Latest News Page 21
Api di Kereta dari Moscow ke Berlin [3]
Interogasi Malam Malam itu juga, kapan tiba di Kodim Tasikmalaya, Willy diinterogasi oleh tentara berpangkat sersan dua. “Saudara warga Rusia..?”, tanya Sersan “Bukan, saya orang Indonesia..”. potong Willy “Mana KTP nya?”, cecarnya. “Saya tak punya KTP”, jawab Willy “Tapi... read more »
Api di Kereta dari Moscow ke Berlin [2]
Para penerima beasiswa yang dikirim ke luar negeri adalah “Mahasiswa ID” (Mahasiswa Ikatan Dinas_Red) karena memang terikat oleh suatu perjanjian bahwa setelah ia tamat studi, maka wajib baginya pulang dan bekerja pada pemerintah Soekarno yang mengirimnya. Membangun dan memajukan negara... read more »
Api di Kereta dari Moscow ke Berlin [1]
Skenario Anti-Cina Sebelum Gestok 1965 Pada tahun 1963, tepatnya 10 Mei 1963 pecah huru-hara anti Cina di Bandung Jawa Barat. Kerusuhan rasialis yang bermula dari kampus ITB ini pun merembet ke kota sekitarnya; Ciamis, Garut dan Tasikmalaya1. Banyak mahasiswa terlibat dalam kerusuhan yang tak... read more »
Tugu-Tugu Palu Arit di Indonesia
Oleh: Andri Setiawan Tugu-tugu palu arit pernah menjulang di beberapa daerah di Indonesia. Simbol kekuatan PKI pada masanya. Sebuah tugu di Madiun tengah menjadi sorotan. Tugu yang berada di interchange menuju gerbang tol Madiun itu disebut mirip simbol palu arit. Isu ini viral setelah Roy... read more »
Afro-Asiaisme di Akademi Indonesia
Wildan Sena Utama | 10 Februari Empat tahun lalu, Carolien Stolte menulis di blog ini bahwa Bandung telah membentuk orientasi baru menuju regionalisme melalui karier sejarawan maritim terkenal Indonesia AB Lapian. Visi regionalis Lapian mengarah pada upaya awal dekolonisasi dalam historiografi... read more »
Anti Orba
Pulau Buru, Tempat Pembuangan Tahanan Politik G30S
Hasan Kurniawan | Senin, 10 Oktober 2016 − 05:05 WIB PULAU BURU merupakan salah satu gugusan pulau di Kepulauan Maluku. Pulau ini memiliki luas 8.473,2 km persegi dengan panjang garis pantai... read more »
Usulan Wiranto soal Badan Khusus Tragedi 65 Tak Jelas d...
Rabu, 05/10/2016 12:42 WIB | Oleh: Sasmito KBR, Jakarta- Yayasan Penelitian Korban Pembunuhan 1965/1966 (YPKP 65) mempertanyakan rencana pembentukan badan... read more »
Diintimidasi, Diskusi “Gestok” di UGM Jalan...
Demokratisasi di Indonesia menghadapi tantangan ketika kebebasan berdiskusi direcoki oleh kelompok reaksioner sebagaimana yang terjadi di beberapa tempat;... read more »
Dikerjapaksakan Di Alam Terbuka | 5
Hampir tiga bulan kemudian, masa pemeriksaan telah berlalu. Berarti selama waktu itu pula, kami para tapol di gojlok dalam semacam bagaikan godokan“kawah... read more »
Artikel
Rocky Gerung: “Ketakutan Muncul Negara Komunis Sebenarnya S...
