Latest News Page 2

Tempat Penahanan Tahanan Politik Tragedi...

Tempat Penahanan Tahanan Politik Tragedi 1965/1966 di Tanah Datar Sumatera ...

Bangunan Rumah Tua bercorak tradisional Minangkabau yang terletak di Jorong Siepanjang Ciebadak Lino Kainu Tanah Datar Sumatera Barat.Di sini ditahan orang-orang Kiri anggota dan simpatisan Partai Komunis Indonesia d daerah Kabupaten Tanah Datar sebanyak 150 Tapol. (Gambar ini dikirim... read more »

Kuburan Massal di Jawa Tengah

Kuburan Massal di Jawa Tengah

KUBURAN MASSAL di JAWA TENGAH Jawa Tengah pada 1965 dikenal sebagai provinsi basis “merah” sebutan untuk mengatakan bahwa daerah tersebut adalah basis pendukung Partai Komunis Indonesia dan pendukung Presiden Sukarno. Karena itu, tidak mengherankan bila pada 1965 ketika rejimm fasis... read more »

KARSEM SANG PENARI

KARSEM SANG PENARI

IBU KARSEM KORBAN KEKERASAN SEKSUALTRAGEDI 1965-66 DARI PEMALANG JAWA TENGAHTranskrip Wawancara RED Dok.Film(Pengambilan Satu) (Oleh Bedjo Untung) Bj : Mbah Karsem, Karsem: Dalem … Bj : Silakan Mbah Karsem memperkenalkan diri, siapa namanya, umur berapa tahun,dahulu pada tahun... read more »

Kuburan Massal

Kuburan Massal

Rombongan peziarah ke makam Kuburan Massal di Goa Grubug dan Luweng Jomblang Gunung Kidul Yogyakarta. Istri mendiang Presiden Perancis namanya Danielle Mitterand ikut hadir dalam ziarah (dalam gambar tidak tampak). Ini dilakukan pada tahun 2000. Dua puluh empat tahun kemudian tepatnya pada... read more »

TEMU KORBAN 65/YPKP65

TEMU KORBAN 65/YPKP65

KORBAN 65/YPKP65 Cabang Banyumas di Purwokerto Jawa Tengah. Tampak dihadiri pula oleh Doktor Darsono dari Jakarta. Ada Bung Eddy Sugiyanto dari Cirebon, Bung Aris Irianto (Panji) dari Kebumen, Ibu Suwarti dari Kroya, Pak Widodo Ikhtiarno dari Banjarnegara, dan... read more »

Subscribe to Anti Orba

Anti Orba

Jejak “Ruyung Kawung” di Sindangheula

 Catatan Tragedi 1965-66 Sindangheula Tragedi 1965 di Sindangheula menyisakan trauma mendalam di kalangan korban. Di perbatasan Jawa Barat dan Tengah yang masuk wilayah Brebes ini pun berlangsung... read more »

Indonesian Genocide 1965: Cold War and The United States Responsibility

by: Bedjo Untung Preliminary Dear the participants of the International Symposium  for Truth and Justice Jeju 4.3, – towards the sustainable justice. First of all, I thank you so much for the opportunity given to me so that I can stand up in front of you to deliver my speech concerning the topic above. This is a great honour  for myself... read more »

Genosida Indonesia 1965: Perang Dingin dan Keterlibatan...

Oleh Bedjo Untung Pendahuluan Saudara- saudara peserta Symposium Internasional  untuk  Kebenaran dan Keadilan yang saya hormati. Pertama-tama saya ucapkan... read more »

Sisi Lain “Perempuan yang Tertuduh”: Para &...

Fariz Fardianto | September 29th, 2018 Malam mulai larut. Detak jarum jam menunjukan pukul 20:00 WIB. Di lantai dua gedung Auditorium UIN Walisongo, Semarang,... read more »

Laporan dan Rekomendasi Komnas HAM Tentang Peristiwa 19...

oleh: Fitra Moerat Ramadhan  Minggu, 30 September 2018 06:00 WIB  Infografis: Tempo.Co Executive Summary Komnas HAM tentang Peristiwa 1965-1966 dapat... read more »

Subscribe to Artikel

Artikel

Alimin Periode 1946-1950: Pertemuan dengan Sultan HB IX [3]

oleh: Andreas JW Pertemuan dengan Sultan HB IX Sejak perjanjian KMB disepakati, situasi menjadi relatif lebih aman. Perkembangan baru ini tidak luput dari pembahasan OSC Boyolali dan Pak Alimin,... read more »

Alimin Periode 1946-1950: Mengevakuasi ke Boyolali [2]

Mengevakuasi ke Boyolali [2] oleh: Andreas JW “Begitu kami sampai di markas batalyon, saya sangat kaget, ternyata yang lebih dulu keluar dari ruang kerja Digdo kok malah Alimin… Tampaknya mereka berdua baru saja melakukan suatu pembicaraan penting. Tetapi, karena waktu itu fokus kami memang sedang berusaha mencari Pak Soeadi, hal-hal... read more »

