Tag Archives Tapol 65

andreas-jw_tempodulu
Sekilas Tempo Doeloe [3]

Sekilas Tempo Doeloe [3]

Oleh: Andreas JW Gagal Menyelamatkan Bung Amir Di tengah-tengah kerja keras mengkonsolidasi partai, suatu hari saya mendapat informasi dari seorang kader partai bernama Slamet Mamik alias Pak Wardojo, suami dari Ibu Marni. Kader satu ini punya jaringan cukup luas. Dia juga handal menyusup dan... read more »

Keterangan foto:
Sitihinggil Kraton Kasunanan Surakarta. [doc]
Sekilas Tempo Doeloe [2]

Sekilas Tempo Doeloe [2]

Menjadi Sekretaris SC  Sekitar akhir tahun 1946 atau awal tahun 1947, ketika itu saya masih sebagai kader muda partai, di Solo diselenggarakan Konferensi Nasional PKI, bertempat di Sitihinggil Kraton Kasunanan Surakarta. Konfernas kemudian dinyatakan sebagai Kongres IV, karena menghasilkan... read more »

Rest in Power: Susilo "Slamet" Wardoyo
Selamat Jalan Guru Kami…

Selamat Jalan Guru Kami…

Slamet Susilo Wardoyo, lahir di Cilacap 1937, adalah seorang Guru SD semasa sebelum “Geger Gestok 65”. Tuduhan terlibat G30S, yang tak pernah terbuktikan itu, telah menyeretnya masuk penjara Orba dan dikurung selama 6 bulan. Pada masa itu, dikenangnya, ia sering mendengar lolongan orang-orang... read more »

Hendra Gunawan [Kredit Foto: Konfrontasi]
Hendra dan Legenda Lukis Kerakyatan

Hendra dan Legenda Lukis Kerakyatan

Catatan: Tri Guntur Narwaya Hendra Gunawan (1918 – 1983). Maestro seni lukis Indonesia yang sering dilupakan. Nama dan karyanya sejatinya bisa disejajarkan dengan mereka para legendaris pelukis Indonesia seperti Affandi, Sudjojono. Basoeki Abdullah ataupun Raden Saleh. Selama 13 tahun pernah... read more »

Foto bersama Trubus, Suromo, Sudarso dan Hendra Gunawan. [Misbach Tamrin]
100 Tahun Maestro Hendra Gunawan

100 Tahun Maestro Hendra Gunawan

Catatan:  Misbach Tamrin* Dalam khazanah senirupa modern Indonesia yang telah mentradisi dalam sejarah. Kita punya 3 tokoh seniman perupa senior (old-master). Yaitu Affandi, Sudjojono dan Hendra Gunawan. Merupakan tiga serangkai (triumvirat) senirupa yang kita miliki. Juga boleh dibilang... read more »

ilustrasi : [googling]

“Jenderal, di manakah kubur mereka..?” [3]

Oleh: Yoseph T Taher Dari nama-nama yang ditelusuri oleh para tapol di RTM/TPU Pekanbaru setelah “pembebasan umum” yang terpaksa dilakukan oleh Pemerintah Soeharto pada 20 Desember... read more »

ilustrasi : [googling]

“Jenderal, di manakah kubur mereka..?” [2]

Oleh: Yoseph T Taher Di seluruh pelosok daerah, pihak militer menangkapi orang-orang yang yang diduga PKI, dan menjadi anggota atau simpatisan organisasi Pemuda Rakyat, Gerwani, SOBSI,... read more »

ilustrasi : [googling]

“Jenderal, di manakah kubur mereka..?” [1]

Oleh: Yoseph T Taher 1 Oktober 1965 merupakan titik awal masa kegelapan bumi Indonesia. Enam Jenderal, petinggi Angkatan Darat Indonesia, diculik dan dibunuh oleh para militer dibawah... read more »

CINDAGA: Runtuhan Jembatan Cindaga yang ambrol pada 27 Juni 2011 kini tinggal puingnya. Tetapi jembatan ini menyimpan kisah tragedi pembantaian tak kurang dari 300-an Tapol 65 . Seseorang penyintas tragedi 65 menunjukkan bekas lokasi hanyutnya mayat korban pembantaian [Foto: Humas YPKP 65]

Kisah Kelam Jembatan Cindaga

Senin, 27 Juni 2011 pagi itu cerah ketika Sumarno (kini 39 tahun) warga Banyumas asal Desa Rawalo berada di atas jembatan Serayu setelah memarkir motor Supra miliknya. Masa itu orang... read more »

INVESTIGASI: Investigasi Kuburan Massal dilakukan YPKP 65 secara berkelanjutan dengan melibatkan langsung para korban, penyintas dan keluarganya di berbagai daerah. Gambar di atas diambil saat menziarahi lokasi kuburan massal di Pasarmiring Deliserdang (14/03), Sumatera Utara. Verifikasi temuan lokasi pembantaian dan kuburan massal ini, lebih dari fakta atas jejak kejahatan kemanusiaan rezim Orba di masa lalu; juga sebagai upaya merawat ingatan kolektif, terapi “trauma-healing” para korban [Foto: Humas YPKP 65]

Investigasi Kuburan Massal, Sumbangan Penting Kemanusiaan

Editorial “Soeara Kita” Edisi No. 158 – XIX Apa yang dilakukan YPKP 65 sebagai sebuah lembaga penelitian berfokus pada fakta spesifik korban genosida politik tragedi kemanusiaan... read more »