DPR memasukkan komunisme, Marxisme dan Leninisme sebagai paham terlarang dalam revisi R-KUHP. Bagi setiap orang yang menyebarkan ajaran tersebut di muka publik akan diganjar dengan hukuman pidana 4... read more »
Sebelum PKI Berdiri: Lingkaran Kaum Sosialis di Surabaya
Reporter: Andi Achdian* | 30 September, 2017 Inilah kisah orang-orang sosialis paling awal di Hindia Belanda yang berkiprah di tengah berbagai pembatasan politik. Leendert J.D. Reeser adalah guru sejarah dan ilmu bumi di Hogere Burgerschool (HBS) Surabaya. Tubuhnya gempal, pipinya tembam, kepalanya bulat kokoh seperti tokoh sosialis Perancis... read more »
Gerakan Literasi vs Gerakan Nonton Bareng G30S/PKI
hilmanrakatau* | Sabtu, 30 September 2017 Gerakan literasi selalu digembor-gemborkan oleh orang-orang yang menginginkan perubahan di negerinya. Apalagi... read more »
Dunia Di balik Jeruji
Oleh: Wilson Sahabat-sahabat PKI saya Di ruang kerjanya yang penuh dengan aneka barang yang bertumpuk di segala sudut, Kolonel Latief membongkar sebuah... read more »
Islam, Komunisme, dan Bencana Ingatan Kolektif 65
Syahirul Alim* | Jumat, 29 September 2017 Satu-satunya tragedi kemanusian sepanjang sejarah republik ini yang sulit sekali dilupakan tampaknya adalah konflik... read more »
Berita
Jokowi Respons Pengepungan LBH: Jangan Main Hakim Sendiri
Senin, 18 September 2017 | 16:17 wib Presiden Joko Widodo mengingatkan agar masyarakat jangan main hakim sendiri terkait dengan insiden yang terjadi di gedung Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (LBH)... read more »
Setara: Isu PKI Digunakan Untuk Memecahbelah dan Untungkan Pihak Tertentu
AMBARANIE NADIA KEMALA MOVANITA | 18/09/2017, 15:54 WIB JAKARTA – Ketua Setara Institute Hendardi menganggap upaya pengungkapan sejarah atas peristiwa 1965 kerap digunakan pihak tertentu untuk menggiring isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia. Tidak sedikit masyarakat yang terpengaruh dengan isu tersebut dan melakukan penolakan keras.... read more »
LBH Jakarta : Kami korban hoax genjer-genjer dan PKI ya...
18 September 2017 | 07.45 wib Reporter : Miechell Beritahati.com, Jakarta – Pihak Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta menduga, aksi massa yang... read more »
Pembubaran Seminar 1965, Bentuk Serangan terhadap Demok...
Reporter: Arman Dhani | 16 September, 2017 Seminar sejarah “Pengungkapan Kebenaran 1965/1966” dibubarkan polisi karena dianggap tak berizin Pihak... read more »
Polisi Masuk Paksa ke Gedung LBH untuk Bubarkan Seminar...
Reporter: Hendra Friana | 16 September, 2017 Tindakan kepolisian yang memaksa masuk ke gedung LBH baru pertama kali terjadi sejak reformasi. Anggota... read more »
Kisah Tapol
Terpasung Dalam “Pengamanan” | Bagian Kedua
Oleh: Misbach Tamrin | 19 September 2016 Pada sebuah lobang di salah satu celah pinggiran tebing gunung. Kami memperoleh ruangan untuk bersembunyi dengan aman. Katakanlah ini semacam sebuah gua batu... read more »
Pelarian di Hutan Pegunungan Meratus | Bagian Pertama
Oleh: Misbach Tamrin | 14 September 2016 Di atas ketinggian punggung salah satu tebing pegunungan Meratus yang melandai ini, saya duduk bersendiri, sambil menatap pandang yang jauh. Angin berhembus perlahan, menggoyang dedaunan semak di sisi saya. Lima orang kawan bersama saya sedang merebahkan diri, masing-masing tenggelam dalam lamunannya... read more »
Menelusuri Jejak Kuburan Massal di Pasar Puni
Asrida Elisabeth* | Aug 24, 2016 Salah satu alasan saya menggali cerita tentang tragedi 1965 adalah kuburan massal di kampung halaman saya: Manggarai. Entah... read more »
Konflik Vertikal dan Horizontal Terjadi Pada Kasus Korb...