Alimin Periode 1946-1950: Humoris dan Halus Tutur Kata...

oleh: Andreas JW Humoris dan Halus Tutur Katanya Sekira awal 1946, Suwito Kusumowidagdo, kepala Jawatan Penerangan Jawa Tengah, mendengar kabar ada seorang... read more »

1965 dan Mereka yang Berani Merawat Ingatan

6 Desember 2019 –Lilik HS Pekan lalu, tiga hari berturut-turut saya lari pagi keliling kompleks Universitas Sebelas Maret, Solo. Saya menikmati suasana... read more »

Hubungan yang kompleks

Oleh Grace Leksana – 01 Des 2019 Ketika orang Indonesia bergerak semakin jauh dari tahun 1965, para sarjana dan aktivis mulai meningkatkan kesadaran... read more »

Subscribe to Berita

Berita

Tim Antropologi Forensik Argentina mendokumentasikan pelanggaran ...

25 Februari 2020 10:48 GMT  Tim telah melakukan investigasi di lebih dari enam puluh negara Tim Antropologi Forensik Argentina (EAAF),  LSM ilmiah non-profit, telah dinominasikan untuk... read more »

Forum Asia tentang HAM menyampaikan kekecewaan terhadap Jokowi

New Desk | The Jakarta Post | Rabu, 5 Februari 2020 | 08:37 pagi Presiden Joko “Jokowi” Masa jabatan kedua Widodo belum menunjukkan tanda-tanda kemajuan dalam menyelesaikan pelanggaran HAM, demikian kesimpulan Forum Asia untuk Hak Asasi Manusia dan Pembangunan.  Siaran pers yang disediakan untuk The Jakarta Post mengungkapkan... read more »

Nuansa politis menjadi hambatan terbesar Presiden Jokow...

4 Desember 2019 Survei kasus pelanggaran HAM Riset Komisi Nasional Hak Asasi Manusia dan Litbang Kompas mengungkapkan mayoritas masyarakat Indonesia... read more »

Angkatan Muda dan Proses Pengungkapan Kebenaran Sejarah...

Dokumenter Kisah Tapol dan Penyintas Genosida 1965  Tangerang – Kisah para penyintas dan sejarah kejahatan Genosida 1965 rupanya selalu menjadi tema yang... read more »

YPKP 65 Gagas Konsep Pariwisata Edukatif di Kota Tanger...

November 22, 2019 TANGERANG – Banyak jenis-jenis pariwisata di Kota Tangerang, hal tersebut jelasnya mengkonsepkan sebuah profil dan identitas kota terkait.... read more »

Subscribe to Daerah

Daerah

Memetakan pembunuhan 1965-66 di Jawa Timur

26 Sep 2019 | Oleh: Siddarth Chandra Sejak jatuhnya Suharto pada tahun 1998, banyak yang telah ditulis tentang pembunuhan yang terkait dengan apa yang disebut Gerakan 30 September. Suatu badan... read more »

Suara Keadilan dari Kuburan Massal

Tabur bunga di kuburan massal korban Tragedi 1965-66 Pemalang [3]  Di Pemalang ada begitu banyak guru disangkutkan dengan PKI, lalu kepada para pendidik ini dituduhkan keterlibatannya dalam kudeta G30S di Jakarta. Tuduhan seperti ini menjadi pola umum yang digeneralisasi dalam interogasi di kamp-kamp tahanan politik (tapol), terutama pada fase... read more »

Kuburan Massal Penggarit Tak Boleh Hilang

Tabur bunga di kuburan massal korban Tragedi 1965-66 Pemalang [2] Dari kabin belakang mobil pengangkut para peziarah, yang didominasi ibu-ibu korban dan... read more »

Dulawi dikubur hidup-hidup di Sokawati

Tabur bunga di kuburan massal korban Tragedi 1965-66 Pemalang [1] “ Pada suatu malam ayah saya Dulawi yang tinggal di desa Karangasem, dijemput... read more »

Ancaman Persekusi di Temu Korban 65 Surabaya

Jam 09.50 wib Sabtu (22/6) pagi itu pintu pagar rumah perpustakaan Medayu Agung di kawasan Rungkut digoyang orang tak dikenal. Ada 5 orang berjajar di balik... read more »

Subscribe to Editorial

Editorial

Tragedi 1965 dan Peristiwa Madiun 1948

Oleh: Yunantyo Adi   Pengantar Redaksi: Wacana rekonsiliasi dalam Simposium Nasional “Bedah Tragedi 1965, Pendekatan Kesejarahan” yang diinisiasi pemerintah untuk penyelesaian kasus... read more »

REKONSILIASI TANPA CABUT UNDANG-UNDANG DISKRIMINATIF SAMA SAJA OMONG KOSONG

Munculnya wacana penyelesaian pelanggaran HAM masa lalu yang akan diumumkan pada 2 Mei 2016 oleh Menkopolhukam perlu disambut dengan nilai positif karena hal ini sesuai dengan instruksi Presiden Jokowi untuk segera menyelesaikan kasus pelanggaran HAM masa lalu seadil-adilnya dan bermartabat Namun kita para Korban Pelanggaran HAM khususnya  Korban... read more »

