Artikel

Latest News on Artikel
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers usai menjenguk Menko Polhukam Wiranto di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (11/10/2019). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc.
Jokowi Tak Menuntaskan Kasus HAM, Ia Jus...

Jokowi Tak Menuntaskan Kasus HAM, Ia Justru Memperpanjang Daftarnya

Oleh: Fadiyah Alaidrus – 20 Oktober 2019 Di era Jokowi, kasus pelanggaran HAM masa lalu tak terbongkar. Justru daftarnya jadi tambah panjang. Salah satu yang membedakan Joko Widodo dengan Prabowo Subianto dalam Pilpres 2014 lalu adalah latar belakang keduanya. Prabowo dianggap punya sejarah... read more »

Pendem Ambarawa Fortress  Rosa Panggabean
Sepotong Ingatan dari Kamp Yang Berubah

Sepotong Ingatan dari Kamp Yang Berubah

Rosa Panggabean – 09 Oct 2019 Pada September 1965, beredar rumor bahwa terdapat sejumlah oknum tentara yang merencanakan kudeta terhadap kepemimpinan Presiden Soekarno. Merespon rumor tersebut, enam Jenderal dan satu Perwira diculik dan dibunuh pada 1 Oktober 1965. Militer Indonesia kemudian... read more »

Sumber foto: Koleksi  Er. Siregar
Amir Sjarifuddin: Pendiri TNI, Mati Dide...

Amir Sjarifuddin: Pendiri TNI, Mati Didepan Regu Tembak TNI

Broer Martin “Tentara harus memiliki satu persepsi perjuangan, tidak terkotak-kotak oleh kepentingan politik dan tidak mengabdi kepada kekuasaan yang menindas rakyat. Tentara harus mengabdi kepada revolusi, tunduk kepada otoritas sipil, hidup dan berjuang bersama rakyat ibarat ikan dengan... read more »

Sumber foto: Fotocollectie Dienst voor Legercontacten Indonesie
Madiun Affair: Berontak Kok Minta Instru...

Madiun Affair: Berontak Kok Minta Instruksi Sama Pemerintah Pusat?

Kesaksian Soemarsono, Juli – September 2013 Broer Martin “…Begitu anak-anak Panembahan Senopati clash sama Divisi Siliwangi, partai bikin sikap. Partai menginstruksikan kami supaya melokalisir pertempuran yang terjadi di Solo. Persoalan di Solo biar diselesaikan sama kawan-kawan yang di... read more »

70Tragedi-MAX
Tragedi 1965?

Tragedi 1965?

Sebuah pertanyaan besar perlu dikedepankan: apakah malapetaka kemanusiaan pada 1965-1968 adalah sebuah tragedi? Oleh Max Lane PADA tahun 1972 sebagai mahasiswa sarjana yang sedang menulis skripsi, saya mengumpulkan materi di Bali. Topik skripsi saya berkaitan dengan sejarah politik Bali. Pada saat... read more »

Subscribe to Opini

Opini

andeas_DN

Sekilas Tempo Doeloe [4]

Membebaskan Aidit dan Ruslan Widjajasastra Oleh: Andreas JW Entah ini karena faktor kebetulan atau memang sudah diperhitungkan, hanya selang beberapa jam setelah eksekusi terhadap 11 tapol tersebut... read more »

amir_nisan-Martin

Sekilas Tempo Doeloe [3]

Oleh: Andreas JW Gagal Menyelamatkan Bung Amir Di tengah-tengah kerja keras mengkonsolidasi partai, suatu hari saya mendapat informasi dari seorang kader partai bernama Slamet Mamik alias Pak Wardojo, suami dari Ibu Marni. Kader satu ini punya jaringan cukup luas. Dia juga handal menyusup dan menyebarkan siaran-siaran gelap sampai ke daerah-daerah... read more »

Sekilas Tempo Doeloe [2]

Keterangan foto:
Sitihinggil Kraton Kasunanan Surakarta. [doc]

Menjadi Sekretaris SC  Sekitar akhir tahun 1946 atau awal tahun 1947, ketika itu saya masih sebagai kader muda partai, di Solo diselenggarakan Konferensi... read more »

Sekilas Tempo Doeloe [1]

Ilustrasi: Alimin [Kredit Foto: hariansejarah.net]

Oleh: Andreas JW Mengenal Alimin Kira-kira awal 1946, pimpinan Jawatan Penerangan Jawa Tengah, Suwito Kusumowidagdo; mendengar kabar ada seorang tokoh komunis... read more »

Tangan Mohammad Hatta Berlumuran Darah Dalam Peristiwa ...