27 Oktober 2015 | Lovina Soenmi DUA KALI Tom Iljas diusir pemerintah Indonesia. Paspornya pernah dicabut dari Indonesia lantaran huru-hara 1965. Dan 50 tahun... read more »
Kakek Andi Noya Dibunuh Massa Anti-PKI
Hendi Jo | 2 Okt 2015, 16:13 PASCA terbunuhnya enam perwira tinggi dan satu perwira pertama Angkatan Darat oleh gerakan militer yang menamakan dirinya Dewan... read more »
Kliping
Dokumen rahasia Amerika: AS mengetahui skala pembantaian tragedi ...
Tito Sianipar | 17 Oktober 2017 Sejumlah dokumen kabel diplomatik Amerika soal tragedi 1965 kembali dibuka ke publik oleh lembaga nonprofit National Security Archive (NSA), National Declassification... read more »
Izin Pembunuhan Massal – Dokumen AS Pasca-Tragedi G30S
Selasa, 17 Okt 2017 21:30 WIB | Agus Lukman Dokumen kabel diplomatik Amerika Serikat soal tragedi pasca 1965 kembali dibuka ke publik oleh National Security Archive (NSA). Laporan itu berisi pelbagai surat rahasia, termasuk peran Adnan Buyung 1 Setelah 52 tahun pasca-Gerakan 30 September 1965, lembaga riset nonpemerintah National Security Archive... read more »
Arsip Rahasia Seputar Pembunuhan Massal 1965 Dibuka AS
Reporter: Rio Apinino | 17 Oktober, 2017 39 dokumen rahasia dari Kedubes AS di Jakarta dideklasifikasi, memuat rincian cerita pembantaian, transisi... read more »
Kedutaan Besar AS mengikuti berjalannya pembunuhan mass...
Arsip Kedubes AS Jakarta yang baru saja dibuka merinci pembunuhan oleh AD, dan dukungan AS dalam penghancuran gerakan buruh berorientasi kiri Washington, D.C.,... read more »
Obituari | Perginya Rosidi, Sang Penyintas Panembong
16 October 2017 | Fransiskus Pascaries Satu dari sedikit orang yang bertahan dari kejahatan kemanusiaan tahun 1965 di Cianjur. Ia menjalani hidup... read more »
Nasional
Yayasan Korban Pembunuhan 65 Klaim Ada 122 Titik Kuburan Massal
Rakhmatulloh – Kamis, 25 Agustus 2016 – 15:20 WIB JAKARTA – Ketua Yayasan Penelitian Korban Pembunuhan 1965 (YPKP) Bedjo Untung mengaku sudah menyerahkan sejumlah titik kuburan... read more »
KSP Dorong Penyelesaian HAM Masa Lalu
JAKARTA- Jumat, 12 Agustus 2016 Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki menerima hasil International People’s Tribunal (IPT) tentang peristiwa 1965 yang diserahkan oleh Nursyahbani Katjasungkana, koordinator IPT’65. Nursyahbani berharap Presiden Jokowi bisa menyelesaikan HAM masa lalu karena tertera secara jelas dalam Nawacita dan Rencana... read more »
Staf Presiden Gelar Pertemuan dengan Korban Tragedi 196...
Menjelang peringatan 71 tahun Proklamasi RI, 3 Staf Presiden menggelar pertemuan (12/8) di Kantor Staf Presiden Lantai 2 Gedung Bina Graha dalam kompleks... read more »
Tragedi 1965 dan Transformasi Sejarahnya
Catatan Diskusi Terbatas Sekolah Pascasarjana UGM Yogyakarta YOGYA – Kajian Budaya dan Media Pasca Sarjana Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta, Selasa... read more »
Rekomendasi Penyelesaian Pelanggaran HAM 1965 Segera Di...