Subscribe to Genosida

Genosida

Komitmen penegakan hukum dan HAM dipertanyakan

Temuan 346 lokasi kuburan massal korban tragedi 1965-66 dilaporkan YPKP 65 ke Presiden Issue penuntasan kasus kejahatan HAM masa lalu seperti menguap dari percaturan pada level kekuasaan. Tak ada... read more »

Pembantaian berdarah 1965-66 – di balik kerahasiaan pembunuhan massal Indonesia

Oleh Editor PMC – 9 Agustus 2019 ULASAN: Oleh Margaret Scott Bertahun-tahun yang lalu selama kediktatoran Suharto, ketika pembunuhan massal tahun 1965-66 adalah hal yang tabu, saya mewawancarai Pramoedya Ananta Toer, salah satu penulis terhebat di Indonesia, yang hidup di bawah tahanan rumah di Jakarta setelah dibebaskan dari satu dekade... read more »

Red Drive Proposals dan Kesaksian Soemarsono

Pertemuan Sarangan, 21 Juli 1948 “…Salah satu kejelekan dari Mohammad Hatta, kalau berunding dengan musuh, dia itu suka bikin perundingan tertutup.... read more »

Pembantaian di Indonesia 1965–1966

Pembantaian di Indonesia 1965–1966 adalah peristiwa pembantaian terhadap orang-orang yang dituduh komunis di Indonesia pada masa setelah... read more »

Kisah Holocaust untuk Generasi Media Sosial

Oleh Isabel Kershner* – 30 April 2019 JERUSALEM – Posting Instagram remaja ini mulai dengan cukup menyenangkan. Eva Heyman, yang baru saja... read more »

Subscribe to Internasional

Internasional

Solidaritas Asia untuk Pengungkapan Kebenaran, Pengembangan Demok...

Press-Release: No: 20200328/YPKP65/2020 Solidaritas Asia untuk Pengungkapan Kebenaran, Pengembangan Demokrasi dan Perluasan HAM Di kota Gwangju, Korea Selatan, pada Jumat, 20 Maret 2020 telah... read more »

Korban pembersihan anti-komunis Indonesia memenangkan Hadiah Gwangju

Bedjo Untung memenangkan pengakuan di Korea Selatan untuk pencarian keadilan bagi korban pembantaian tahun 1960-an Konradus Epa, Jakarta Seorang korban pembersihan anti-komunis Indonesia dan aktivis terkenal, Bedjo Untung, telah memenangkan Hadiah Gwangju 2020 untuk Hak Asasi Manusia dari Yayasan 18 Mei di Korea Selatan. Moon Kyu-hyun, seorang... read more »

Bedjo Untung Terpilih Sebagai Pemenang Gwangju 2020 unt...

Juri Hadiah Gwangju untuk Hak Asasi Manusia (GPHR) 2020 telah mengumumkan pemenang tahun ini.  Pemenang Hadiah Gwangju 2020 untuk Hak Asasi Manusia adalah... read more »

Api di Kereta dari Moscow ke Berlin [2]

Para penerima beasiswa yang dikirim ke luar negeri adalah “Mahasiswa ID” (Mahasiswa Ikatan Dinas_Red) karena memang terikat oleh suatu perjanjian bahwa... read more »

Api di Kereta dari Moscow ke Berlin [1]

Skenario Anti-Cina Sebelum Gestok 1965 Pada tahun 1963, tepatnya 10 Mei 1963 pecah huru-hara anti Cina di Bandung Jawa Barat. Kerusuhan rasialis yang bermula... read more »

Subscribe to Kisah Tapol

Kisah Tapol

Berani Mengungkap Kebenaran 1965

Catatan dari Tuban Warli, 71 tahun, bukan lah korban tragedi Genosida 1965, begitu juga orangtuanya. Bahkan boleh dibilang ia membantu operasi pembunuhan orang-orang yang dituduh PKI di Tuban,... read more »

Ziarah Makam Mendiang Asmoe [1]

Praktik #Genosida1965_66 pasca Gestok yang dengan cepat merambat ke daerah –terutama- Jawa Tengah, bukan lah cerita hitam-putih dari mereka yang kalah. Ini bukan perkara kalah menang berpolitik, yang oleh beberapa fihak disebut sebagai resiko ikutannya. Karena apa? Karena berdemokrasi, yang paling elektoral sekalipun, itu bukan semata berhitung... read more »

“Saya Bukan Kriminal”

Oleh: Andre Barahamin | 26 April 2019 Seorang anak muda, dipenjara dengan semena-mena dan mesti menjalani hidup penuh diskriminasi karena terseret pusaran... read more »

Membunuh Palu Arit di Utara Celebes

Oleh: Andre Barahamin – 7 November 2019 Beberapa orang, bercerita tentang masa-masa kritis di awal Oktober 1965. Mengisahkan teror yang berlangsung di... read more »

Poncke Princen

Haji Johannes Cornelis (H.J.C.) Princen, lebih dikenal sebagai Poncke Princen (lahir di Den Haag, Belanda, 21 November 1925 – meninggal di Jakarta, 22... read more »

Subscribe to Kliping

Kliping

Jagal Bernama Anwar Congo Itu Telah Pergi, Tapi Luka Tragedi 1965...

