak dari Soemarsono,... read more »