Artikel

Latest News on Artikel
Foto: Canacopegdl
Semua Orang Tahu Ada yang Salah pada Per...

Semua Orang Tahu Ada yang Salah pada Peristiwa 1965

Shanti Norita | 1 Februari 2018 Saya masih ingat jelas pada malam menjelang 30 September. Ketika masih di sekolah dasar, saya sangat menanti-nanti malam itu. Malam di mana saya bisa menonton film yang hanya diputar setahun sekali. Sedikit berbeda dengan yang lainnya, saya selalu antusias... read more »

Gubernur Lemhanas Letjen TNI (Purn.) Agus Widjojo. Foto: Nugroho Sejati/Historia.
Pengungkapan Kebenaran Dulu, Baru Rekons...

Pengungkapan Kebenaran Dulu, Baru Rekonsiliasi

Aryono | Rabu 03 Januari 2018 WIB Pengantar Arif Harsana: Saya sependapat dengan tanggapan bung Harry Wibowo , bahwa pernyataan Agus Wijoyo tidak tepat.  Quote: ” …Agus ini membalikkan mana awal dan mana ujung. Sebelum ada rekonsiliasi, maka diperlukan pengungkapan kebenaran. Itu yang... read more »

ilustrasi
Komunis Pembela Palestina

Komunis Pembela Palestina

Sumanto Al Qurtuby Dalam sejarahnya, salah satu kelompok di Palestina yang gencar membela kedaulatan teritori Palestina dari serangan dan okupasi kaum Zionis dan otoritas Israel adalah jamaah komunis. Seperti dilansir oleh International Communist Press, kelompok komunis Palestina menyerukan... read more »

tirto_papua65
1965: ‘Kekerasan Brutal’ Per...

1965: ‘Kekerasan Brutal’ Perdana Militer Indonesia di Papua

Reporter: Petrik Matanasi | 01 Desember, 2017 Perlawanan bersenjata orang Papua terhadap otoritas Indonesia bermula dari lingkaran Korps Relawan Papua sejak 1963 Operasi militer Indonesia perdana di Papua pada 1965 telah menewaskan puluhan warga sipil. Sesudahnya, perlawanan dan kekerasan tak... read more »

LPSK: Mardadi Untung. 80 tahun, didampingi putrinya Anggita tengah diperiksa petugas dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) saat menunggu pemeriksaan di Klinik Mata Nusantara Kebonjeruk, Jakarta (29/11) dalam persiapan operasi mata {Foto" Humas YPKP'65]
Trauma Screening dan “kembalinya mata” M...

Trauma Screening dan “kembalinya mata” Mardadi Untung [2]

Cerita Screening Mardadi Untung diciduk militer sebelum ia berangkat ke Jakarta atas ajakan Nyoto yang mempermanai kekuatan sketsa dari karyanya. Nyoto adalah redaktur Harian Rakyat kala itu, dimana Mardadi Untung rajin memasok cergam bersambung seperti komik Wolter Monginsidi dan Untung Suropati... read more »

Subscribe to Opini

Opini

Haris Azar [Foto: Istimewa]

7 Masalah HAM untuk Komnas HAM

Oleh: Haris Azar* Persoalan-persoalan tersebut tidak berdiri sendiri, mereka saling beririsan satu dengan lainnya. Hal ini menunjukkan kompleksitas pelanggaran HAM di Indonesia. Selamat kepada tujuh... read more »

dw_303

Kesia-siaan Politik Arsip 1965

31.10.2017  | Penulis: Geger Riyanto “Mereka yang tidak belajar dari sejarah terkutuk akan mengulang kesalahannya.” George Santayana, filsuf. Opini Geger Riyanto. Anda mungkin sempat mendengar kutipan di atas pada suatu tempat dan suatu waktu. Yang saya tahu, para sejarawan sangat gemar mengutipnya, mengulangnya, menjejalkannya kepada para... read more »

Bertahan hidup di Gulag Indonesia – Carmel Budiarjo

Foto: Indria Fernida

Narasi : Imam Brotoseno* Sebuah hari di periode 1968, Carmel Budiarjo dijemput tentara ketika sedang memberikan les bahasa Inggris di rumahnya. Saat itu... read more »