Oleh Adi Renaldi – 28 Oktober 2019, 3:43pm Presiden Joko Widodo makin terlihat tak peduli pada penyelesaian kasus pelanggaran HAM berat di periode kedua. Mobilisasi anggota ormas membantai... read more »

Tokoh Gerwani, SOBSI, dan BTI yang Ditangkap Karena Membela Sukarno

Oleh: Indira Ardanareswari – 23 Oktober 2019 Sejumlah aktivis perempuan yang ditangkap setelah PKI dinyatakan terlarang disebut “tapol perempuan masa epilog”.  “Memang aku pengurus pusat organisasi yang sekarang dilarang, tapi aku tak tahu dan tak ada urusan dengan penculikan jenderal-jenderal itu. Itu perang politik tinggi. Orang... read more »

Jokowi Tak Menuntaskan Kasus HAM, Ia Justru Memperpanja...

Oleh: Fadiyah Alaidrus – 20 Oktober 2019 Di era Jokowi, kasus pelanggaran HAM masa lalu tak terbongkar. Justru daftarnya jadi tambah panjang. Salah satu... read more »

Aroma Tanah Moncongloe

Cerpen Alfian Dippahatang | Jawa Pos, 20 Oktober 2019 EMPAT tahun sebelum bebas, petang itu di Moncongloe, ia berselonjor dan tampak letih. Ia banting... read more »

Sepotong Ingatan dari Kamp Yang Berubah

Rosa Panggabean – 09 Oct 2019 Pada September 1965, beredar rumor bahwa terdapat sejumlah oknum tentara yang merencanakan kudeta terhadap kepemimpinan... read more »

Subscribe to Lelayu

Lelayu

Aris Panji Ws (Aris Irianto) 24 Februari 1962 – 26 Juli 202...

Tak menyangka, bila momen di pesisir selatan Urutsewu ini merupakan gambar terakhir yang menandai perpisahan dengan Bung Aris Panji (Aris Irianto) yang wafat beberapa hari sesudahnya.Lihat, di pagi... read more »

Fitnah dalam Sejarah Tari Harum Bunga

Oleh: Indira Ardanareswari – 28 Oktober 2019 Kisah fitnah tentang perempuan-perempuan yang melakukan tarian telanjang Harum Bunga semakin langgeng dalam narasi sejarah Orde Baru. Saina, gadis berusia 17 tahun tiba-tiba menjadi sensasi nasional setelah muncul di sebuah surat kabar ibu kota, dua bulan pasca peristiwa pembunuhan enam Jenderal... read more »

Soeprijadi Tomodihardjo | 27 Februari 1933 – 6 Ok...

Soeprijadi Tomodihardjo [27 Februari 1933 – 6 Oktober 2019] Lahir di Pare Kediri, Jawa Timur pada 27 Februari 1933. Semasa hidupnya dikenal sebagai... read more »

Lelayu | Tak ada lagi senyum Bu Pandu….

Lilik HS Siang itu, Bu Pandu datang ke kantor Sekber 65, Solo dengan senyum tak henti merekah. Semua orang disalami. Ia baru pulang dari RS Moewardi untuk... read more »

Selamat Jalan Christina ‘Mamiek’ Sumarmiyat...

Christina Sumarmiyati [5 Juli 1946 – 22 April 2019] “Saya ditelanjangi dan disuruh naik ke atas meja. Mereka membakar kemaluan saya dan menyiksa... read more »

Subscribe to Mass-Graves

Mass-Graves

Genosida 1965-1966 – Kuburan Massal Ditemukan di Cirebon

                                                                      Menyusul diketemukannya lokasi kuburan massal di Blok  Dongkol Desa Asem  Kecamatan Lemah... read more »

Peta Situs Genosida 1965-1966 Surakarta, Semarang, Purwodadi / Kabupaten Grobogan, Palu, Nusa Tenggara Timur, Aceh dan Kuburan Massal di Indonesia

Sejauh ini kami telah menghimpun upaya pemetaan/peta situs-situs genosida 1965-1966 yang cukup memadai/komprehensif dan dapat diakses publik serta tersedia online untuk wilayah Surakarta, Palu, NTT, Purwodadi / Kabupaten Grobogan, Semarang (untuk situs terpenting), Atlas Pemenjaraan serta Situs Kuburan Massal di Indonesia*kami tambahkan pula... read more »

Ibu Supanah Perempuan Tangguh Dari Pati *Ia meyakini s...