Sabtu, 6 Agustus 2016 | 09:12 WIB JAKARTA, KOMPAS.com– Rekomendasi terkait penyelesaian pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi pada 1965... read more »
Uncategorized
Pernyataan Bersama | Tolak Gelar Pahlawan Soeharto
PERNYATAAN BERSAMA KORBAN, KELUARGA KORBAN, ORGANISASI KORBAN TRAGEDI KEMANUSIAAN 1965/1966 MENOLAK DENGAN TEGAS UPAYA PEMBERIAN GELAR PAHLAWAN NASIONAL KEPADA MANTAN PRESIDEN RI JENDERAL... read more »
[WAWANCARA] Simposium Tragedi 65, Ini Rekomendasi Tim Perumus pada Pemerintah
Kamis, 19/05/2016 21:15 WIB | Oleh: Ika Manan KBR, Jakarta – Selama sekira satu bulan, tim perumus menggarap rekomendasi pasca Simposium Nasional “Membedah Tragedi 1965, Pendekatan Kesejarahan”, yang berlangsung di Hotel Aryaduta, Jakarta pada 18-19 April 2016. Pada Rabu, 18 Mei 2016 tim perumus menyerahkan rekomendasi yang... read more »
Selamat Datang | Renstra YPKP 65 [Bagian 1]
Yayasan Penelitian Korban Pembunuhan 1965/1966 (YPKP 65) SK. Menkumham No. C-125 H.T. 01.02 Tahun 2007 – Tanggal 19 Januari 2007 Tambahan Berita Negara... read more »
INDONESIA 1965: Pelajaran dari kekalahan besar
Oleh Deirdre Griswold – 7 Oktober 2015 Siapa yang mau belajar kekalahan? Jauh lebih memuaskan untuk mempelajari kemenangan. Untuk membaca tentang... read more »
Di Lubang Buaya, Jokowi Lihat Diorama G30S 1965
KAMIS, 01 OKTOBER 2015 | 11:34 WIB TEMPO.CO, Jakarta – Presiden Joko Widodo melakukan serangkaian kegiatan peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen... read more »
Forum Asia tentang HAM menyampaikan kekecewaan terhadap Jokowi
New Desk | The Jakarta Post | Rabu, 5 Februari 2020 | 08:37 pagi Presiden Joko “Jokowi” Masa jabatan kedua Widodo belum menunjukkan tanda-tanda kemajuan dalam menyelesaikan... read more »
Alimin Periode 1946-1950: Pertemuan dengan Sultan HB IX [3]
oleh: Andreas JW Pertemuan dengan Sultan HB IX Sejak perjanjian KMB disepakati, situasi menjadi relatif lebih aman. Perkembangan baru ini tidak luput dari pembahasan OSC Boyolali dan Pak... read more »
Alimin Periode 1946-1950: Mengevakuasi ke Boyolali [2]
Mengevakuasi ke Boyolali [2] oleh: Andreas JW “Begitu kami sampai di markas batalyon, saya sangat kaget, ternyata yang lebih dulu keluar dari ruang kerja Digdo kok malah Alimin…... read more »
Alimin Periode 1946-1950: Humoris dan Halus Tutur Katanya [1]
oleh: Andreas JW Humoris dan Halus Tutur Katanya Sekira awal 1946, Suwito Kusumowidagdo, kepala Jawatan Penerangan Jawa Tengah, mendengar kabar ada seorang tokoh partai Angkatan 1926,... read more »
1965 dan Mereka yang Berani Merawat Ingatan
6 Desember 2019 –Lilik HS Pekan lalu, tiga hari berturut-turut saya lari pagi keliling kompleks Universitas Sebelas Maret, Solo. Saya menikmati suasana kampus yang akronimnya kerap memicu... read more »