Baret Merah Menggebuk Mbah Suro

Mbah Suro. FOTO/Istimewa

Reporter: Petrik Matanasi | 12 Oktober, 2017 Mbah Suro alias Muljono adalah dukun yang punya banyak pengikut setelah 1965. Pasca 1965, perburuan terhadap... read more »

Tahun Hijriyah, 65, dan Usaha Mengawetkan Ketakutan

Kredit ilustrasi: Putu Deoris

22 September 2017 | Ahmad Thariq HARI-hari ini, kita dikagetkan oleh himbauan Panglima TNI jenderal Gatot Nurmantyo agar diadakan nonton bareng (nobar) film... read more »

Subscribe to Wawancara

Wawancara

Aiko Kurasawa [ill: detik]

Aiko Kurasawa: Akui Pembantaian, Baru Rekonsiliasi

Rabu 07 Oct 2015, 11:40 WIB Jakarta – Jakarta, bagi Aiko Kurasawa, sudah seperti kampung halamannya yang kedua. Sejak 1972 hingga sekarang, di usia menginjak 68 tahun, profesor emeritus dari... read more »

Omar Dhani. tni-au.mil.id

G30S, Omar Dani: Pesta di Lubang Buaya Itu Isapan Jempol

KAMIS, 01 OKTOBER 2015 | 20:05 WIB TEMPO.CO, Jakarta -Buku “Pergunakanlah Hati, Tangan dan Pikiranku: Pledoi Omar Dani” adalah satu dari sekitar seratus buku tentang G30S 1965. Jelas buku ini penting karena ditulis oleh salah satu pelaku utama. Setelah dibungkam selama 29 tahun, bekas pucuk pimpinan Angkatan Udara itu mau bicara. Dua... read more »

More from Artikel

MARTIN ALEIDA: Penulis buku "Tanah Air Yang Hilang" Martin Aleida tengah memaparkan pandangannya (15/11/2017) di depan aktivis dan mahasiswa Indonesia di Leiden. [Credit-Photo: Tossy]

Martin Aleida: “Kejahatan Itu Harus Dibuka”

Aboeprijadi Santoso “Hatta dan Sjahrir ditawan Belanda di Boven Digul. Selama itu, mereka digaji dan boleh baca buku. Itu Belanda yang menjajah kita 350 tahun”. Begitu ujarnya.... read more »

Kredit Ilustrasi: Alit Ambara [nobodycorp]

Hilang dan Mati Pasca 65

15 November 2017 | Gde Putra  TIDAK ada keraguan bahwa jumlah korban kekerasan Peristiwa G30S 1965, sangatlah luar biasa besar. Namun, yang masih samar adalah kepastian kabar kematian... read more »

MONGGOT: Situs Monggot berada di Kawasan Pemangkuan Hutan (KPH) Geyer Purwodadi, salah satu lokasi "kuburan" dan tempat pembantaian massal tapol 65. Lokasinya berupa lereng dengan jurang berupa cerukan parit memanjang [Foto: Humas YPKP 65]

Jejak Kuburan Massal Purwodadi [2]

Sejarah tengah ditulis oleh para korban orba di Purwodadi, dimana bersamaan dengan itu, jejak pembantaian massal juga terus dipetakan. Sebagaimana diketahui bahwa pada 1992 pernah ada riset... read more »

cia_adammalik_wikipedia

Adam Malik Direkrut CIA ?

Tokoh yang mendapat gelar Pahlawan Nasional di tahun 1998 ini disebut pernah direkrut oleh CIA  “Adam Malik adalah pejabat Indonesia tertinggi yang pernah direkrut oleh... read more »

Kapten Udara Ignatius Dewanto. FOTO/Istimewa

Arsip Rahasia AS: Laporan Intel AU Soal Situasi di Solo 1965

Reporter: Petrik Matanasi | 19 Oktober, 2017 Laporan berbahasa Indonesia yang disimpan Kedubes AS berisi laporan soal kegiatan militer di Solo setelah G30S. Dalam arsip Jakarta Embassy Files,... read more »