  Oktober-November 1965 Ibu Supanah dan teman-temannya meyakini bila Pak Sadono sang suami adalah salah satu dari korban yang dieksekusi di Kuburan Massal... read more »

Ziarah, Doa, Tabur Bunga di Kuburan Massal Pati *Mengen...

Pati 17/08/2020 (YPKP65 dok.)   Menyusuri jalan setapak di balik hutan jati, hutan karet dan semak-semak pohon singkong di “Hutan Pekainan”... read more »

54 tahun Genosida 1965-66: Negara Masih Berkilah

346 Lokasi kuburan massal korban Tragedi 1965-66 dilaporkan YPKP 65 Meski tak ada satu pun komisioner yang bisa menemui di kantornya, namun tak menyurutkan... read more »

Subscribe to Media

Media

Diskusi Publik “Penyelesaian Hukum dan Kasus Pelanggaran HA...

[ Klik Video Disini ] Peringatan 1o Tahun Aksi Kamisan ditandai dengan gelar Diskusi Publik “Penyelesaian Hukum dan Kasus  Pelanggaran HAM” di aula Gedung Komisi Yudisial, Jakarta... read more »

Ulasan: Ketika pelaku berbicara

Jess Melvin | 28 Apr 2013 Membuka ke adegan ikan raksasa di tepi Danau Toba, Sumatera Utara, dari mana gadis-gadis penari muncul, sebelum beralih ke adegan pengambilan pertama yang aneh di air terjun, di mana kita dapat mendengar seorang sutradara mengingatkan orang-orang dalam bidikan yang ‘Ini adalah close up! Jangan biarkan kamera... read more »

Subscribe to Nasional

Nasional

Hak Asasi Manusia dan Ambivalensi Politik

Oleh SARAS DEWI, Dosen Filsafat Universitas Indonesia – 20 April 2019, 18:35:10 WIB INGAR bingar pilpres dan pileg akhirnya usai sudah. Indonesia telah melaksanakan pemilu. Tapi, siapa pun... read more »

Jejak Kejahatan Genosida 1965 itu Nyata Adanya

Catatan atas temuan 319 lokasi kuburan massal korban Jejak Genosida 1965-661 (selanjutnya disebut Genosida 65) yakni berupa kuburan massal para korban itu memang nyata ada. YPKP 65 melakukan penelusuran dan menemukan sebarannya berdasarkan temuan dan laporan para relawan di berbagai daerah di Indonesia. Pendataan jumlah titik kuburan massal... read more »

Mengenang Genosida Indonesia, 53 Tahun Kemudian

dalam Bijdragen tot de taal-, land- en volkenkunde / Jurnal Ilmu Humaniora dan Ilmu Sosial Asia Tenggara Penulis: Grace Leksana 1   | 19 Mar... read more »

Kejagung Cari Solusi 7 Kasus Pelanggaran HAM Berat Bisa...

Oleh: Riyan Setiawan – 22 Februari 2019 Kejagung tengah mencari solusi terkait 7 kasus pelanggaran HAM berat yang dilaporkan oleh Komnas HAM agar bisa... read more »

Bedjo Untung: “Masalahnya di Jaksa Agung”

Soal Mandeknya Penyelesaian Kasus “Genosida 1965-66” Pada hari Kamis (10/1/2019) Komnas HAM menggelar konferensi pers di Media Center kantornya... read more »

Subscribe to Opini

Opini

In Memoriam Soemarsono: Tokoh Madiun 1948, Penggagas Hari Pahlawa...

Wilson Obrigados* | 11 Januari 2019 Pagi 8 Januari 2019, saya menelepon Panti Soemarsono, menyampaikan rasa duka cita yang dalam ketika mendengar Soemarsono Wafat. Panti, anak dari Soemarsono,... read more »

Pembunuhan Massal 1965: Bermula dari Aceh, Diulangi selama DOM

Buku ’65 yang Terbit pada 2018 Oleh: Irma Garnesia, Jess Melvin – 26 Desember 2018 The Army and the Indonesian Genocide merekonstruksi peristiwa pembantaian 1965-66 melalui dokumen-dokumen resmi militer. Suatu hari pada 2010, saya kembali dari bekas gedung arsip setempat bersama sekardus fotokopian dokumen. Saya tak menyangka 3.000... read more »

Negara (Masih) Mengukuhkan Kecemasan Massal

Dhianita Kusuma Pertiwi | September 30, 2018 Bagi beberapa kelompok masyarakat di Indonesia, memasuki bulan September di setiap tahun terasa lebih menarik... read more »

Sekilas Tempo Doeloe [4]

Membebaskan Aidit dan Ruslan Widjajasastra Oleh: Andreas JW Entah ini karena faktor kebetulan atau memang sudah diperhitungkan, hanya selang beberapa jam... read more »

Sekilas Tempo Doeloe [3]

Oleh: Andreas JW Gagal Menyelamatkan Bung Amir Di tengah-tengah kerja keras mengkonsolidasi partai, suatu hari saya mendapat informasi dari seorang kader... read more »

Subscribe to Perpustakaan online

Perpustakaan online

Trilogi Joshua Oppenheimer : ‘The Act of Killing’ (Jagal), The L...

