LBH Jakarta : Kami korban hoax genjer-genjer dan PKI yang sengaja diviralkan

185 Viewed Redaksi 0 respond
Direktur LBH Jakarta, Alghiffari Aqsa
Direktur LBH Jakarta, Alghiffari Aqsa

18 September 2017 | 07.45 wib

Reporter : Miechell

Beritahati.com, Jakarta – Pihak Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta menduga, aksi massa yang berbuntut ricuh di depan kantor mereka dari kemarin malam sampai tadi subuh adalah akibat berita bohong atau hoax yang sengaja diviralkan terkait dengan acara seni AsikAsikAksi, yaitu soal PKI dan menyanyikan lagu ‘genjer-genjer’.

Dalam rilis bersama antara YLBHI-LBH Jakarta disebutkan, mereka menggelar acara seni, pembacaan puisi, sampai menyanyikan lagu sebagai keprihatinan atas pembubaran acara seminar sejarah Peristiwa 1965 pada Sabtu (16/9) yang lalu, seraya menegaskan tidak ada acara terkait komunis atau PKI.

“Jelas ini akibat hoax yang telah disiarkan, propaganda tuduhan yang mengada-ada diviralkan, instruksi untuk menyerang LBH dilakukan secara sistematis dan meluas bahwa ini acara PKI, menyanyikan lagu Genjer-Genjer, padahal sama sekali tak ada ! ” ujar Direktur LBH Jakarta, Alghiffari Aqsa, Senin (18/9).

Alghiffari lanjut menuturkan, pihaknya khawatir hal itu akan ditunggangi pihak-pihak yang menghendaki kekisruhan, karena pihak kepolisian sebenarnya sudah melihat sendiri bahan-bahan yang dibawakan dalam acara tersebut lalu mengklarifikasi kepada demonstran bahwa tidak ada acara yang berkaitan PKI.

” Namun massa yang mendatangi Gedung LBH Jakarta tidak mau mendengarkan keterangan polisi,” imbuhnya.

Akhirnya Alghiffari menegaskan, LBH-YLBHI merupakan rumah bagi masyarakat miskin yang meminta bantuan hukum. Selain itu, organisasi tersebut juga ikut mendampingi korban yang dicap berkaitan dengan Peristiwa 1965, padahal sama sekali tidak terafiliasi dengan PKI.

Sumber: BeritaHati.Com

Don't miss the stories follow YPKP 1965 and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Laskar Merah Putih dan FPI datangi gedung LBH. (Foto: Fadjar Hadi/kumparan)

Nasib Waktu Pengungkapan Sejarah 1965-1966

(Kredit-Foto: Tempo)

Ingatan Kolektif 1965

Related posts
Your comment?
Leave a Reply