Ilustrasi: Mohammad Hatta [Photo-Credit: Fakta Tokoh]

  Oleh: Martin L Dinihari 19 September 1948, Brigade 29 yang bermarkas di Pabrik Gula Redjoagung Madiun melucuti senjata pasukan tak dikenal yang... read more »

Subscribe to Wawancara

Wawancara

seword_pki-3

Wawancara Dengan Dr Soebandrio, Kepala Badan Pusat Intelijen : So...

BY: ERIKA EBENER  | SEPTEMBER 27, 2017 Itu judul yang saya temukan disebuah majalah tempo dulu. Bukan majalah Tempo, tapi majalah jadul yang bernama “Majalah Adil”. Sangat menarik isi... read more »

illustrasi: Museum Franz Kafka di Prague [Foto: Alamy]

Mereka Menghormati Saya Sebagai Indonesia

Oleh Martin Aleida Tak mudah untuk memenangkan hati seseorang yang terdampar selama setengah abad di daratan luas dan jauh. Apalagi dalam pertemuan pertama. Nasib baik terkadang datang tanpa mengetuk pintu. Memenuhi keinginan saya untuk mewawancarainya, Sugiyono mengajak berjalan kaki dalam rintik hujan musim rontok menuju sebuah café sederhana... read more »

[WAWANCARA] Simposium Tragedi 65, Ini Rekomendasi Tim P...

kbr_simposium1

Kamis, 19/05/2016 21:15 WIB | Oleh: Ika Manan KBR, Jakarta – Selama sekira satu bulan, tim perumus menggarap rekomendasi pasca Simposium Nasional  ... read more »

Aiko Kurasawa: Akui Pembantaian, Baru Rekonsiliasi

Aiko Kurasawa [ill: detik]

Rabu 07 Oct 2015, 11:40 WIB Jakarta – Jakarta, bagi Aiko Kurasawa, sudah seperti kampung halamannya yang kedua. Sejak 1972 hingga sekarang, di usia... read more »

G30S, Omar Dani: Pesta di Lubang Buaya Itu Isapan Jempo...

Omar Dhani. tni-au.mil.id

KAMIS, 01 OKTOBER 2015 | 20:05 WIB TEMPO.CO, Jakarta -Buku “Pergunakanlah Hati, Tangan dan Pikiranku: Pledoi Omar Dani” adalah satu dari sekitar... read more »

More from Artikel

Malam 30 September 1965: Sukarno di rumah Dewi; Soeharto menunggu anaknya yang sakit di RSPAD, lalu pulang ke rumahnya. tirto.id/Deadnauval

30 September 1965 | Drama G30S 1965: di Mana Mereka di Malam Jahanam Itu?

Oleh: Petrik Matanasi – 30 September 2019 Malam 30 September 1965, Soeharto tidur di rumahnya, begitu juga para jenderal yang diculik. Sementara Sukarno di rumah istri mudanya. Malam... read more »

indonesia-killing

Memetakan pembunuhan 1965-66 di Jawa Timur

26 Sep 2019 | Oleh: Siddarth Chandra Sejak jatuhnya Suharto pada tahun 1998, banyak yang telah ditulis tentang pembunuhan yang terkait dengan apa yang disebut Gerakan 30 September. Suatu... read more »

Ilustrasi oleh Deadnauval

Jejak Mao dalam Kitab Gerilya TNI 

18 August 2019 – Windu Jusuf SEBUAH tesis setebal 156 halaman diuji pada 1 Juni 2001 dan dinyatakan lulus. Penulisnya, Michael Boden, kembali memperoleh titel master setelah mendapat... read more »

Sumber foto: Wikimedia.Org

Seputar Proklamasi Kemerdekaan Kita

Kesaksian Soemarsono “…Ada cerita tentang Proklamasi Kemerdekaan kita yang tidak tertulis dalam sejarah resmi. Waktu kawan-kawan pemuda Menteng 31 rapat mempersiapkan... read more »

Bagi Soeharto dan Orde Baru-nya, penghancuran pangkalan PKI, yang diabadikan dalam sebuah monumen besar, menunjukkan dominasi absolut tentara dan bahwa Orde Baru ada di sini untuk tinggal. Gambar: Kuburan Tanpa Tanda

Pembantaian berdarah 1965-66 – di balik kerahasiaan pembunu...

Oleh Editor PMC – 9 Agustus 2019 ULASAN: Oleh Margaret Scott Bertahun-tahun yang lalu selama kediktatoran Suharto, ketika pembunuhan massal tahun 1965-66 adalah hal yang tabu, saya... read more »