*Judul disertasi Joshua Oppenheimer ‘Show of Force film, ghosts and genres of historical performance in the Indonesian genocide’ Film ini berbicara tentang titik terpenting dari seluruh sejarah... read more »

Jejak Genosida 1965-1966 : Aceh, Sumut, Riau, Sumbar, Sumsel, Jakarta, Jabar, Jateng, Jatim, Bali, Kalsel, Kaltim, Kalbar, NTT, Sulsel, Sulteng, Sulut...

Pengetahuan tentang Sebuah Rahasia Umum: Penghilangan Massal 1965–66 di Indonesia – John Rossa   Sebagai sebuah rahasia umum, pembantaian 1965–66 merupakan kejadian yang sulit dimengerti. Banyak informasi tetap tersembunyi sehingga pertanyaan-pertanyaan dasar tidak berhasil dijawab dengan akurat dan teguh. Ambillah pertanyaan: siapakah... read more »

Arsip Seni Visual Peristiwa 1965-1966 : Para Perupa Men...

cover foto : Concise History of Mass Murdered 1965 karya Dolorosa Sinaga Mereka yang bersenjatakan senapan dan peluru, mereka yang mempersiapkan diri... read more »

Kajian Inisiatif Masyarakat Sipil Untuk Advokasi Kekera...

Wahyuningroem, Sri Lestari (2013), Seducing for Truth and Justice: Civil Society Initiatives for the 1965 Mass Violence in Indonesia, in: Journal of Current... read more »

Pembantaian di Indonesia (Genosida 1965-1966) : Peran P...

Benarkah Inggris Ikut Berperan dalam Propaganda Pembantaian PKI 1965? – Bisniscom Komnas HAM Dorong Kejagung Dalami Peran Inggris di Kasus 1965 – cnn... read more »

Subscribe to Press-Release

Press-Release

Refleksi 20 Tahun Reformasi: Bersihkan Aparat Negara dari Kebang...

Pernyataan Sikap YPKP 65 No.: 180521/YPKP65/2018 Refleksi  20 Tahun Reformasi: Bersihkan Aparat Negara dari Kebangkitan Neo-OrBa Harus diakui bahwa refleksi kita atas 20 tahun jalan Reformasi telah... read more »

Pernyataan Sikap Gerakan Buruh untuk Rakyat: Bangun Kekuatan Politik Alternatif, Wujudkan Indonesia Berkeadilan!

Catatan: Malik Feri Kusuma Kubu Jokowi dan Prabowo, telah nyata sama-sama mengancam kehidupan rakyat. Pertikaian antar kedua kubu yang ada saat ini hanya didorong oleh ambisi untuk meraih kekuasaan semata, jabatan, limpahan materi-tanpa ada perubahan yang substansial untuk kebutuhan rakyat, keadilan dan bermartabat. Dalam peringatan May Day 2018,... read more »

Presiden Perlu Kembalikan Wibawa Negara lewat Penegakan...

Forum Akademisi dan Aktivis HAM: Presiden Perlu Kembalikan Wibawa Negara lewat Penegakan Hukum dan HAM Di tengah waktu yang makin sempit, peringatan Hari... read more »

Deklarasi Koalisi Peringatan Hari HAM (Koper HAM)

  Komite Perjuangan Hak Asasi Manusia 2017   Arah perjuangan sejatinya adalah menuju pencapaian cita-cita Kemerdekaan Indonesia, yaitu suatu situasi... read more »

Usut Tuntas dan Tangkap Dalang Penyerangan YLBHI, Tunt...

Pernyataan Pers: No: 170919/YPKP65/2017 #DaruratDemokrasi Sudah tak terhitung kali ke berapa para korban kejahatan HAM 1965-66 menerima serangan serta tindakan... read more »

Subscribe to Press-Release

Press-Release

Redupnya Api Reformasi: Catatan Akhir Tahun Hukum dan HAM 2017

Lembaga Bantuan Hukum Jakarta (LBH Jakarta) kembali mengeluarkan Catatan Akhir Tahun (Catahu) sebagai bentuk pertanggungjawaban atau akuntabilitas kerja LBH Jakarta kepada publik. Catahu juga sebagai... read more »

Kata Sambutan oleh UN High Commissioner for Human Rights (KTHAM/Komisi Tinggi Hak Asasi Manusia) Zeid Ra’ad Al Hussein pada Konferensi Pers untuk Misi...

Kata Sambutan oleh UN High Commissioner for Human Rights (KTHAM/Komisi Tingi Hak Asasi Manusia) Zeid Ra’ad Al Hussein pada Konferensi Pers untuk Misi Kunjungannya ke Indonesia    Jakarta, 7 Februari 2018 Selamat pagi dan terima kasih atas kedatangan Anda. Saya ingin memulai dengan mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo dan... read more »

YPKP 65: Linimasa 2017

  4 Januari 2017 Penyampaian pernyataan sikap YPKP 65 merespons soal statement Wiranto dalam pembentukan DKN (Dewan Kerukunan Nasional): “Jika ini... read more »

Menanti Anggota Komnas HAM Terpilih yang Berintegritas ...

Siaran Pers KontraS | Selasa, 03 Oktober 2017 Menanti Anggota Komnas HAM Terpilih yang Berintegritas dan Bernyali Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak... read more »

Doa Bersama dan Deklarasi LBH Rumah Kita

Siaran Pers: Masyarakat Sayang LBH Perkembangan politik yang berakhir dengan kekacauan, demokrasi yang berakhir dengan main hakim sendiri, membuka jalan untuk... read more »

Subscribe to Sastra

Sastra

Menyaksikan jiwa-jiwa yang dibantai: Mengajarkan Tragedi 1965 mel...

  Oleh: Yoseph Yapi Taum 1 ABSTRAK Pembelajaran rekonsiliasi mengenai tragedi 1965 dapat dilakukan melalui sastra. Tiga buah karya sastra berbentuk cerpen yang berlatar belakang Tragedi 1965 dan... read more »

Mengenal Pramoedya Ananta Toer lebih dekat lewat catatan dan surat-surat

Sastrawan kawakan Pramudya Ananta Toer, yang karyanya selama ini menjadi inspirasi orang dalam memaknai sejarah perjuangan di tengah penindasan, ternyata memiliki sisi-sisi lain yang tak banyak orang mengetahuinya. Apa saja? Hallo, Gus. Kau sudah besarkah sekarang? Kau sudah di klas 1 SD sekarang? Bagaimana angka-angkamu? Ingin benar aku lihat... read more »

Puisi-Puisi | Astaman Hasibuan

astaman hasibuan :   namaku purwono — anak laki-laki dari desa yang dihilangkan itu ini ceritanya namaku purwono, katanya membuka aku anak pertama,... read more »

Ziarah Kepayang

Cerpen Martin Aleida* | Kompas, 18 Februari 2018 Lima puluh tahun…! Rentang waktu sepanjang itu tak membawa perubahan di sini. Jembatan yang terbuat dari... read more »

Jendral! Puisi solidaritas dari Timor-Leste untuk para ...

10 Oktober 2017 “Ketika jurnalisme diam, sastra harus berbicara,” dalam kata-kata penulis Indonesia Seno Gumira Ajidarma, yang melaporkan tentang... read more »

Subscribe to Sejarah

Sejarah

Hoax di Film Pengkhianatan G30S

Oleh: P Hasudungan Sirait Mata para jenderal pahlawan revolusi dicongkel dan alat kelaminnya disayat-sayat serta dipotong? Gambaran yang ada di film yang bertolak dari karya Brigjen Nugroho... read more »

Sekilas Tempo Doeloe [2]

Menjadi Sekretaris SC  Sekitar akhir tahun 1946 atau awal tahun 1947, ketika itu saya masih sebagai kader muda partai, di Solo diselenggarakan Konferensi Nasional PKI, bertempat di Sitihinggil Kraton Kasunanan Surakarta. Konfernas kemudian dinyatakan sebagai Kongres IV, karena menghasilkan Konstitusi dan memilih CC baru. Waktu itu saya memang... read more »

Sekilas Tempo Doeloe [1]

Oleh: Andreas JW Mengenal Alimin Kira-kira awal 1946, pimpinan Jawatan Penerangan Jawa Tengah, Suwito Kusumowidagdo; mendengar kabar ada seorang tokoh komunis... read more »

Tangan Mohammad Hatta Berlumuran Darah Dalam Peristiwa ...

  Oleh: Martin L Dinihari 19 September 1948, Brigade 29 yang bermarkas di Pabrik Gula Redjoagung Madiun melucuti senjata pasukan tak dikenal yang... read more »

G30S/Militer: Bagaimana Soeharto Mendalangi Pembantaian...

15 Agustus 2018 | Jess Melvin* Meski sudah 20 tahun kediktatoran Soeharto runtuh, mitos yang menjustifikasi pendirian rezim Orde Baru (dan juga masa... read more »

Subscribe to Uncategorized

Uncategorized

Arsip Koleksi Foto Kamp Kerja Paksa Pulau Buru dan 2 Buku Memoar,...

Orbituari Djoko Sri Moeljono [ 5 Mei 1938 – 3 Mei 2018 ] Saat masih menjalani penahanan di Banten, pernah ditawari untuk dibebaskan dari tahanan oleh anggota kerabatnya yang menjadi petinggi Orba,... read more »

Seorang Lelaki dan Masa Lalu – Cerpen HM Tarigan Tentang ‘Operasi Kalong’ Pasca G30S

*Muhammad Tempel Tarigan adalah penyintas / eks tapol ‘1965’ ** cover foto sketsa Mardadi Untung simak pula Operasi Kalong : Dari Penangkapan, Interogasi Hingga Siksa Pecut Buntut Pari  Saya tidak tahu siapa lelaki itu, kecuali  setiap pagi melihat tubuhnya yang kurus dan kumal, sedang mengaduk-aduk isi tong sampah. Dari dalam... read more »

DEKLARASI SEPTEMBER HITAM : OMONG KOSONG PENYELESAIAN P...

Jakarta, 27 September 2023 Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS); Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI);... read more »

Jejak Kerja Paksa Tapol 65 di Bendungan Kali Wadas

Bendungan Sungai Comal Kali Wadas adalah saksi bisu kejahatan kemanusiaan genosida 1965-66. Pada 1966, 1967 dan seterusnya sampai 1979 ratusan bahkan... read more »

Generasi Muda Antusias Mencari Tahu Jejak Kamp Kerja P...

  Video pendek ini memperlihatkan antusias para generasi muda khususnya mahasiswa yang ingin tahu hal Kamp Kerja Paksa di Cikokol Tangerang di mana tak... read more »

Subscribe to Wawancara

Wawancara

Wawancara Dengan Dr Soebandrio, Kepala Badan Pusat Intelijen : So...

BY: ERIKA EBENER  | SEPTEMBER 27, 2017   simak pula kompilasi Tragedi Menteri Luar Negeri Indonesia* dr. Soebandrio [Indonesian minister caught in a cold-war clash**]    Itu judul yang... read more »

Mereka Menghormati Saya Sebagai Indonesia

Oleh Martin Aleida Tak mudah untuk memenangkan hati seseorang yang terdampar selama setengah abad di daratan luas dan jauh. Apalagi dalam pertemuan pertama. Nasib baik terkadang datang tanpa mengetuk pintu. Memenuhi keinginan saya untuk mewawancarainya, Sugiyono mengajak berjalan kaki dalam rintik hujan musim rontok menuju sebuah café sederhana... read more »

[WAWANCARA] Simposium Tragedi 65, Ini Rekomendasi Tim P...

Kamis, 19/05/2016 21:15 WIB | Oleh: Ika Manan KBR, Jakarta – Selama sekira satu bulan, tim perumus menggarap rekomendasi pasca Simposium Nasional  ... read more »

Aiko Kurasawa: Akui Pembantaian, Baru Rekonsiliasi

Rabu 07 Oct 2015, 11:40 WIB Jakarta – Jakarta, bagi Aiko Kurasawa, sudah seperti kampung halamannya yang kedua. Sejak 1972 hingga sekarang, di usia... read more »

G30S, Omar Dani: Pesta di Lubang Buaya Itu Isapan Jempo...

KAMIS, 01 OKTOBER 2015 | 20:05 WIB TEMPO.CO, Jakarta -Buku “Pergunakanlah Hati, Tangan dan Pikiranku: Pledoi Omar Dani” adalah satu dari sekitar... read more »

Pak Wirawan sesepuh dan Anggota Kehormatan YPKP65 asal Temanggung Jawa Tengah yang menghibahkan sebidang tanahnya untuk pemakaman kembali kerangka hasil ekshumasi di hutan Situkup Wonosobo. Namun malang. Justru ia diperkusi. Rumahnya nyaris dibakar. Tulang belulang dibakar. Iring-iringan pembawa kerangka diteror dipaksa harus tinggalkan area pemakaman kembali. Tragis. Di mana keadilan dan kemanusiaan?

Korban 65 Menggugat

Pak Wirawan sesepuh dan Anggota Kehormatan YPKP65 asal Temanggung Jawa Tengah yang menghibahkan sebidang tanahnya untuk pemakaman kembali kerangka hasil ekshumasi di hutan Situkup... read more »

MEMORIAL KUBURAN MASSAL YOGYAKARTA

    Pada 28 Agustus – 4 September 2000 madam Francois Mitterand mantan Ibu negara Perancis dengan didampingi Bung Umarsaid mantan Sekretaris Jenderal Organisasi PWAA (Persatuan... read more »

Arsip Digital Buletin ‘SOEARA KITA’ Terbitan Yayasan Penelitian Korban Pembunu...

admin akan mengunggah secara bertahap, juga sembari mencari arsip Soeara Kita lebih lengkap lagi *maaf beberapa link dibatalkan sementara untuk koreksi lebih lanjut atas beberapa... read more »

Pernyataan Bersama: Pemenang Hadiah Gwangju untuk Hak Asasi Manusia Menuntut Penghentian G...

Pernyataan dari Jaringan Gwangju Prize for Human Rights (NLG) *dalam bahasa inggris periksa di bagian bawah Kami yang bertanda tangan di bawah ini adalah pemenang Hadiah Gwangju untuk Hak... read more »

Menguak Rahasia dan Menggali ‘Riwayat Terkubur’ (Kekerasan Antiko...

Buku Riwayat Terkubur : Kekerasan Antkomunis 1965-1966 karya John Roosa dibuka dengan kisah Ibnu Santoro lulusan University of Winconsin yang kemudian menjadi dosen di Universitas Gajah Mada. Ibnu... read more »